PILIHAN
Dewan Minta Masyarakat Waspada Beli Minuman Kaleng Jelang Lebaran
PEKANBARU, Riauin.com - Masyarakat Riau, khususnya Kota Pekanbaru, diminta waspada dalam membeli minuman kaleng jelang perayaan Idul Fitri 1438 Hijriah ini.
Anggota Komisi II DPRD Pekanbaru H Fathullah, Rabu (31/5/17) menjelaskan, jelang hari besar seperti Lebaran, peredaran minuman kaleng tersebut tidak terbendung, dengan era perdagangan bebas saat ini.
Berbagai merek minuman kaleng sudah dipastikan beredar di toko, swalayan bahkan supermarket di Pekanbaru. Karenanya, pihak DPRD menghimbau masyarakat untuk tidak sembarangan membelinya. Apalagi minuman dengan merek yang tak jelas. Sebab, akan menjadi masalah bagi masyarakat jika tidak waspada dalam membelinya.
"Jangan tergoda dengan harga murah. Higienisnya tidak terjamin. Biasanya minuman dari luar. Beli lah minuman yang sudah terjaga dan kualitasnya terjamin," tegas Fathullah.
Dia menjelaskan, biasanya pasokan minuman kaleng yang banyak beredar dengan merek tak jelas, seperti dari Malaysia dan lainnya.
Kepada masyarakat, politisi Gerindra ini meminta, agar masyarakat membeli minuman kaleng, jika minuman itu diimpor dari luar negeri harus tertera kodel ML dan MD. Kode ini tercantum di sisi bawah botol atau di samping kode barcode.
Selain itu, minuman kaleng yang sehat tersebut harus dilengkapi dengan label, tanggal kedaluarsa, alamat produksi dan kode produksi.
Jika masyarakat menemukan minuman kaleng dari luar negeri, tidak ada kode MD dan ML, maka jangan coba-coba untuk membelinya. Sebab minuman tersebut, belum terdaftar izin edarnya di Indonesia.
"Kita pastikan juga minuman ini belum melalui uji laboratorium, untuk layak konsumsi. Jadi itu tadi, pasti kode tersebut. Jika menemukan di pasaran, maka laporkan ke kami atau Disperindag Pekanbaru," tegasnya.(src)
Anggota Komisi II DPRD Pekanbaru H Fathullah, Rabu (31/5/17) menjelaskan, jelang hari besar seperti Lebaran, peredaran minuman kaleng tersebut tidak terbendung, dengan era perdagangan bebas saat ini.
Berbagai merek minuman kaleng sudah dipastikan beredar di toko, swalayan bahkan supermarket di Pekanbaru. Karenanya, pihak DPRD menghimbau masyarakat untuk tidak sembarangan membelinya. Apalagi minuman dengan merek yang tak jelas. Sebab, akan menjadi masalah bagi masyarakat jika tidak waspada dalam membelinya.
"Jangan tergoda dengan harga murah. Higienisnya tidak terjamin. Biasanya minuman dari luar. Beli lah minuman yang sudah terjaga dan kualitasnya terjamin," tegas Fathullah.
Dia menjelaskan, biasanya pasokan minuman kaleng yang banyak beredar dengan merek tak jelas, seperti dari Malaysia dan lainnya.
Kepada masyarakat, politisi Gerindra ini meminta, agar masyarakat membeli minuman kaleng, jika minuman itu diimpor dari luar negeri harus tertera kodel ML dan MD. Kode ini tercantum di sisi bawah botol atau di samping kode barcode.
Selain itu, minuman kaleng yang sehat tersebut harus dilengkapi dengan label, tanggal kedaluarsa, alamat produksi dan kode produksi.
Jika masyarakat menemukan minuman kaleng dari luar negeri, tidak ada kode MD dan ML, maka jangan coba-coba untuk membelinya. Sebab minuman tersebut, belum terdaftar izin edarnya di Indonesia.
"Kita pastikan juga minuman ini belum melalui uji laboratorium, untuk layak konsumsi. Jadi itu tadi, pasti kode tersebut. Jika menemukan di pasaran, maka laporkan ke kami atau Disperindag Pekanbaru," tegasnya.(src)
Berita Lainnya
Sebabkan Penurunan Produktivitas Kerja, PNS Dilarang Main Game Online
Hari Listrik ke-75 di Batam Jadi Berkah Masyarakat Selat Nenek dan Pulau Jaloh
Imbas Corona, Kurs Rupiah Kian Dekati Rp17 Ribu per Dolar AS
Semprot Desinfektan, Wiraland Berupaya Lindungi Penghuni dari Bahaya Covid-19
Pemprov Riau Telah Terima Hasil Evaluasi Pejabat Eselon II dari KASN
Gubri Hadiri Rakor dengan Menteri PPN Bahas RKP Prioritas 2021
Sebabkan Penurunan Produktivitas Kerja, PNS Dilarang Main Game Online
Hari Listrik ke-75 di Batam Jadi Berkah Masyarakat Selat Nenek dan Pulau Jaloh
Imbas Corona, Kurs Rupiah Kian Dekati Rp17 Ribu per Dolar AS
Semprot Desinfektan, Wiraland Berupaya Lindungi Penghuni dari Bahaya Covid-19
Pemprov Riau Telah Terima Hasil Evaluasi Pejabat Eselon II dari KASN
Gubri Hadiri Rakor dengan Menteri PPN Bahas RKP Prioritas 2021