Heboh, Duga Bayinya Tertukar Keluarga Laporkan RSUD ke Polisi
RIAUIN.COM - Berawal dari kecurigaan orang tuanya, karena tumbuh rambut tidak wajar, seorang bayi di Sumenep Jawa Timur, diduga tertukar dengan bayi lain di Rumah Sakit Umum Daerah Dokter Mohammad Anwar Sumenep, Madura.
Persoalan ini kini sedang ditangani Polda Jawa Timur, dan orangtua bayi berharap segera ada kepastian.
Anak kedua dari pasangan suami istri, Subroto dan Nurmaningsih ini lahir pada tanggal 13 November 2020.
Kecurigaan tertukarnya bayi ini berawal saat pertama kali menyusui bayi dalam kondisi tanpa rambut. Namun selang tiga hari kemudian, tiba-tiba topi bayi jatuh dan terlihat bayi sudah berambut lebat.
Saat hendak menanyakan hal tersebut ke perawat yang bertugas, tiba-tiba perawat memgambil bayinya dan tidak merespon pertanyaan tersebut, pihak keluarga semakin curiga bahwa bayi tersebut tertukar.
Saat bayi diperbolehkan pulang, pihak rumah sakit memberikan bayi yang berambut lebat, sedang pihak keluarga meyakini bayi yang benar adalah yang tidak berambut, dari kejadian ini, pihak keluarga lalu melaporkan ke Mapolres Sumenep.
Subroto, orang tua bayi, berharap segera ada kepastian dari kejadian atas anaknya, meski sudah dilakukan tes DNA oleh pihak polda, namun pihak keluarga merasa ada kejanggalan, pihak keluarga tidak diperbolehkan melihat bayi tersebut.
"Melihat perbedaan selama dua kali menyusui keraguan saya mulai muncul, saya menolak bayi yang diberikan oleh pihak rumah sakit yang rambutnya gondrong karena pihak keluarga meyakini bayi yang benar tidak berambut dan yang menggunakan topi biru," jelas Subroto.
Hingga berita ini dikeluarkan, pihak RSUD Dokter Mohammad Anwar Sumenep, enggan ditemui. Melalui sambungan telepon, Direktur Utama RSUD menyampaikan kasus tersebut sedang ditangani tim DVI Polda Jawa Timur dengan melakukan tes DNA bayi dan ibunya. - gha
Berita Lainnya
Jasad Pemuda yang Jatuh dari Jembatan Rantau Berangin Kampar Akhirnya Ditemukan
Populasi Buaya Tinggi, Warga Rohil Diminta Waspada Usai Nelayan Tewas Diterkam
Pagar Pembatas Rusak, Harimau Sumatera Terkam Anak Pekerja di Area PBPH-HTI Pelalawan hingga Tewas
Kawasan Padat Penduduk di Jalan Agus Salim Pekanbaru Terbakar, 12 Rumah Kontrakan Hangus
Pasca Serangan Buaya di Rohil, Polisi Minta Warga Hentikan Aktivitas Mandiri di Sungai
Bus Pelangi Hantam Tronton di Tol Pekanbaru–Dumai, Dua Penumpang Tewas
Jasad Pemuda yang Jatuh dari Jembatan Rantau Berangin Kampar Akhirnya Ditemukan
Populasi Buaya Tinggi, Warga Rohil Diminta Waspada Usai Nelayan Tewas Diterkam
Pagar Pembatas Rusak, Harimau Sumatera Terkam Anak Pekerja di Area PBPH-HTI Pelalawan hingga Tewas
Kawasan Padat Penduduk di Jalan Agus Salim Pekanbaru Terbakar, 12 Rumah Kontrakan Hangus
Pasca Serangan Buaya di Rohil, Polisi Minta Warga Hentikan Aktivitas Mandiri di Sungai
Bus Pelangi Hantam Tronton di Tol Pekanbaru–Dumai, Dua Penumpang Tewas