PILIHAN
Sandera ‘Loyalitas’ dan Komodifikasi Jabatan di Kuansing
10 Oktober 2026
Bupati Berjiwa Tinta
07 Oktober 2026
Bupati Inhil Resmikan Gedung Baru Kantor Bank Riau Kepri
TEMBILAHAN, Riauin.com - Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan meresmikan relokasi gedung baru Kantor PT Bank Riau Kepri Cabang Tembilahan di Jalan Baharuddin Yusuf, Tembilahan, Senin (2/10).
Pagi itu, tampak dihadiri Direktur Utama PT Bank Riau Kepri DR Irvandi Gustari, Komisaris Utama PT Bank Riau Kepri Mambang Mit, unsur Forkopimda Inhil, sejumlah pejabat esselon di lingkungan Pemkab Inhil serta tokoh agama, tokoh masyarakat dan sejumlah undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat karena telah didirikan relokasi gedung kantor baru yang dinilai mampu menunjang kinerja lebih baik lagi kedepannya.
"Atas nama pemerintah, kami turut berbahagia atas peresmian gedung kantor baru ini. Apalagi kami sudah merasakan bahwa Bank Riau Kepri ini sudah terasa menjadi milik pemerintah dan masyarakat Inhil. Karena sudah sangat erat keberadaannya," kata Wardan.
Namun kedepan, orang nomor satu di Hamparan Kepala Dunia ini berharap turut serta dalam membantu peningkatan perekonomian masyarakat. Sebab katanya, masyarakat Inhil ini butuh sokongan berbagai pihak untuk kesejahterannya.
"Masyarakat kita ketergantungan dengan pendapatan kelapa, dan ini diperkirakan hingga 70 persen. Karena mayoritas masyarakat kita adalah petani. Dengan demikian, semoga Bank Riau Kepri turut andil memberi support dan membantu masyarakat," tuturnya.
Dalam mengolah berbagai macam bentuk dari prodak kelapa, menurut Wardan cukup penting diberi dukungan. Karena sebelumnya, masyarakat sudah mencoba membuat home komunity dari prodak kelapa, namun yang menjadi masalah adalah pemasarannya.
Sementara itu, Direktur Utama PT Bank Riau Kepri, DR Irvandi Gustari menyatakan bahwa pindahnya gedung itu sebagai keseriusannya dalam mengembangkan Bank Riau Kepri di Kabupaten Inhil. Mudah-mudahan katanya lancar dan terus meningkat serta siap berperan demi kebaikan bersama.
"Secara keseluruhan, kita sudah memiliki 151 kantor. Namun khusus untuk di Kabupaten Inhil, kita telah membangun 5 kantor cabang diantaranya seperti di Tembilahan, Kateman dan Kotabaru Keritang," ujarnya.
Senada, Komisaris Utama PT Bank Riau Kepri Mambang Mit juga menuturkan hal yang serupa. Bahkan katanya, pemerintah dinilai telah turut andil membantu memajukan PT Bank Riau Kepri ini.
Ia menerangkan, modal membangun Bank yang mencakup 2 Provinsi tersebut hanya sebesar Rp 1,1 Triliun. Dan saat ini, aset PT Bank Riau Kepri sudah mencapai Rp 27 Triliun.
"Dari total itu, Rp 15 Triliun sudah bisa kita gelontorkan untuk kredit masyarakat. Sepanjang tahun, Bank Riau Kepri ini terus mengalami keuntungan. Dan ditahun 2018 mendatang rencana kita akan membentuk sendiri Bank Riau Kepri Syari'ah, karena untuk saat ini hanya berbentuk unit dari Bank Riau Kepri," paparnya. (mcr)
Pagi itu, tampak dihadiri Direktur Utama PT Bank Riau Kepri DR Irvandi Gustari, Komisaris Utama PT Bank Riau Kepri Mambang Mit, unsur Forkopimda Inhil, sejumlah pejabat esselon di lingkungan Pemkab Inhil serta tokoh agama, tokoh masyarakat dan sejumlah undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat karena telah didirikan relokasi gedung kantor baru yang dinilai mampu menunjang kinerja lebih baik lagi kedepannya.
"Atas nama pemerintah, kami turut berbahagia atas peresmian gedung kantor baru ini. Apalagi kami sudah merasakan bahwa Bank Riau Kepri ini sudah terasa menjadi milik pemerintah dan masyarakat Inhil. Karena sudah sangat erat keberadaannya," kata Wardan.
Namun kedepan, orang nomor satu di Hamparan Kepala Dunia ini berharap turut serta dalam membantu peningkatan perekonomian masyarakat. Sebab katanya, masyarakat Inhil ini butuh sokongan berbagai pihak untuk kesejahterannya.
"Masyarakat kita ketergantungan dengan pendapatan kelapa, dan ini diperkirakan hingga 70 persen. Karena mayoritas masyarakat kita adalah petani. Dengan demikian, semoga Bank Riau Kepri turut andil memberi support dan membantu masyarakat," tuturnya.
Dalam mengolah berbagai macam bentuk dari prodak kelapa, menurut Wardan cukup penting diberi dukungan. Karena sebelumnya, masyarakat sudah mencoba membuat home komunity dari prodak kelapa, namun yang menjadi masalah adalah pemasarannya.
Sementara itu, Direktur Utama PT Bank Riau Kepri, DR Irvandi Gustari menyatakan bahwa pindahnya gedung itu sebagai keseriusannya dalam mengembangkan Bank Riau Kepri di Kabupaten Inhil. Mudah-mudahan katanya lancar dan terus meningkat serta siap berperan demi kebaikan bersama.
"Secara keseluruhan, kita sudah memiliki 151 kantor. Namun khusus untuk di Kabupaten Inhil, kita telah membangun 5 kantor cabang diantaranya seperti di Tembilahan, Kateman dan Kotabaru Keritang," ujarnya.
Senada, Komisaris Utama PT Bank Riau Kepri Mambang Mit juga menuturkan hal yang serupa. Bahkan katanya, pemerintah dinilai telah turut andil membantu memajukan PT Bank Riau Kepri ini.
Ia menerangkan, modal membangun Bank yang mencakup 2 Provinsi tersebut hanya sebesar Rp 1,1 Triliun. Dan saat ini, aset PT Bank Riau Kepri sudah mencapai Rp 27 Triliun.
"Dari total itu, Rp 15 Triliun sudah bisa kita gelontorkan untuk kredit masyarakat. Sepanjang tahun, Bank Riau Kepri ini terus mengalami keuntungan. Dan ditahun 2018 mendatang rencana kita akan membentuk sendiri Bank Riau Kepri Syari'ah, karena untuk saat ini hanya berbentuk unit dari Bank Riau Kepri," paparnya. (mcr)
Berita Lainnya
Paus Sepanjang 8 Meter Ditemukan Mati di Mangrove Indragiri Hilir
Diskes Inhil Distribusikan 19 Ribu Masker untuk Tekan Kasus ISPA Akibat Karhutla
Sempat Teror Warga Desa Undan Inhil, Buaya Muara Tiga Meter Berhasil Ditangkap
Dua Pekan Teror Hewan Liar di Inhil Berakhir, Tim Gabungan Evakuasi Satu Ekor Monyet Besar
Monyet Liar Resahkan Warga Tembilahan, Pembelajaran Tatap Muka Dihentikan Sementara
Serangan Monyet Liar di Inhil Capai 15 Korban, BKSDA Riau Turun Tangan
Paus Sepanjang 8 Meter Ditemukan Mati di Mangrove Indragiri Hilir
Diskes Inhil Distribusikan 19 Ribu Masker untuk Tekan Kasus ISPA Akibat Karhutla
Sempat Teror Warga Desa Undan Inhil, Buaya Muara Tiga Meter Berhasil Ditangkap
Dua Pekan Teror Hewan Liar di Inhil Berakhir, Tim Gabungan Evakuasi Satu Ekor Monyet Besar
Monyet Liar Resahkan Warga Tembilahan, Pembelajaran Tatap Muka Dihentikan Sementara
Serangan Monyet Liar di Inhil Capai 15 Korban, BKSDA Riau Turun Tangan