Pemkab Dharmasraya Sumbar Terima Bantuan Rp 3 Miliar dari Pemerintah
RIAUIN.COM - Kementerian Pertanian membantu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dharmasraya, Sumatera Barat (Sumbar) Rp3 miliar untuk kegiatan sarana dan prasarana perkebunan kelapa sawit di daerah itu.
"Jika diakumulasi total bantuan yang digulirkan pemerintah pusat melalui dana Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) ini jumlahnya mencapai Rp3 miliar," kata Bupati Dharmasraya, Sutan Riska Tuanku Kerajaan melalui Kepala Dinas Pertanian, Darisman, di Pulau Punjung, Jumat.
Ia menjelaskan, bantuan sarana dan prasarana yang diperoleh itu meliputi peningkatan jalan produksi tani seluas 100 hektare, bantuan intensifikasi pertanian berupa pupuk dan pestisida seluas 200 hektare, pelaksanaan sertifikat ISPO 50 hektare, dan bantuan pascapanen 50 hektare.
Pemkab Dharmasraya dan Direktorat Jenderal Perkebunan (Ditjenbun) Kementan telah melaksanakan penandatanganan perjanjian kerjasama untuk kegiatan bantuan tersebut pada 19 Mei 2022, kata dia.
Ia berharap bantuan yang diperoleh dapat membantu pekebun. Muara dari bantuan itu nantinya adalah kesejahteraan petani yang kian meningkat.
"Kita berharap melalui bantuan dapat meringankan biaya sarana dan prasarana yang tinggi saat ini, terlebih di saat harga TBS tidak relatif baik dalam kurun waktu satu bulan belakangan," katanya dikutip dari antara.
Menurutnya program tersebut bermanfaat bagi petani. Misalnya, dengan adanya peningkatan jalan usaha tani tentunya akan memperlancar proses transportasi untuk kegiatan produksi seperti panen TBS, akses jalan petani atau pemanenan, hingga pengiriman TBS.
Kemudian jalan usaha tani yang baik tentunya juga memperlancar proses transportasi untuk kegiatan perawatan tanaman seperti langsir pupuk. Sehingga biaya operasional dapat diteken yang kemudian akan meningkatkan pendapatan petani.
Lebih lanjut dijelaskannya, program Sarpras perkebunan kelapa sawit diberikan kepada pekebun bertujuan untuk peningkatan produksi, produktivitas, nilai tambah dan mutu hasil perkebunan kelapa sawit.
"Bagi para petani tentunya program ini sangat memberikan sisi positif bagi perkembangan pengelolaan perkebunan kelapa sawit secara berkelanjutan," ujarnya.
Pemkab Dharmasraya berkomitmen terus melakukan upaya berkesinambungan agar produktivitas kelapa sawit Dharmasraya dapat terjaga, tambah dia. (*)
Berita Lainnya
Kantor Bupati hingga Gedung DPRD Solok Terdampak Galodo, Pemkab Inventarisasi Kerusakan
Hujan Deras di Gunung Talang Solok Picu Galodo, Kawasan Arosuka Tertimbun Material Longsor
Hadirkan BTS Baru di Jorong Lariang, Telkomsel Buka Akses Konektivitas dan Peluang Digital bagi Masyarakat
Ketua PW IPNU Sumbar Berikan Seminar Kemerdekaan tentang Bahaya Bullying di PPMINI Tandikek
Telkomsel Tanam 3.000 Mangrove di Pesisir Selatan, Perkuat Komitmen Jaga Lingkungan Berkelanjutan
SMANDA Menguasai Dunia, Jejak Alumni Perkuat Warisan 170 Tahun Sikolah Radjo
Kantor Bupati hingga Gedung DPRD Solok Terdampak Galodo, Pemkab Inventarisasi Kerusakan
Hujan Deras di Gunung Talang Solok Picu Galodo, Kawasan Arosuka Tertimbun Material Longsor
Hadirkan BTS Baru di Jorong Lariang, Telkomsel Buka Akses Konektivitas dan Peluang Digital bagi Masyarakat
Ketua PW IPNU Sumbar Berikan Seminar Kemerdekaan tentang Bahaya Bullying di PPMINI Tandikek
Telkomsel Tanam 3.000 Mangrove di Pesisir Selatan, Perkuat Komitmen Jaga Lingkungan Berkelanjutan
SMANDA Menguasai Dunia, Jejak Alumni Perkuat Warisan 170 Tahun Sikolah Radjo