Kadisdalduk KB Pekanbaru Sebut Pengobatan Bayi Stunting Efektif Saat 100 Hari Pertama Kelahiran
RIAUIN.COM - Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Disdalduk KB) Kota Pekanbaru, Muhammad Amin mengatakan bahwa bayi yang sudah terlahir dengan stunting masih bisa diobati. Hal ini disampaikannya pada Rabu (1/3).
"Pencegahan stunting harus dilakukan sejak pasangan merencanakan pernikahan. Tetapi, saat bayi terlahir stunting, itu masih bisa diobati," ujarnya dikutip dari pekanbarugoid.
Menurutnya, pengobatan bayi stunting paling efektif dilakukan ketika bayi masih dalam masa 100 hari pertama kelahiran (HPK). Pemberian pangan dengan gizi seimbang sangat penting dilakukan.
"Karena selama masa 100 HPK itu, bisa diperbaiki dengan gizi seimbang dan perawatan yang tepat. Sehingga pembentukan tubuh menjadi normal dan sehat," jelasnya.
Pengobatan stunting juga bisa dilakukan hingga bayi berusia lima tahun. Namun, setelah bayi berusia balita, akan lebih sulit untuk melakukan pengobatan.
"Paling idealnya itu 100 HPK atau dibawah usia 2 tahun. Usia 5 tahun masih bisa, tetapi tentu sudah mulai sulit karena ia sudah mulai berkembang," jelasnya.
Perlu diketahui, bayi yang terlahir stunting dapat ditandai dengan ciri-ciri fisik yang lebih pendek atau berat lebih ringan dari bayi normal. Keadaan stunting juga bisa terjadi pada bayi yang sakit-sakitan.
"Karena stunting ini bukan hanya dari keadaan fisik, tapi juga dari kondisi kesehatan dan kecerdasan anak," jelasnya.
Oleh karena itu, ia berharap agar orang tua dapat memperhatikan kondisi anak-anaknya dan rajin membawa ke Posyandu untuk dilakukan penimbangan berat badan dan pemeriksaan kesehatan. Sehingga kesehatan anak bisa diketahui sejak dini. (*)
Berita Lainnya
Proyek Simpang Sebidang Sudirman-Arifin Ahmad Ditargetkan Rampung Lima Bulan
Target Akhir Tahun, Pekanbaru Kejar Pemerataan Aspal hingga Pinggiran Kota
Pantau Langsung Laporan ASN di RW, Walikota Pekanbaru Pangkas Alur Birokrasi
Warga Pekanbaru Bebas Denda 11 Sektor Pajak hingga Agustus
Baru 15 yang Sediakan, Disbudpar Pekanbaru Desak Puluhan Hotel Segera Buka Pojok Ekonomi Kreatif
Pemko Pekanbaru Sisir Jaringan Listrik Rusak di Permukiman Padat Penduduk
Proyek Simpang Sebidang Sudirman-Arifin Ahmad Ditargetkan Rampung Lima Bulan
Target Akhir Tahun, Pekanbaru Kejar Pemerataan Aspal hingga Pinggiran Kota
Pantau Langsung Laporan ASN di RW, Walikota Pekanbaru Pangkas Alur Birokrasi
Warga Pekanbaru Bebas Denda 11 Sektor Pajak hingga Agustus
Baru 15 yang Sediakan, Disbudpar Pekanbaru Desak Puluhan Hotel Segera Buka Pojok Ekonomi Kreatif
Pemko Pekanbaru Sisir Jaringan Listrik Rusak di Permukiman Padat Penduduk