PILIHAN
Nenek di Meranti Ditemukan Meninggal Dunia di Kebun Tebu
SELATPANJANG, Riauin.com - Nenek Inah, warga Jalan Alahair Gang Kenari, Selatpanjang Selatan, Kepulauan Meranti, Riau, ditemukan telah meninggal dunia di kebun tebu milik Sugeng Riady, Selasa 23 Mei 2017, sekira pukul 17.00 WIB.
Kapolsek Tebingtinggi AKP Syafril SH menjelaskan, Jenazah Inah ditemukan oleh Sugeng Riady saat sedang mengambil tebu di kebun sebelah rumahnya untuk dijual. Saat sedang menebang tebu, Sugeng melihat tubuh perempuan dalam kondisi tertelungkup di kebun miliknya.
Melihat hal itu, Sugeng langsung berlari keluar kebun memanggil ibunya Sukatmi, kemudian Sugeng mengabarkan temuannya ke pihak Kepolisian Sektor Tebingtinggi, Resor Kepulauan Meranti.
Tidak lama kemudian, Muis anak Inah yang dikabari oleh Polisi datang ke lokasi. Disela evakuasi jenazah, pihak kepolisian menanyakan apakah Muis menyetujui otopsi terhadap jenazah, namun Muis menyatakan tidak ingin dilakukan otopsi.
Mendengar jawaban Muis, Kanit Intelkam Polsek Tebingtinggi, Dedi Chandra bersama masyarakat setempat langsung membawa jenazah Inah ke rumahnya di Jalan Alahair Gang Kenari, Kelurahan Selatpanjang Selatan, Kecamatan Tebingtinggi.
Dari keterangan anaknya, Inah sejak dua hari terakhir sedang dalam keadaan sakit, namun tetap memaksakan diri ke kebun memetik sayuran.
Korban diduga meninggal dunia karena terjatuh pada Selasa pagi sekira pukul 10.00 WIB. Jenazahnya dikebumikan pada Rabu 24 Mei 2017. (mcr)
Kapolsek Tebingtinggi AKP Syafril SH menjelaskan, Jenazah Inah ditemukan oleh Sugeng Riady saat sedang mengambil tebu di kebun sebelah rumahnya untuk dijual. Saat sedang menebang tebu, Sugeng melihat tubuh perempuan dalam kondisi tertelungkup di kebun miliknya.
Melihat hal itu, Sugeng langsung berlari keluar kebun memanggil ibunya Sukatmi, kemudian Sugeng mengabarkan temuannya ke pihak Kepolisian Sektor Tebingtinggi, Resor Kepulauan Meranti.
Tidak lama kemudian, Muis anak Inah yang dikabari oleh Polisi datang ke lokasi. Disela evakuasi jenazah, pihak kepolisian menanyakan apakah Muis menyetujui otopsi terhadap jenazah, namun Muis menyatakan tidak ingin dilakukan otopsi.
Mendengar jawaban Muis, Kanit Intelkam Polsek Tebingtinggi, Dedi Chandra bersama masyarakat setempat langsung membawa jenazah Inah ke rumahnya di Jalan Alahair Gang Kenari, Kelurahan Selatpanjang Selatan, Kecamatan Tebingtinggi.
Dari keterangan anaknya, Inah sejak dua hari terakhir sedang dalam keadaan sakit, namun tetap memaksakan diri ke kebun memetik sayuran.
Korban diduga meninggal dunia karena terjatuh pada Selasa pagi sekira pukul 10.00 WIB. Jenazahnya dikebumikan pada Rabu 24 Mei 2017. (mcr)
Berita Lainnya
Arus Balik di Pelabuhan Selatpanjang Melonjak Dua Kali Lipat pada H+1 Lebaran
Perayaan Imlek di Meranti, Festival Perang Air Cian Cui Perkuat Pariwisata dan Keberagaman
Festival Perang Air Meranti Masuk Kalender KEN 2026, Digelar 17-22 Februari
Bantan Jadi Jalur Transit Narkoba? Nelayan dan Tokoh Masyarakat Serukan Aksi Tegas
Perempuan Melayu Kabupaten Meranti Gelar Halal Bihalal
Jelang Mudik Lebaran, Satpolairud Polres Meranti Cek Kelayakan Kapal Penumpang
Arus Balik di Pelabuhan Selatpanjang Melonjak Dua Kali Lipat pada H+1 Lebaran
Perayaan Imlek di Meranti, Festival Perang Air Cian Cui Perkuat Pariwisata dan Keberagaman
Festival Perang Air Meranti Masuk Kalender KEN 2026, Digelar 17-22 Februari
Bantan Jadi Jalur Transit Narkoba? Nelayan dan Tokoh Masyarakat Serukan Aksi Tegas
Perempuan Melayu Kabupaten Meranti Gelar Halal Bihalal
Jelang Mudik Lebaran, Satpolairud Polres Meranti Cek Kelayakan Kapal Penumpang