Disdik Riau Klaim PPDB SMA/SMK Tahun Ini Berjalan Lancar dan Lebih Baik
RIAUIN.COM - Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Riau mengklaim pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2024-2025 berjalan dengan lancar.
Demikian disampaikan Pelaksana Kepala Disdik Provinsi Riau, Roni Rakhmat saat rapat koordinasi kepala sekolah SMA/SMK dan SLB se-Provinsi Riau, Kamis (11/7/2024).
"Secara umum pelaksanaan PPDB SMA/SMK negeri di Riau berjalan dengan lancar dan sukses. Meskipun masih terdapat halangan dan kendala di lapangan, namun hal itu dapat diatasi," kata Roni.
Roni menyampaikan jika dibandingkan tahun 2023, PPDB SMA/SMK negeri di Riau tahun 2024 jauh lebih baik pepelaksanaannya.
"Bahkan Ombudsman membandingkan, jika tahun lalu pelaksanaan PPDB nilainya 56 dan tahun ini 80. Tentu semua ini berkat kerja keras kepala sekolah semua, serta dukungan penuh dari Pak Pj Gubernur Riau," sebut Roni.
"Karena ada dukungan dari Pak Pj Gubernur, maka kepala sekolah tetap semangat dan tetap menjalankan PPDB sesuai kordidor," tambahnya.
Untuk diketahui, pendaftaran PPDB SMA/SMK negeri di Riau dilaksanakan pada 24-29 Juni. Kemudian diumumkan pada 1 Juli 2024.
Setelah pengumuman hasil PPDB tersebut, tahapan selanjutnya bagi calon peserta didik yang dinyatakan lulus yakni proses daftar ulang yang dilaksanakan pada 6-8 Juli 2024.
Setelah pengumuman hasil PPDB tersebut, calon peserta didik yang dinyatakan lulus dapat mengikuti tahapan selanjutnya yakni daftar ulang. Di mana proses ini dilaksanakan secara langsung di sekolah-sekolah tujuan.
Untuk daftar ulang SMA/SMK negeri itu dimulai pada tanggal 6 hingga 8 Juli 2024. Kemudian setelah proses daftar ulang, para peserta didik baru akan mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada 9 Juli 2024, sekaligus siswa kelas XI dan XII juga mulai masuk untuk mengikuti tahun ajaran baru. (*)
Berita Lainnya
Ekspor Nonmigas Riau Tumbuh di Tengah Kemerosotan Sektor Lain
Bukan Lagi Bahan Baku Industri, Impor Riau Kini Bertumpu pada Barang Modal
Inhu Jadi Penyumbang Hotspot Terbanyak, 8 Titik Panas Terdeteksi di Riau
Harga TBS Sawit Swadaya Riau Naik, Tertinggi Capai Rp 3.832/Kilogram
Curah Hujan Menyusut, Provinsi Riau Bersiap Hadapi Puncak Kemarau
Empat Ribu Warga Riau Bertahan Hidup dengan Terapi ARV di Tengah Lonjakan HIV
Ekspor Nonmigas Riau Tumbuh di Tengah Kemerosotan Sektor Lain
Bukan Lagi Bahan Baku Industri, Impor Riau Kini Bertumpu pada Barang Modal
Inhu Jadi Penyumbang Hotspot Terbanyak, 8 Titik Panas Terdeteksi di Riau
Harga TBS Sawit Swadaya Riau Naik, Tertinggi Capai Rp 3.832/Kilogram
Curah Hujan Menyusut, Provinsi Riau Bersiap Hadapi Puncak Kemarau
Empat Ribu Warga Riau Bertahan Hidup dengan Terapi ARV di Tengah Lonjakan HIV