Cegah Karhutla, BPBD Riau Semai 500 Kilogram Garam Demi Modifikasi Cuaca
RIAUIN.COM - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau melakukan modifikasi cuaca atau hujan buatan untuk memadamkan api dan mendinginkan lokasi kebakaran hutan dan lahan.
Operasi ini dilaksanakan pada tiga kabupaten dengan menyemai 500 kilogram garam (NaCl) di udara menggunakan pesawat Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) Pilatus Porter.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau Edy Afrizal mengatakan, saat ini memasuki hari keenam dengan fokus lokasi di Kabupaten Kampar, Pelalawan dan Kuantan Singingi (Kuansing).
"500 kilogram garam disemai di area Kabupaten Pelalawan, Kampar dan Kuantan Singingi pada ketinggian 8.000-10.000 feet," kata Edy, Kamis (12/10/2023).
Dijelaskannya, khusus di Indragiri Hulu, titik api terpantau di Desa Paya Rumbai. Saat ini BPBD Riau, personil Manggala Agni, TNI, Polri dan Masyarakat Peduli Api (MPA) sedang melakukan pemadaman.
"Kalau di Paya Rumbai masih ada sedikit titik api dan di daerah lain tinggal pendinginan saja di lahan gambut dengan kedalaman 3 sampai 5 meter," jelas Edy.
Untuk lahan yang terbakar, saat ini BPBD Riau belum dapat memastikan luasan yang telah terbakar karena masih menunggu tim lapangan melakukan pendataan dan pendinginan.
Khusus Kota Pekanbaru tidak ditemukan titik api dan kualitas udara sudah mulai membaik dan tidak berbahaya. Sementara sesuai data dari Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG) mendeteksi 47 titik panas (hotspot) di Provinsi Riau yang tersebar di 6 kabupaten. Hotspot terbanyak di Kabupaten Indragiri Hulu sebanyak 37 titik.
"Bengkalis 2 titik, Kuansing 2, Siak 1, Pelalawan 2, Inhil 3 dan Inhu 37 titik. Kalau dilihat dari patroli udara itu tinggal asap-asapnya saja. Gambut ini kan tidak bisa langsung padam total, karena gambutnya dalam jadi butuh proses melakukan operasi sehingga menjadi padam total," jelasnya.
Selain melakukan dari darat, BPBD Riau telah mengerahkan heli waterbombing ke lokasi untuk melakukan pemadaman. "Anggota BPBD Provinsi Riau sudah berangkat ke sana untuk melakukan pemadaman. Demikian juga heli waterbombing sudah kita kirimkan beberapa hari ini disana," terangnya.-dnr
Berita Lainnya
Kunjungan Wisman ke Riau Turun 8,68 Persen pada Juli 2026
Sektor Makanan dan Minuman Jadi Penyumbang Andil Inflasi Terbesar di Riau
Komisi III DPRD Riau Ancam Potong TPP Pejabat Jika Target Pendapatan 2027 Meleset
Usai 7 Hari Padamkan Karhutla Pelalawan, Tim Satpol PP Riau Kembali ke Pekanbaru
Harga CPO Turun, TBS Sawit Plasma di Riau Terkoreksi Jadi Rp3.931 per Kg
Tembus Rp3.884 per Kg, Harga TBS Swadaya Riau Menguat di Awal September 2026
Kunjungan Wisman ke Riau Turun 8,68 Persen pada Juli 2026
Sektor Makanan dan Minuman Jadi Penyumbang Andil Inflasi Terbesar di Riau
Komisi III DPRD Riau Ancam Potong TPP Pejabat Jika Target Pendapatan 2027 Meleset
Usai 7 Hari Padamkan Karhutla Pelalawan, Tim Satpol PP Riau Kembali ke Pekanbaru
Harga CPO Turun, TBS Sawit Plasma di Riau Terkoreksi Jadi Rp3.931 per Kg
Tembus Rp3.884 per Kg, Harga TBS Swadaya Riau Menguat di Awal September 2026