Demo di KPK, Mahasiswa Tuntut Pemerintah Batalkan Pembangunan KIT Pekanbaru
RIAUIN.COM - Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Forum Komunikasi Mahasiswa Nusantara menggelar demonstrasi di depan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Kamis (27/8).
Dalam aksinya, mereka menuntut pemerintah untuk membatalkan pembangunan kawasan industri Tenayan Raya (KIT) di Kota Pekanbaru, Provinsi Riau.
"Untuk itu kami menuntut batalkan Kawasan Industri Tenayan Raya Pekanbaru," ujar koordinator aksi, Riswan Siahaan.
Salah satu alasan mereka, karena proses pembebasan lahan di kawasan tersebut belum rampung seluruhnya. Bahkan DPRD Pekanbaru belum lama ini menggelar rapat mediasi yang melibatkan sejumlah pihak terkait.
"Walikota Pekanbaru bohongi Pemerintah Pusat. Status lahan Kawasan Industri Tenayan (KIT) bermasalah. Sehingga jelas saja, jika pemerintah pusat mengetahui masalah ini, tentu proyek KIT akan dihentikan. Memang seharusnya proyek KIT ini dihentikan, sebab lahan yang akan digunakan KIT pun berada dalam status quo," terang Riswan.
Dia berharap agar para anggota dewan yang dipilih oleh rakyat, bisa membela kepentingan masyarakat luas. "Seyogyanya para anggota DPRD yang dipilih oleh rakyat juga berpihak mengedepankan kepentingan rakyat," harapnya.
Aksi serupa juga terjadi di Pekanbaru. Seribuan mahasiswa dan pemuda menggelar demonstrasi ke Kejaksaan Tinggi Riau, Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru. Mereka long march sambil membentangkan spanduk yang berisi sejumlah tuntutan.
Sebelumnya diberitakan, Pemko Pekanbaru akan melakukan pembebasan lahan seluas 1.500 hektare di KIT sebagai lokasi pembangunan industri hilir minyak sawit mentah.
"Ini pembebasan tahap pertama luasnya 1.500 hektare lebih dari 3.000 hektare di wilayah KIT," kata Wali Kota Pekanbaru Firdaus MT di Pekanbaru, Minggu (26/1). Dikutip dari Antara.
Firdaus mengatakan tindakan pembebasan lahan KIT ini dilakukan setelah ditetapkannya wilayah itu sebagai salah satu kawasan strategis industri nasional beberapa waktu lalu, di mana KIT masuk dalam 14 Kawasan Industri Strategis untuk Pulau Sumatera.
Untuk Provinsi Riau, hanya ada dua daerah yang masuk, yaitu Kota Pekanbaru di Kecamatan Tenayan Raya dan Kabupaten Siak di daerah Tanjung Buton.
Dikatakan Firdaus, dengan dibukanya kawasan itu maka akan menyediakan ratusan ribu lapangan pekerjaan. Sebab, investasi yang bakal ditanam di lahan seluas itu mencapai Rp28 triliun.***
Berita Lainnya
Pejabat Pemko Pekanbaru Diminta Sisir Kerusakan Infrastruktur Pakai Sepeda Motor
Satpol PP Pekanbaru Kerahkan 120 Personel Motoris untuk Tertibkan Balap Liar dan PMKS
Kembangkan Wisata Rumbai Timur, Pemko Pekanbaru Tata Batas Sempadan Lahan Warga
Atasi Hambatan Birokrasi, Pekanbaru Terapkan Layanan PBG Satu Jam Selesai
Kejar Target Nasional 46 Persen, Pemprov Riau Masifkan Cek Kesehatan Gratis
Pemko Pekanbaru Bangun Drainase 1,2 Kilometer untuk Atasi Banjir di Payung Sekaki
Pejabat Pemko Pekanbaru Diminta Sisir Kerusakan Infrastruktur Pakai Sepeda Motor
Satpol PP Pekanbaru Kerahkan 120 Personel Motoris untuk Tertibkan Balap Liar dan PMKS
Kembangkan Wisata Rumbai Timur, Pemko Pekanbaru Tata Batas Sempadan Lahan Warga
Atasi Hambatan Birokrasi, Pekanbaru Terapkan Layanan PBG Satu Jam Selesai
Kejar Target Nasional 46 Persen, Pemprov Riau Masifkan Cek Kesehatan Gratis
Pemko Pekanbaru Bangun Drainase 1,2 Kilometer untuk Atasi Banjir di Payung Sekaki