PILIHAN
Tutup MTQ ke 17,Kecamatan Rambah
Bupati Rohul Himbau Warga Aktifkan Kembali Magrib Mengaji
PASIR PENGARAIAN, Riauin.com - Bupati Rokan Hulu(Rohul)H.Suparman S,sos Msi menghimbau kepada seluruh Masyarakat agar menggalakkan kembali Magrib mengaji di masing-masing rumah.Demikian disampaikannya pada Penutupan MTQ ke-17 Kecamatan Rambah senin(22/5)malam di Desa Rambah Tengah Barat.
Disampaikannya,sebagaimana sejak beberapa tahun terakhior ini magrib mengaji di Negeri Seribu suluk ini sudah semakin Pudar,Masyarakat lebih banyak menonton Televisi setelah siap magrib daripada Membaca Alquran,sementara Alqur’n adalah Pedoman hidup bagi Umat Islam.
Sementera julukan Negeri Seribu suluk yang dicanangkan di Rohul ini karena didalamnya cukup banyak jemaah dan Surau Suluk yang Notabenenya orang-orang yang Ilmu Alqur’annya cukup dalam.
Untuk itu agar Tradisi magrib mengaji tidak hilang ditelan Bumi dihimbau kepda seluruh Warga Muslim agar menggalakkan kembali Magrib Mengaji yang waktunya setelah Sholat Magrib menjelang Sholat Isya.
,’’Saya masih ingat diwaktu kecil dulu dimana setiap mendengar azan Magrib kami bersama teman-temang langsung berbondong-bondong ke masdjid dengan membawa Alqur’an dan menyandang kain sarung di leher,namun saat sekarang kebiasaaan seperti itu sudah hilang dan tak ada lagi,’’Kata Suparman.
Sesuai dengan hal tersebut dihimbau kepada seluruh Warga Muslim supaya menggalakkan kembali Magrib Mengaji dirumahnya agar diberi kemuliaan oleh Alloh,’’Alloh akan mengabulkan do’a siapa saja yang meminta,’’terangnya lagi.(ADV/Humas)
Disampaikannya,sebagaimana sejak beberapa tahun terakhior ini magrib mengaji di Negeri Seribu suluk ini sudah semakin Pudar,Masyarakat lebih banyak menonton Televisi setelah siap magrib daripada Membaca Alquran,sementara Alqur’n adalah Pedoman hidup bagi Umat Islam.
Sementera julukan Negeri Seribu suluk yang dicanangkan di Rohul ini karena didalamnya cukup banyak jemaah dan Surau Suluk yang Notabenenya orang-orang yang Ilmu Alqur’annya cukup dalam.
Untuk itu agar Tradisi magrib mengaji tidak hilang ditelan Bumi dihimbau kepda seluruh Warga Muslim agar menggalakkan kembali Magrib Mengaji yang waktunya setelah Sholat Magrib menjelang Sholat Isya.
,’’Saya masih ingat diwaktu kecil dulu dimana setiap mendengar azan Magrib kami bersama teman-temang langsung berbondong-bondong ke masdjid dengan membawa Alqur’an dan menyandang kain sarung di leher,namun saat sekarang kebiasaaan seperti itu sudah hilang dan tak ada lagi,’’Kata Suparman.
Sesuai dengan hal tersebut dihimbau kepada seluruh Warga Muslim supaya menggalakkan kembali Magrib Mengaji dirumahnya agar diberi kemuliaan oleh Alloh,’’Alloh akan mengabulkan do’a siapa saja yang meminta,’’terangnya lagi.(ADV/Humas)
Berita Lainnya
Tim SAR Temukan Lansia yang Hilang di Perkebunan Sawit Rohul
PW KAMMI Riau Salurkan Al-Qur’an dan Sembako ke TPQ Malika Rohul Saat Ramadan
Dugaan Upaya Adu Domba Masyarakat Adat di Rokan Hulu
Setelah Pencarian Panjang, Tim SAR Temukan Jasad Bocah yang Hanyut di Sungai Ngaso Rohul
Seorang Anak Hanyut di Sungai Ngaso Rohul, Tim Basarnas Pekanbaru Masih Lakukan Pencarian
Banjir Rendam Jalan Rohul-Duri hingga Surau Suluk Setinggi 1 Meter, Aktivitas Masyarakat Lumpuh
Tim SAR Temukan Lansia yang Hilang di Perkebunan Sawit Rohul
PW KAMMI Riau Salurkan Al-Qur’an dan Sembako ke TPQ Malika Rohul Saat Ramadan
Dugaan Upaya Adu Domba Masyarakat Adat di Rokan Hulu
Setelah Pencarian Panjang, Tim SAR Temukan Jasad Bocah yang Hanyut di Sungai Ngaso Rohul
Seorang Anak Hanyut di Sungai Ngaso Rohul, Tim Basarnas Pekanbaru Masih Lakukan Pencarian
Banjir Rendam Jalan Rohul-Duri hingga Surau Suluk Setinggi 1 Meter, Aktivitas Masyarakat Lumpuh