Lulus Predikat Sangat Memuaskan, Atikah Doktor Pertama di MAN 1 Pekanbaru
RIAUIN.COM- Guru MAN 1 Pekanbaru, Atikah Hermansyah, akhirnya meraih gelar doktor dalam bidang Pendidikan Islam di UIN Imam Bonjol, Padang.
Atikah merupakan doktor pertama di MAN 1 Pekanbaru yang berhasil menyelesaikan perkuliahan selama tiga tahun melalui program Beasiswa Mora 5.000 Doktor Kementerian Agama RI.
Ia berhasil mempertahankan disertasinya yang berjudul Pengembangan Model Pembelajaran Kewirausahaan Berbasis Karakter di Madrasah Aliyah Negeri Kota Pekanbaru, dalam sebuah sidang promosi yang berlangsung secara virtual, Kamis (5/8/21).
Dalam ujian promosi doktor tersebut, Guru Berprestasi tingkat Kota Pekanbaru tahun 2018 tersebut meraih predikat sangat memuaskan dengan nilai disertasi A+ (A Plus).
- Peneliti PFR Bima Kemsaindikti Gelar Diseminasi Penelitian Peran Masyarakat dan Crowdfunding Jurnalistik di Kampus UPBI
- Gelar Diseminasi Hasil Penelitian tentang Crowdfunding Jurnalistik, Solusi Inovatif Tingkatkan Kompetensi Wartawan
- Kelola Limbah Sawit, Mahasiswa KKN UMRI Gelar Pelatihan Pembuatan Briket di Desa Lubuk Garam Bengkalis
“Saya panjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT, karena berhasil lulus ujian terbuka dan meraih gelar doktor dari Kampus UIN Imam Bonjol Padang,” tutur Atikah.
Ibu dua anak ini berharap, hasil penelitiannya dapat bermanfaat bagi pengembangan keilmuan khususnya dalam bidang Pendidikan Islam.
Melalui riset ini, Atikah membuat sebuah model pembelajaran yang dapat digunakan oleh guru yang mengajar kewirausahaan.
“Untuk itu atas nama pribadi saya ucapkan terima kasih seluruh sivitas akademika dan Kepala MAN 1 Pekanbaru, kepada Kemenag Kota Pekanbaru, Kanwil Kemenag Riau, Kemenag RI, seluruh kerabat dan sahabat,” ungkapnya haru.
Promosi doktor yang berlangsung selama dua jam ini dipimpin oleh Rektor UIN Imam Bonjol Padang Prof. Dr Martin Kustati, MPd dan sekretaris Wakil Direktur Pasca Sarjana UIN Imam Bonjol Padang Nurus Shalihin, MSi, PhD. Bertindak sebagai penguji, Prof Dr Mukhaiyar, MPd, Prof Dr Zulmuqim, MA, dan Dr Hadeli, MA, MPd. Sementara hadir sebagai promotor Prof Dr Syafruddin Nurdin, MPd dan Prof Dr Duski Samad, MAg juga puluhan tamu undangan yang menyaksikan ujian terbuka yang digelar secara virtual. -vie
Berita Lainnya
Seratus Tiket Early Bird TEDxMAN Two Pekanbaru Youth Ludes dalam Hitungan Hari, Penjualan Normal Wave Telah Dibuka
Ingin Tembus Perusahaan Multinasional? Intip Tips Alumni Universitas Pertamina
Sulap Minyak Jelantah Jadi Produk Perawatan Sepatu, Mahasiswa UPER Raih Pendanaan P2MW 2026
Bisakah Gempa Ganda seperti di Venezuela Terjadi di Indonesia? Pakar UPER Beri Penjelasan Ilmiahnya
Perkuat Nilai Keberlanjutan di Lingkungan Kampus, UPER Jadi Tuan Rumah SDGs Center Conference 2026
Hemat Biaya Hingga Rp588 Juta, Mahasiswa UPER Hadirkan Teknologi Konstruksi Berbasis Augmented Reality
Seratus Tiket Early Bird TEDxMAN Two Pekanbaru Youth Ludes dalam Hitungan Hari, Penjualan Normal Wave Telah Dibuka
Ingin Tembus Perusahaan Multinasional? Intip Tips Alumni Universitas Pertamina
Sulap Minyak Jelantah Jadi Produk Perawatan Sepatu, Mahasiswa UPER Raih Pendanaan P2MW 2026
Bisakah Gempa Ganda seperti di Venezuela Terjadi di Indonesia? Pakar UPER Beri Penjelasan Ilmiahnya
Perkuat Nilai Keberlanjutan di Lingkungan Kampus, UPER Jadi Tuan Rumah SDGs Center Conference 2026
Hemat Biaya Hingga Rp588 Juta, Mahasiswa UPER Hadirkan Teknologi Konstruksi Berbasis Augmented Reality