PILIHAN
Meski Dekat Dari ibu Kota ‎Kabupaten
Jembatan Rusak lupus Dari Perhatian Pemkab
PASIRPENGARAIN, Riauin.com - Jembatan sungai babi dusun Lubuk Bandung Hilir Desa Koto Tinggi , Kecamatan Rambah, antara desa kampung Baru dengan luba hilir Desa Koto Tinggi dan kelurahan kota pasir Pengaraian rusak parah.
Jembatan berbahan kayu kulim itu saat ini dilapis warga dengan menggunakan kayu sembarangan apa adanya sekedar dapat dilalui kendaraan roda dua dan roda empat.
Ironisnya jembatan rusak tersebut berada tidak jauh dari pusat kota Pasir Pengaraian , Ibu kota Kabupaten Rokan Hulu.‎
Beberapa warga Desa Koto Tinggi dan Kampung Baru dimana lokasi jembatan berada mengatakan, kerusakan jembatan konstruksi kayu kulim itu sudah terjadi sejak tahun 2014 lalu, bahkan saat ini jembatan tersebut terlihat agak miring dan papan nya pun sudah lapuk.
"Jembatan ini memang sudah lama rusak. Namun saat ini Kondisinya semakin parah karena tidak adanya perawatan bahkan kadang dilalui truk yang melintas membawa material," kata Radi "
Warga sangat berharap kepada Pihak Terkait agar jembatan ini dapat segera diperbaiki. "Kami sangat tergantung dengan jembatan ini karena akses yang paling dekat untuk menuju ke sekolah anak kami MDI " kata Zulfikar "warga desa Koto Tinggi.
Di tempat terpisah Salah seorang tokoh masyarakat Koto Tinggi Agusman Nasution ketika ditemui menjelaskan kades Koto Tinggi Azmi Jumairi dinilai tidak memperdulikan jembatan yang rusak tersebut sementara ADD sudah tiga Tahun hanya digunakan untuk membangun Parit yang kurang bermanfaat bagi masyarakat desa tersebut " pungkasnya "
Sementara kades koto tinggi ketika hendak di konfirmasi via selulernya aktif tapi tidak diangkat.(Yus)
Jembatan berbahan kayu kulim itu saat ini dilapis warga dengan menggunakan kayu sembarangan apa adanya sekedar dapat dilalui kendaraan roda dua dan roda empat.
Ironisnya jembatan rusak tersebut berada tidak jauh dari pusat kota Pasir Pengaraian , Ibu kota Kabupaten Rokan Hulu.‎
Beberapa warga Desa Koto Tinggi dan Kampung Baru dimana lokasi jembatan berada mengatakan, kerusakan jembatan konstruksi kayu kulim itu sudah terjadi sejak tahun 2014 lalu, bahkan saat ini jembatan tersebut terlihat agak miring dan papan nya pun sudah lapuk.
"Jembatan ini memang sudah lama rusak. Namun saat ini Kondisinya semakin parah karena tidak adanya perawatan bahkan kadang dilalui truk yang melintas membawa material," kata Radi "
Warga sangat berharap kepada Pihak Terkait agar jembatan ini dapat segera diperbaiki. "Kami sangat tergantung dengan jembatan ini karena akses yang paling dekat untuk menuju ke sekolah anak kami MDI " kata Zulfikar "warga desa Koto Tinggi.
Di tempat terpisah Salah seorang tokoh masyarakat Koto Tinggi Agusman Nasution ketika ditemui menjelaskan kades Koto Tinggi Azmi Jumairi dinilai tidak memperdulikan jembatan yang rusak tersebut sementara ADD sudah tiga Tahun hanya digunakan untuk membangun Parit yang kurang bermanfaat bagi masyarakat desa tersebut " pungkasnya "
Sementara kades koto tinggi ketika hendak di konfirmasi via selulernya aktif tapi tidak diangkat.(Yus)
Berita Lainnya
Tim SAR Temukan Lansia yang Hilang di Perkebunan Sawit Rohul
PW KAMMI Riau Salurkan Al-Qur’an dan Sembako ke TPQ Malika Rohul Saat Ramadan
Dugaan Upaya Adu Domba Masyarakat Adat di Rokan Hulu
Setelah Pencarian Panjang, Tim SAR Temukan Jasad Bocah yang Hanyut di Sungai Ngaso Rohul
Seorang Anak Hanyut di Sungai Ngaso Rohul, Tim Basarnas Pekanbaru Masih Lakukan Pencarian
Banjir Rendam Jalan Rohul-Duri hingga Surau Suluk Setinggi 1 Meter, Aktivitas Masyarakat Lumpuh
Tim SAR Temukan Lansia yang Hilang di Perkebunan Sawit Rohul
PW KAMMI Riau Salurkan Al-Qur’an dan Sembako ke TPQ Malika Rohul Saat Ramadan
Dugaan Upaya Adu Domba Masyarakat Adat di Rokan Hulu
Setelah Pencarian Panjang, Tim SAR Temukan Jasad Bocah yang Hanyut di Sungai Ngaso Rohul
Seorang Anak Hanyut di Sungai Ngaso Rohul, Tim Basarnas Pekanbaru Masih Lakukan Pencarian
Banjir Rendam Jalan Rohul-Duri hingga Surau Suluk Setinggi 1 Meter, Aktivitas Masyarakat Lumpuh