Terkam Kaki Siswi di Jamban, BKSDA Riau Telusuri Keberadaan Buaya di Sungai Indragiri
RIAUIN.COM - Balai Besar Konservasi Sumberdaya Alam (BKSDA) Riau bersama tim dari BPBD Indragiri Hilir (Inhil) sedang mencari keberadaan buaya yang menyerang seorang siswi SMA saat usai buang air besar (BAB) di jamban belakang rumahnya. Pencarian ini dilakukan agar tidak terjadi lagi peristiwa serupa dan menimbulkan korban jiwa.
BKSDA Riau mengimbau masyarakat agar lebih wasapada dan berhati-hari saat berada di sekitar lokasi sungai dan rawa supaya kejadian serupa tidak terulang kembali. Terutama saat kondisi air pasang dan naik dari hulu sungai di sekitar kampung.
"Kita juga telah lakukan sosialisasi kepada masyarakat agar lebih waspada dan tidak ada lagi kejadian serupa," jelasnya.
Diberitakan sebelumnya, Dea Harsina (16), siswi SMA yang berdomisili di Jalan Kayu Jati, Kecamatan Tembilahan Hulu, Kabupaten Inhil diserang buaya saat berada di jamban yang berada di belakang rumahnya. Tiba-tiba seekor buaya muncul dan langsung menyambar kakinya. Beruntung remaja itu selamat. Korban mengalami luka gigitan di bagian kaki kirinya.
"Korban lalu meminta tolong dan kedua orang tua korban membantu melepaskan buaya dari kaki korban," ujar Kepala Bidang KSDA Wilayah I, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam, (BBKSDA) Riau, Andri Hansen Siregar, Kamis (9/12/2021).
Karena mengalami luka sobek di kaki korban, Dea dibawa ke Puskesmas terdekat. Usai kejadian itu masyarakat bersama tim BPBD Inhil melakukan pencarian buaya tersebut. Sebab dikhawatirkan menimbulkan korban lainnya.
Menurut Hansen, kejadian itu bersamaan dengan air sungai sedang mengalami pasang besar pada Selasa (7/12/2021) lalu sekira pukul 08.30 WIB. Menurutnya, kemungkinan buaya-buaya yang ada di hulu sungai berkeliaran sampai ke permukiman penduduk.
Hansen mengatakan korban diterkam saat hendak keluar WC/jamban yang berada tidak jauh dari rumahnya.
"Saat diterkam korban langsung berteriak minta tolong. Lalu ibu korban datang dan bantu menarik korban keluar dari jamban," kata Hansen.-dn
Berita Lainnya
Jasad Pemuda yang Jatuh dari Jembatan Rantau Berangin Kampar Akhirnya Ditemukan
Populasi Buaya Tinggi, Warga Rohil Diminta Waspada Usai Nelayan Tewas Diterkam
Pagar Pembatas Rusak, Harimau Sumatera Terkam Anak Pekerja di Area PBPH-HTI Pelalawan hingga Tewas
Kawasan Padat Penduduk di Jalan Agus Salim Pekanbaru Terbakar, 12 Rumah Kontrakan Hangus
Pasca Serangan Buaya di Rohil, Polisi Minta Warga Hentikan Aktivitas Mandiri di Sungai
Bus Pelangi Hantam Tronton di Tol Pekanbaru–Dumai, Dua Penumpang Tewas
Jasad Pemuda yang Jatuh dari Jembatan Rantau Berangin Kampar Akhirnya Ditemukan
Populasi Buaya Tinggi, Warga Rohil Diminta Waspada Usai Nelayan Tewas Diterkam
Pagar Pembatas Rusak, Harimau Sumatera Terkam Anak Pekerja di Area PBPH-HTI Pelalawan hingga Tewas
Kawasan Padat Penduduk di Jalan Agus Salim Pekanbaru Terbakar, 12 Rumah Kontrakan Hangus
Pasca Serangan Buaya di Rohil, Polisi Minta Warga Hentikan Aktivitas Mandiri di Sungai
Bus Pelangi Hantam Tronton di Tol Pekanbaru–Dumai, Dua Penumpang Tewas