Pemprov Riau Siapkan Rp 575 Juta Hadiah Festival Pacu Jalur di Kuansing
RIAUIN.COM - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menyediakan Rp575 juta total hadiah bagi pemenang dalam Festival Pacu Jalur agenda tahunan di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) yang digelar pada 21-25 Agustus 2024.
"Alokasi ratusan juta nilai hadiah tersebut lebih untuk memeriahkan festival pacu jalur yang telah ditetapkan pemerintah sebagai bagian integral dari Warisan Budaya Nasional Takbenda asli Indonesia, sekaligus pacu jalur menjadi agenda Kharisma Event Nasional (KEN) Kemenparekraf," kata Kepala Dinas Pariwisata Riau, Roni Rakhmat, Senin (15/7/2024).
Menurut Roni, untuk melestarikan warisan budaya tersebut Pemerintah mendukung Festival Pacu Jalur di Kuantan Singingi dan mempromosikan penting festival tersebut kepada masyarakat. Peserta pacu jalur berasal dari masyarakat sekitar yang sebelumnya juga sudah menjalani seleksi tingkat kecamatan.
Ia menyebutkan, budaya pacu jalur harus dilestarikan dan tentu tidak melibatkan peserta dari luar, sedangkan untuk penonton silahkan dari wisatawan lokal, nasional dan mancanegara.
"Karena itu besaran bantuan ratusan juta itu selain untuk hadiah juga untuk subsidi Rp1 juta untuk setiap jalur. Pemkab Kuansing juga perlu meningkatkan fasilitas pendukung agar wisatawan yang menyaksikan Pacu Jalur semakin nyaman antara lain perbaikan turap di tepi sungai agar wisatawan merasa nyaman," katanya.
Berdasarkan data Dinas Budaya dan Pariwisata (Disbudpar) Kuansing, pada Festival Pacu Jalur digelar 23-27 Agustus 2023 tercatat 1.719.952 kunjungan wisatawan ke Teluk Kuantan dengan perputaran uang mencapai miliaran rupiah dihitung dari transaksi dagang dari pelaku UMKM binaan Pemkab Kuansing, Baznas Kuansing dan OKOC sebanyak 750 orang.
Selain itu pedagang lainnya sebanyak 2.323 orang dengan rata rata omset per hari mencapai Rp2 juta-Rp4 juta lebih. Kegiatan pacu jalur atau "perlombaan mendayung perahu/sampan" itu juga berdampak ganda pada tingkat hunian kamar hotel, homestay, restoran, pedagang cinderamata,
Roni menjelaskan bahwa Pacu Jalur pada mulanya merupakan sarana transportasi menyusuri Sungai Batang Kuantan dari Hulu Kuantan hingga ke Cerenti di muara Sungai Batang Kuantan. Sebab saat itu transportasi darat belum berkembang. Masyarakat memasarkan buah-buahan lokal, tebu dengan perahu.
"Atraksi Pacu Jalur dimulai dengan membunyikan meriam karbit 3 kali, sengaja digunakan agar peserta Pacu Jalur bisa mendengar jelas aba-aba dari panitia, sebab arena pacu cukup luas sementara ribuan penonton yang menyaksikan perlombaan bersorak sorai," katanya.(nal/antara).
Berita Lainnya
Mantan Anggota DPRD Kuansing Ingatkan Muklisin: Hindari Model 'Naga Bonar' dalam Pilih Pejabat
Plt Bupati Kuansing Mukhlisin Izinkan Kembali Sponsor Jalur
Waktu Menipis, Belanja Pegawai Kuansing Jinak di Atas 60 Persen Jelang UU HKPD 2027
LSM di Kuansing Ingatkan Plt Bupati Mukhlisin Waspadai Lingkaran ‘Penjilat’ Pasca-OTT KPK
Beda Gaya di Acara Pacu Jalur: Plt Bupati Mukhlisin Pilih Tampil Tradisional Tanpa Kacamata Hitam
Pemkab Kuansing Janjikan Hadiah Umrah untuk Kafilah Berprestasi di MTQ Nasional
Mantan Anggota DPRD Kuansing Ingatkan Muklisin: Hindari Model 'Naga Bonar' dalam Pilih Pejabat
Plt Bupati Kuansing Mukhlisin Izinkan Kembali Sponsor Jalur
Waktu Menipis, Belanja Pegawai Kuansing Jinak di Atas 60 Persen Jelang UU HKPD 2027
LSM di Kuansing Ingatkan Plt Bupati Mukhlisin Waspadai Lingkaran ‘Penjilat’ Pasca-OTT KPK
Beda Gaya di Acara Pacu Jalur: Plt Bupati Mukhlisin Pilih Tampil Tradisional Tanpa Kacamata Hitam
Pemkab Kuansing Janjikan Hadiah Umrah untuk Kafilah Berprestasi di MTQ Nasional