Ombudsman Temukan Sekolah di Riau Hanya Terima Anak ASN di PPDB, Begini Penjelasan Kadisdik Roni Rakhmat
RIAUIN.COM - Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Riau Roni Rakhmat merespon temuan Ombudsman RI terkait adanya dugaan diskriminasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) untuk tingkat SMA/SMK di Riau.
"Pertama kami akui ada juknis (petunjuk teknis) yang tidak sempurna berkaitan PPDB di Riau. Ada juknis terkait dengan perpindahan orang tua," terang Roni, Jumat (5/7/2024).
Dalam juknis itu, Roni mengaku awalnya hanya ada soal orang tua ASN, TNI dan Polri. Sebab, juknis PPDB dari Kementerian hanya bersifat umum.
"Ada juknis yang perlu kami perbaiki dan sudah kami sampaikan ke Ombudsman Riau. Khususnya terkait pihak swasta dan BUMD sama jalur afirmasi. Tentu ini akan jadi evaluasi kami," katanya.
Terkait hal itu, Roni juga telah memberikan perpanjangan waktu PPDB untuk sekolah swasta. Perpanjangan waktu diberikan agar orang tua atau calon peserta didik dapat mendaftar.
"Untuk jalus swasta kami perpanjang dan buka Posko Informasi di Dinas Pendidikan sampai Senin (8/7) besok. Orang tua atau calon peserta bisa datang ke kantor jika masih tidak dapat mendaftar," kata Roni.
Selain itu, ada juga juknis berkaitan jalur afirmasi dan kurang mampu. Lewat jalur ini, calon peserta seharusnya mendaftar pada situs online di sekolah negeri barulah jika tak lulus ke sekolah swasta.
"Meskipun begitu kami terus melakukan perbaikan ke depan. Termasuk menerima masukan-masukan dari berbagai pihak," kata Roni yang menjabat definitif sebagai Kepala Dinas Pariwisata.
Dikutip dari detikNews, anggota Ombudsman RI Indraza Marzuki Rais memaparkan temuan sementara berbagai permasalahan terkait Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran 2024/2025 di 10 provinsi. Salah satunya sekolah yang hanya menerima anak PNS dan pegawai BUMN di Riau.
Di Riau, Ombudsman menemukan adanya diskriminasi dalam jalur perpindahan orang tua. Termasuk tahap pengumuman yang dinilai tidak transparan.
Dia mengatakan ada diskriminasi dalam jalur perpindahan orang tua di Riau. Dia menyebut sekolah hanya menerima anak dari orang tua yang ASN atau dari BUMN.
"Padahal, di situ ada juga BUMD dan wiraswasta, itu tidak diterima," ucap Indraza.(nal/detikcom).
Berita Lainnya
Polda Riau dan BPTD Razia Truk Angkutan untuk Cegah Kerusakan Jalan
Geliat Sport Tourism di Riau, 15.000 Pelari Tiba di Pekanbaru
Bukan Soal Anggaran, Kericuhan di DPRD Riau Dipicu Salah Paham Internal Anggota
Kunjungan Wapres ke Rohil Jadi Momentum Perbaikan Sekolah dan Infrastruktur
Puluhan Titik Panas Kepung Riau di Tengah Ancaman Cuaca Ekstrem
Pemprov Riau Segera Temui Menhub Bahas Jembatan Selat Malaka
Polda Riau dan BPTD Razia Truk Angkutan untuk Cegah Kerusakan Jalan
Geliat Sport Tourism di Riau, 15.000 Pelari Tiba di Pekanbaru
Bukan Soal Anggaran, Kericuhan di DPRD Riau Dipicu Salah Paham Internal Anggota
Kunjungan Wapres ke Rohil Jadi Momentum Perbaikan Sekolah dan Infrastruktur
Puluhan Titik Panas Kepung Riau di Tengah Ancaman Cuaca Ekstrem
Pemprov Riau Segera Temui Menhub Bahas Jembatan Selat Malaka