PILIHAN
Saat Netanyahu Pidato di Depan Kursi Kosong
25 September 2026
Kasus ISPA Tembus 1.363, Wali Murid di Kuansing Minta PJJ Diperpanjang
20 September 2026
Ditunjuk Tuan Rumah HAN karena Riau Tertinggi Kasus Kekerasan Anak
PEKANBARU, Riauin.com - Puncak Hari Anak Nasional (HAN) pada 23 Juli mendatang bakal digelar di Kota Pekanbaru, Riau.
Acara yang dibesut Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak ini memilih Riau karena menjadi salah satu provinsi tertinggi ditemukan kasus kekerasan terhadap anak.
Menurut Menteri PPPA Yohana Yembise, masih banyak masalah anak yang menikah di usia muda dan juga kasus trafficking. Selain itu akta kelahiran bayi masih rendah dan kekerasan banyak terjadi di sana.
"Tahun ini acaranya di Pekanbaru. Nanti tahun depan rencananya di Ambon," ujar Yohana di Jakarta, Senin lalu.
Tema yang diangkat yakni 'Perlindungan Anak Dimulai dari Keluarga'. Yohana menjelaskan tema dilatarbelakangi perlunya kesadaran keluarga Indonesia untuk mengasuh anak.
Keluarga merupakan awal mula pembentukan kematangan individu dan struktur kepribadian seorang anak.
"Baik buruknya keluarga akan menjadi cerminan bagi masa depan. Baik buruknya karakter anak sangat ditentukan oleh pola pengasuhan yang diberikan oleh keluarganya dan lingkungan terdekatnya," ujar Yohana.
Dalam acara nanti, Yohana menyebutkan, selain deklarasi, Kementerian PPPA juga akan memberikan sejumlah penghargaan terhadap kabupaten, lembaga, praktisi, dan anak Indonesia.
Anugerah diberikan pada pemda yang miliki komitmen kuat bangun wilayahnya ramah anak, kota layak anak.
Penghargaan lainnya pada institusi dan perorangan pemenuhan hak anak, anak yang terpadu berbasis pada masyarakat. (src)
Acara yang dibesut Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak ini memilih Riau karena menjadi salah satu provinsi tertinggi ditemukan kasus kekerasan terhadap anak.
Menurut Menteri PPPA Yohana Yembise, masih banyak masalah anak yang menikah di usia muda dan juga kasus trafficking. Selain itu akta kelahiran bayi masih rendah dan kekerasan banyak terjadi di sana.
"Tahun ini acaranya di Pekanbaru. Nanti tahun depan rencananya di Ambon," ujar Yohana di Jakarta, Senin lalu.
Tema yang diangkat yakni 'Perlindungan Anak Dimulai dari Keluarga'. Yohana menjelaskan tema dilatarbelakangi perlunya kesadaran keluarga Indonesia untuk mengasuh anak.
Keluarga merupakan awal mula pembentukan kematangan individu dan struktur kepribadian seorang anak.
"Baik buruknya keluarga akan menjadi cerminan bagi masa depan. Baik buruknya karakter anak sangat ditentukan oleh pola pengasuhan yang diberikan oleh keluarganya dan lingkungan terdekatnya," ujar Yohana.
Dalam acara nanti, Yohana menyebutkan, selain deklarasi, Kementerian PPPA juga akan memberikan sejumlah penghargaan terhadap kabupaten, lembaga, praktisi, dan anak Indonesia.
Anugerah diberikan pada pemda yang miliki komitmen kuat bangun wilayahnya ramah anak, kota layak anak.
Penghargaan lainnya pada institusi dan perorangan pemenuhan hak anak, anak yang terpadu berbasis pada masyarakat. (src)
Berita Lainnya
Satpol PP Pekanbaru Rambah Bioskop Mini dan Kos-kosan dalam Razia Asusila
Pemko Pekanbaru Bakal Sulap Waduk Cipta Karya Jadi Ruang Publik dan Pusat UMKM
SPBU Pekanbaru Macet Parah, DPRD Minta Pemko Larang Truk Besar Masuk Kota
Cakupan Imunisasi Anak Masih Rendah, Pemko Pekanbaru Gelar Bulan Imunisasi Kejar
Tekan Inflasi Akhir Tahun, DKP Pekanbaru Salurkan Ribuan Bibit Cabai ke Dasawisma
Hadapi Era AI dan Digitalisasi, Wawako Pekanbaru Ingatkan Mahasiswa IPTAR Bangun Karakter dan Kompetensi
Satpol PP Pekanbaru Rambah Bioskop Mini dan Kos-kosan dalam Razia Asusila
Pemko Pekanbaru Bakal Sulap Waduk Cipta Karya Jadi Ruang Publik dan Pusat UMKM
SPBU Pekanbaru Macet Parah, DPRD Minta Pemko Larang Truk Besar Masuk Kota
Cakupan Imunisasi Anak Masih Rendah, Pemko Pekanbaru Gelar Bulan Imunisasi Kejar
Tekan Inflasi Akhir Tahun, DKP Pekanbaru Salurkan Ribuan Bibit Cabai ke Dasawisma
Hadapi Era AI dan Digitalisasi, Wawako Pekanbaru Ingatkan Mahasiswa IPTAR Bangun Karakter dan Kompetensi