Kasus ISPA Tembus 1.363, Wali Murid di Kuansing Minta PJJ Diperpanjang
Pesona Diva Kuansing di Panggung DA8
Minim Kesadaran Masyarakat, Pacu Jalur Hasilkan Sampah 20 Ton Perhari
RIAUIN.COM- Kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan terutama saat pelaksanaan Festival Pacu Jalur (FPJ) tergolong rendah. Warga masih ringan tangan membuang sampah sembarangan.
Padahal, saat pelaksanaan FPJ Tepian Narosa kemarin Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kuantan Singingi telah menyebar 400 tong sampah fortabel di sejumlah lokasi keramaian.
"Kami sudah sebar 400 tong sampah berjalan, tapi gak juga sanggup menampung," kata Kadis Lingkungan Hidup Deflides Gusni saat dikonfirmasi riauin.com kemarin.
Dia membeberkan, selama lima hari pelaksanaan FPJ kemarin, tiap hari sampah yang dibuang oleh masyarakat mencapai lebih kurang 20 ton perhari. Sampah itu terdiri dari sampah organik dan anorganik .
Kedua jenis sampah itu, kata dia, dipilah-pilah selanjutnya ditampung di unit-unit bank sampah mitra dinas lingkungan hidup.
"Sampah organik dan anorganik kami bawa ke bank sampah untuk dicacah kembali. Dan residu sampah kami buang di TPA," kata Deflides.
Selama pelaksanaan FPJ, sampah yang dihasilkan tiap hari semakin meningkat. Peningkatan yang cukup drastis terjadi pada hari terakhir pelaksanaan FPJ. " Mencapai 30 ton hari terakhir, mungkin karena pengunjung yang membludak," ujarnya.
Mestinya angka itu bisa minim jika kesadaran masyarakat untuk tidak lagi membuang sampah sembarangan. Misalnya masing masing pengunjung dengan membawa kantong kresek untuk sisa makanan. Lalu membuangnya di tempat tempat yang telah disediakan.
Namun karena kesadaran masyarakat minim, sehingga setiap tiba musim pacu jalur, sampah berserakan hampir di setiap sudut kota. Bahkan selokan pun dipenuhi sampah.
Untuk menciptakan Kuansing Zero Waste alias nol sampah, Deflides mengaku sangat sulit karena tidak didukung oleh regulasi dan sanksi. "Karena regulasinya belum ada maka mustahil Kuansing Zero Waste bisa kita ciptakan," tuturnya.
Kendati demikian, pemerintah Kuansing baru bisa mengupayakan program minim sampah dengan menyediakan saran pendukung seperti menyebar 400 tong sampah fortabel. -hen
Berita Lainnya
Kasus ISPA Tembus 1.363, Wali Murid di Kuansing Minta PJJ Diperpanjang
Tergiur Hasil Instan, Petani di Kuansing Sulap Perkebunan Sawit Jadi Tambang Emas Ilegal
Kasus Perkimtan Rp48 Miliar Belum Jelas, Polres Kuansing Malah Buka Bidikan Baru ke Anggaran DPRD
Fantastisnya Dana Kunker DPRD Kuansing di Tengah Bidikan Penyidik Tipikor
Polres Kuansing Usut Dugaan Korupsi Anggaran Setwan TA 2025, 11 Anggota Dewan Dipanggil
Pemkab Kuansing Tak Liburkan Sekolah di Tengah Kabut Asap, Masker Diwajibkan
Kasus ISPA Tembus 1.363, Wali Murid di Kuansing Minta PJJ Diperpanjang
Tergiur Hasil Instan, Petani di Kuansing Sulap Perkebunan Sawit Jadi Tambang Emas Ilegal
Kasus Perkimtan Rp48 Miliar Belum Jelas, Polres Kuansing Malah Buka Bidikan Baru ke Anggaran DPRD
Fantastisnya Dana Kunker DPRD Kuansing di Tengah Bidikan Penyidik Tipikor
Polres Kuansing Usut Dugaan Korupsi Anggaran Setwan TA 2025, 11 Anggota Dewan Dipanggil
Pemkab Kuansing Tak Liburkan Sekolah di Tengah Kabut Asap, Masker Diwajibkan