PILIHAN
5 Penderita Meninggal
Kasus DBD di Pekanbaru Meningkat
Kasus DBD meningkat di Pekanbaru
PEKANBARU-Terhitung sejak Januari hingga Februari ini jumlah penderita Demam Berdarah Dengue di Kota Pekanbaru meningkat mencapai 179 kasus. Angkat tersebut menunjukkan daerah endemik sudah merata di 12 kecamatan di Pekanbaru, karena pada Januari kemarin tercatat 150 kasus.
Dari 179 kasus DBD tersebut, 5 diantaranya korban tercatat meninggal. Korban meninggal merupakan warga Kecamatan Tampan dan Mapoyan Damai masing-masing dua kasus dan satu kasus lainnya warga Kecamatan Bukit Raya.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Helda Suryani Munir, Kamis (25/02/2016) di kantornya menyebutkan, kasus korban meninggal bukan karena terlambat penanganan medis. "Kalau korban dibawa lebih awal ke rumah sakit tentu segera mendapat penanganan medis. Mereka rata-rata sudah terlambat dibawa ke rumah sakit," katanya.
Dikatakannya, dari 58 kelurahan di Pekanbaru, sudah 40 kelurahaan dinyatakan endemis penyebaran DBD. Data Diskes Pekanbaru daerah endemis berdasarkan kecamatan, Kecamatan Sukajadi 12 kasus, Senapelan 14 kasus, Pekanbaru Kota, 3 kasus, Rumbai Pesis23 kasus.
"Kecamatan Limapuluh 9 kasus, Rumbai 15 kasus, Sail 5 kasus, Bukit Raya 12 kasus, Marpoyan Damai 20 kasus, Tampan 22 kasus, Payung Sekaki 34 kasus. Total kasus yang sudah tercatat di kami sebanyak 179 kasus," jelasnya. (sol)
Dari 179 kasus DBD tersebut, 5 diantaranya korban tercatat meninggal. Korban meninggal merupakan warga Kecamatan Tampan dan Mapoyan Damai masing-masing dua kasus dan satu kasus lainnya warga Kecamatan Bukit Raya.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Helda Suryani Munir, Kamis (25/02/2016) di kantornya menyebutkan, kasus korban meninggal bukan karena terlambat penanganan medis. "Kalau korban dibawa lebih awal ke rumah sakit tentu segera mendapat penanganan medis. Mereka rata-rata sudah terlambat dibawa ke rumah sakit," katanya.
Dikatakannya, dari 58 kelurahan di Pekanbaru, sudah 40 kelurahaan dinyatakan endemis penyebaran DBD. Data Diskes Pekanbaru daerah endemis berdasarkan kecamatan, Kecamatan Sukajadi 12 kasus, Senapelan 14 kasus, Pekanbaru Kota, 3 kasus, Rumbai Pesis23 kasus.
"Kecamatan Limapuluh 9 kasus, Rumbai 15 kasus, Sail 5 kasus, Bukit Raya 12 kasus, Marpoyan Damai 20 kasus, Tampan 22 kasus, Payung Sekaki 34 kasus. Total kasus yang sudah tercatat di kami sebanyak 179 kasus," jelasnya. (sol)
Berita Lainnya
Pejabat Pemko Pekanbaru Diminta Sisir Kerusakan Infrastruktur Pakai Sepeda Motor
Satpol PP Pekanbaru Kerahkan 120 Personel Motoris untuk Tertibkan Balap Liar dan PMKS
Kembangkan Wisata Rumbai Timur, Pemko Pekanbaru Tata Batas Sempadan Lahan Warga
Atasi Hambatan Birokrasi, Pekanbaru Terapkan Layanan PBG Satu Jam Selesai
Kejar Target Nasional 46 Persen, Pemprov Riau Masifkan Cek Kesehatan Gratis
Pemko Pekanbaru Bangun Drainase 1,2 Kilometer untuk Atasi Banjir di Payung Sekaki
Pejabat Pemko Pekanbaru Diminta Sisir Kerusakan Infrastruktur Pakai Sepeda Motor
Satpol PP Pekanbaru Kerahkan 120 Personel Motoris untuk Tertibkan Balap Liar dan PMKS
Kembangkan Wisata Rumbai Timur, Pemko Pekanbaru Tata Batas Sempadan Lahan Warga
Atasi Hambatan Birokrasi, Pekanbaru Terapkan Layanan PBG Satu Jam Selesai
Kejar Target Nasional 46 Persen, Pemprov Riau Masifkan Cek Kesehatan Gratis
Pemko Pekanbaru Bangun Drainase 1,2 Kilometer untuk Atasi Banjir di Payung Sekaki