PILIHAN
Dua Jembatan di Kunto Darussalam Butuh Perbaikan
KUNTODARUSSALAM, Riauin.com - Dua jembatan kayu penghubung Desa Muara Dilam menuju ibukota Kecamatan Kunto Darussalam rusak parah. Selain mengancam keselamatan pengendara, kerusakan jembatan tersebut menghambat masyarakat yang akan mengantar hasil perkebunannya ke Pabrik Kelapa Sawit (PKS).
Seperti disampaikan Kaini Pane warga Ujung Batu yang kebetulan melintas di jembatan itu mengeluh, kondisi jembatan yang nyaris tak dapat dilalui.
"Kayu sudah banyak yang lapuk, kemudian rel jembatan juga sudah berserakan. Ini sangat berbahaya bagi pengendara," katanya kepada wartawan, Jumat (21/7).
Persoalan lainnya terkait infrastruktur, kata Kaini Pane adalah jalan dari Muara Dilam menuju Kota Lama sepanjang 10 kilometer masih ditemukan lubang.
"Kalau musim penghujan, mobil pengangkut TBS Sawit sering terperosok di lubang jalan," ulasnya.
Senada disampaikan Suparmo yang menjabat sebagai Kaur Pemerintahan Desa Pasir Indah menambahkan, kerusakan jalan dan jembatan itu sudah lama terjadi, dan sudah kerab disampaikan kepada pemerintah melalui Musrenbang di Kecamatan Kunto Darussalam.
"Kami sangat berharap pemerintah daerah dan provinsi mengakomodir pembangunan di daerah kami. Karena bisa berdampak kepada ekonomi masyarakat dan keselamatan masyarakat," harapnya.(yus)
Seperti disampaikan Kaini Pane warga Ujung Batu yang kebetulan melintas di jembatan itu mengeluh, kondisi jembatan yang nyaris tak dapat dilalui.
"Kayu sudah banyak yang lapuk, kemudian rel jembatan juga sudah berserakan. Ini sangat berbahaya bagi pengendara," katanya kepada wartawan, Jumat (21/7).
Persoalan lainnya terkait infrastruktur, kata Kaini Pane adalah jalan dari Muara Dilam menuju Kota Lama sepanjang 10 kilometer masih ditemukan lubang.
"Kalau musim penghujan, mobil pengangkut TBS Sawit sering terperosok di lubang jalan," ulasnya.
Senada disampaikan Suparmo yang menjabat sebagai Kaur Pemerintahan Desa Pasir Indah menambahkan, kerusakan jalan dan jembatan itu sudah lama terjadi, dan sudah kerab disampaikan kepada pemerintah melalui Musrenbang di Kecamatan Kunto Darussalam.
"Kami sangat berharap pemerintah daerah dan provinsi mengakomodir pembangunan di daerah kami. Karena bisa berdampak kepada ekonomi masyarakat dan keselamatan masyarakat," harapnya.(yus)
Berita Lainnya
Tim SAR Temukan Lansia yang Hilang di Perkebunan Sawit Rohul
PW KAMMI Riau Salurkan Al-Qur’an dan Sembako ke TPQ Malika Rohul Saat Ramadan
Dugaan Upaya Adu Domba Masyarakat Adat di Rokan Hulu
Setelah Pencarian Panjang, Tim SAR Temukan Jasad Bocah yang Hanyut di Sungai Ngaso Rohul
Seorang Anak Hanyut di Sungai Ngaso Rohul, Tim Basarnas Pekanbaru Masih Lakukan Pencarian
Banjir Rendam Jalan Rohul-Duri hingga Surau Suluk Setinggi 1 Meter, Aktivitas Masyarakat Lumpuh
Tim SAR Temukan Lansia yang Hilang di Perkebunan Sawit Rohul
PW KAMMI Riau Salurkan Al-Qur’an dan Sembako ke TPQ Malika Rohul Saat Ramadan
Dugaan Upaya Adu Domba Masyarakat Adat di Rokan Hulu
Setelah Pencarian Panjang, Tim SAR Temukan Jasad Bocah yang Hanyut di Sungai Ngaso Rohul
Seorang Anak Hanyut di Sungai Ngaso Rohul, Tim Basarnas Pekanbaru Masih Lakukan Pencarian
Banjir Rendam Jalan Rohul-Duri hingga Surau Suluk Setinggi 1 Meter, Aktivitas Masyarakat Lumpuh