Seminggu Ramadan, Harga Cabai di Agam Turun Drastis
RIAUIN.COM - Harga cabai merah di Kabupaten Agam, Sumtera Barat turun drastis dari Rp40 ribu menjadi Rp25 ribu per kilogram pada satu minggu memasuki Ramadhan 1443 Hijriah.
Salah seorang pedagang Pasar Lubukbasung Garagahan, Erni di Lubukbasung, Minggu, mengatakan harga cabai merah ini turun Rp15 ribu per kilogram.
"Harga cabai merah itu turun semenjak tiga hari lalu, karena harga sebelumnya Rp40 ribu per kilogram dan sekarang Rp25 ribu per kilogram," katanya dikutip dari antara.
Ia mengatakan harga cabai merah itu turun akibat pasokan cabai melimpah setelah petani panen raya di daerah tersebut.
Dengan kondisi itu, harga cabai merah turun di pedagang dan daya beli cukup tinggi setelah harga turun.
"Penjualan sekitar 50-70 kilogram setiap hari pasar," katanya.
Untuk harga kentang Rp11 ribu per kilogram, harga tomat Rp12 ribu per kilogram, harga bawang merah Rp35 ribu per kilogram dan lainnya
Sementara Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Agam, Nelfia Fauzana menambahkan untuk harga masih tinggi seperti daging Rp140 ribu per kilogram, minyak curah Rp20 ribu per liter, minyak kemasan Rp25 ribu per liter.
"Minyak ini bertahan semenjak satu minggu menjelang Ramadhan dan sampai sekarang," katanya.
Sedangkan harga ayam buras Rp60 ribu per ekor, harga ayam kampung Rp65 ribu per ekor, harga ikan nila Rp25 ribu per kilogram, beras benang pulau Rp12 ribu per kilogram.
Beras Ir 42 Rp12 ribu per kilogram, beras kuruik kusuik Rp13,5 ribu per kilogram, beras sokan Rp12 ribu per kilogram dan lainnya.
"Ini data dari pedagang dan kita setiap minggu melakukan pendataan harga," katanya. (*)
Berita Lainnya
Kantor Bupati hingga Gedung DPRD Solok Terdampak Galodo, Pemkab Inventarisasi Kerusakan
Hujan Deras di Gunung Talang Solok Picu Galodo, Kawasan Arosuka Tertimbun Material Longsor
Hadirkan BTS Baru di Jorong Lariang, Telkomsel Buka Akses Konektivitas dan Peluang Digital bagi Masyarakat
Ketua PW IPNU Sumbar Berikan Seminar Kemerdekaan tentang Bahaya Bullying di PPMINI Tandikek
Telkomsel Tanam 3.000 Mangrove di Pesisir Selatan, Perkuat Komitmen Jaga Lingkungan Berkelanjutan
SMANDA Menguasai Dunia, Jejak Alumni Perkuat Warisan 170 Tahun Sikolah Radjo
Kantor Bupati hingga Gedung DPRD Solok Terdampak Galodo, Pemkab Inventarisasi Kerusakan
Hujan Deras di Gunung Talang Solok Picu Galodo, Kawasan Arosuka Tertimbun Material Longsor
Hadirkan BTS Baru di Jorong Lariang, Telkomsel Buka Akses Konektivitas dan Peluang Digital bagi Masyarakat
Ketua PW IPNU Sumbar Berikan Seminar Kemerdekaan tentang Bahaya Bullying di PPMINI Tandikek
Telkomsel Tanam 3.000 Mangrove di Pesisir Selatan, Perkuat Komitmen Jaga Lingkungan Berkelanjutan
SMANDA Menguasai Dunia, Jejak Alumni Perkuat Warisan 170 Tahun Sikolah Radjo