Penadah Emas Ilegal di Telukkuantan Bebas Beraktivitas, Setiap Hari Layani 30 Penambang
RIAUIN.COM - Penadah emas ilegal yang beroperasi di Kelurahan Simpang Tiga, Telukkuantan terpantau masih bebas beraktivitas.
Berdasarkan pantauan, Kamis kemarin (27/8/20) di sebuah rumah papan yang terletak persis di belakang salah satu toko pakaian. Di lokasi, terlihat seorang pemuda tengah melakukan proses pembakaran emas.
Berdasarkan informasi dari masyarakat, penampung emas itu telah beroperasi sejak lama. Penadah diketahui berinisial AT. Dalam beraktifitas, AT dibantu adiknya yang berinisial, BY. BY bertugas sebagai pembakar emas.
AT ketika dikonfrimasi membenarkan hal tersebut. Menurut dia, kegiatan itu telah ia lakoni sejak tahun 2015 lalu. Namun berpindah pindah, tidak di satu tempat saja.
Diakuinya, setiap hari ia setidaknya melayani 30 orang penambang. Penambang ini tersebar dibeberapa wilayah di Kecamatan Kuantan Tengah.
Dalam melakukan aktifitas usahanya, AT juga dibantu oleh tiga anak buahnya. Anak buahnya ini disebarkan di tiga titik.
Kata AT, saat ini transaksi jual beli emas tidak sebanyak pada tahun sebelum 2016 lalu. Dulu, ujarnya, emas di Kuansing ini cukup banyak dihasilkan oleh para penambang.
"Dulu untuk mencari satu kilo saja gampang dalam sehari. Sekarang sudah susah," katanya.
Kendatipun demikian, akunya, aktifitas jual beli emas ilegal ini masih bisa ia pertahankan, meskipun keuntungannya tidak sebanyak tempo dulu.
"Alhamdulillah, cukup untuk makan, dan bayar gaji anak buah, ya sudahlah," katanya.
Sementara itu, Kapolres Kuansing AKBP Hengky Poerwanto ketika dikonfirmasi RiauIn.com, mengaku akan membasmi kegiatan penadah emas ilegal tersebut.
"Saya perintahkan Kasat Reskrim untuk tindaklanjuti," tegas Kapolres.
Namun, hingga tadi malam, AT masih terpantau berkeliaran. Namun menurut informasi, tempat pengolahan emas miliknya sudah dilakukan penggerebekan oleh polisi siang kemarin. - hen
Berita Lainnya
Pusaran Dugaan Rp4,8 Miliar PPPK Kuansing: Suhardiman Amby Disebut Bakal Bernyanyi di KPK, Pintu Masuk Kunci Tersangka Baru
Diserang Isu Dugaan Pungli PPPK, Pj Sekda Kuansing: Punya Bukti, Laporkan!
'Nyanyian' Suhardiman Amby: Siapa Sasaran Tembak Skandal Pungli PPPK Kuansing?
Selesai Bertugas di Pemkab Kuansing, Trian Zulhadi Kembali Mengajar di Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
PBK Sepakati Penyelesaian Lintas Hukum: Adat Jalan, Pidana Lanjut
Sempat Minta Maaf, Polda Sitanggang Kini Sanggah Pamer Tuak di Pacu Jalur
Pusaran Dugaan Rp4,8 Miliar PPPK Kuansing: Suhardiman Amby Disebut Bakal Bernyanyi di KPK, Pintu Masuk Kunci Tersangka Baru
Diserang Isu Dugaan Pungli PPPK, Pj Sekda Kuansing: Punya Bukti, Laporkan!
'Nyanyian' Suhardiman Amby: Siapa Sasaran Tembak Skandal Pungli PPPK Kuansing?
Selesai Bertugas di Pemkab Kuansing, Trian Zulhadi Kembali Mengajar di Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
PBK Sepakati Penyelesaian Lintas Hukum: Adat Jalan, Pidana Lanjut
Sempat Minta Maaf, Polda Sitanggang Kini Sanggah Pamer Tuak di Pacu Jalur