Ngamen di Lampu Merah, 'Manusia Perak' Ditangkap Satpol PP Pekanbaru
RIAUIN.COM - Keberadaan sejumlah "manusia perak" yang beraksi di lampu merah Kota Pekanbaru dinilai mengganggu ketertiban lalu lintas. Pengamen ini menggunakan trik balutan cat perak pada sekujur tubuh mereka guna menarik perhatian.
Berdasarkan laporan warga tersebut tim Satpol PP turun ke lapangan dan melakukan penertiban. Petugas berhasil mengamankan "manusia perak" tersebut di simpang traffic light Jalan Ahmad Yani dekat RS Santa Maria.
Pelaksana Tugas Kepala Satpol PP Kota Pekanbaru, Burhan Gurning, mengatakan para pengamen yang kebanyakan anak muda ini bukanlah warga Riau. Mereka sengaja didrop oleh kelompok yang diduga terorganisir.
"Setelah kita identifikasi, semuanya bukan warga Riau," ujar Burhan, Kamis (23/7/2020).
Dikatakan, pihaknya melakukan pembinaan kepada para "manusia perak" ini untuk tidak mengamen di jalanan. Mereka mengakui trik menggunakan balutan cat warna perak di sekujur badannya berhasil menarik perhatian pengguna jalan.
"Modus mengamen cara ini sudah dilancarkan di sejumlah kota lain, dan sekarang mulai dicoba di Pekanbaru. Ini yang kita tindak demi menjaga ketertiban kota," kata Burhan Gurning. - tra/pku
Berita Lainnya
Kualitas Udara Pekanbaru Tidak Sehat, Pemko Bagikan Masker dan Minta Bantuan BNPB
Pemko Pekanbaru Tinjau Drainase dan Siapkan Pasar Higienis Bebas Banjir
Disdik Pekanbaru Alokasikan Rp2 Miliar Antisipasi Kebutuhan Mendadak SD dan SMP
Konsentrasi PM2.5 Capai 135 µg/m³, Kabut Asap Selimuti Pekanbaru Sejak Dini Hari
Kasus ISPA di Pekanbaru Melonjak hingga 300 Pasien per Hari Akibat Kabut Asap
Kasus Harian ISPA di Pekanbaru Melonjak Tiga Kali Lipat Akibat Asap Karhutla
Kualitas Udara Pekanbaru Tidak Sehat, Pemko Bagikan Masker dan Minta Bantuan BNPB
Pemko Pekanbaru Tinjau Drainase dan Siapkan Pasar Higienis Bebas Banjir
Disdik Pekanbaru Alokasikan Rp2 Miliar Antisipasi Kebutuhan Mendadak SD dan SMP
Konsentrasi PM2.5 Capai 135 µg/m³, Kabut Asap Selimuti Pekanbaru Sejak Dini Hari
Kasus ISPA di Pekanbaru Melonjak hingga 300 Pasien per Hari Akibat Kabut Asap
Kasus Harian ISPA di Pekanbaru Melonjak Tiga Kali Lipat Akibat Asap Karhutla