PILIHAN
Saat Netanyahu Pidato di Depan Kursi Kosong
25 September 2026
Kasus ISPA Tembus 1.363, Wali Murid di Kuansing Minta PJJ Diperpanjang
20 September 2026
Distakan Pekanbaru Temukan Hewan Kurban Tak Layak Potong
PEKANBARU, Riauin.com - Sepekan ini, Dinas Pertanian dan Perikanan (Distakan) Kota Pekanbaru memonitor hewan kurban yang ada di Kota Pekanbaru. Sejauh ini, Distakan menemukan hewan kurban tidak layak potong.
"Pada hewan ternak petani musiman kita mendapati beberapa yang tidak layak potong. Seperti di Jalan Soekarno Hatta ada dua sapi yang terjangkit cacingan dan satu ekor sapi terdapat luka di kaki," kata Kepala Distakan Kota Pekanbaru, El Syabrina di Pekanbaru, Kamis (24/8/2017).
Sapi yang tidak layak potong itu, kata dia sedang diobati. Namun memang tidak dianjurkan oleh Distakan untuk dijual. Sedangkan hewan kurban yang ada di peternakan di Kota Pekanbaru sejauh ini dalam keadaan sehat dan layak untuk dipotong.
Lanjutnya, untuk memunculkan rasa aman Distakan juga akan membuat posko pengecekan kesehatan daging hewan kurban. Di posko itu, nantinya pada hari pemotongan hewan kurban masyarakat bisa cek apakah daging layak dikonsumsi atau tidak layak.
"Ya, nanti ketika hari H, kita juga membuka posko pengetesan daging hewan," jelasnya.
Ia juga menyebut, hari Raya Idul Adha tahun ini, kebutuhan hewan kurban di Pekanbaru mencapai 10 ribu. Jumlah itu, 8000 ekor di antaranya sapi dan 2000 ekor kambing.
Seluruh hewan kurban itu didatangkan dari provinsi tetangga seperti Lampung, Sumatera Barat dan Sumatera Utara. Distakan Kota Pekanbaru saat ini terus sosialisasi dan lakukan pengecekan kesehatan terhadap hewan kurban.
"Ini dilakukan untuk mengantisipasi datangnya hewan kurban yang tidak layak potong atau berpenyakit," imbuhnya. (hrc)
"Pada hewan ternak petani musiman kita mendapati beberapa yang tidak layak potong. Seperti di Jalan Soekarno Hatta ada dua sapi yang terjangkit cacingan dan satu ekor sapi terdapat luka di kaki," kata Kepala Distakan Kota Pekanbaru, El Syabrina di Pekanbaru, Kamis (24/8/2017).
Sapi yang tidak layak potong itu, kata dia sedang diobati. Namun memang tidak dianjurkan oleh Distakan untuk dijual. Sedangkan hewan kurban yang ada di peternakan di Kota Pekanbaru sejauh ini dalam keadaan sehat dan layak untuk dipotong.
Lanjutnya, untuk memunculkan rasa aman Distakan juga akan membuat posko pengecekan kesehatan daging hewan kurban. Di posko itu, nantinya pada hari pemotongan hewan kurban masyarakat bisa cek apakah daging layak dikonsumsi atau tidak layak.
"Ya, nanti ketika hari H, kita juga membuka posko pengetesan daging hewan," jelasnya.
Ia juga menyebut, hari Raya Idul Adha tahun ini, kebutuhan hewan kurban di Pekanbaru mencapai 10 ribu. Jumlah itu, 8000 ekor di antaranya sapi dan 2000 ekor kambing.
Seluruh hewan kurban itu didatangkan dari provinsi tetangga seperti Lampung, Sumatera Barat dan Sumatera Utara. Distakan Kota Pekanbaru saat ini terus sosialisasi dan lakukan pengecekan kesehatan terhadap hewan kurban.
"Ini dilakukan untuk mengantisipasi datangnya hewan kurban yang tidak layak potong atau berpenyakit," imbuhnya. (hrc)
Berita Lainnya
Satpol PP Pekanbaru Rambah Bioskop Mini dan Kos-kosan dalam Razia Asusila
Pemko Pekanbaru Bakal Sulap Waduk Cipta Karya Jadi Ruang Publik dan Pusat UMKM
SPBU Pekanbaru Macet Parah, DPRD Minta Pemko Larang Truk Besar Masuk Kota
Cakupan Imunisasi Anak Masih Rendah, Pemko Pekanbaru Gelar Bulan Imunisasi Kejar
Tekan Inflasi Akhir Tahun, DKP Pekanbaru Salurkan Ribuan Bibit Cabai ke Dasawisma
Hadapi Era AI dan Digitalisasi, Wawako Pekanbaru Ingatkan Mahasiswa IPTAR Bangun Karakter dan Kompetensi
Satpol PP Pekanbaru Rambah Bioskop Mini dan Kos-kosan dalam Razia Asusila
Pemko Pekanbaru Bakal Sulap Waduk Cipta Karya Jadi Ruang Publik dan Pusat UMKM
SPBU Pekanbaru Macet Parah, DPRD Minta Pemko Larang Truk Besar Masuk Kota
Cakupan Imunisasi Anak Masih Rendah, Pemko Pekanbaru Gelar Bulan Imunisasi Kejar
Tekan Inflasi Akhir Tahun, DKP Pekanbaru Salurkan Ribuan Bibit Cabai ke Dasawisma
Hadapi Era AI dan Digitalisasi, Wawako Pekanbaru Ingatkan Mahasiswa IPTAR Bangun Karakter dan Kompetensi