Anggota DPRD Inhil Zulhafendi Kecewa, Belum Ada Sejengkal Tanggul Pun Dikerjakan
RIAUIN.COM - Anggota DPRD Indragiri Hilir Zulhafendi menyayangkan hingga hari ini tidak sejengkal pun pembangunan trio tata air terlaksana. Hal ini menurutnya sangat mengecewakan, karena masyarakat sangat berharap kegiatan itu bisa terealisasi.
"Apalagi mengingat musim pasang rob tidak lama lagi akan datang," kata Zulhafendi, Selasa (14/7/2020).
Dikatakan, Pemkab Inhil selalu bangga dengan kelapa. Bahkan baru-baru Inhil kedatangan tamu yang mau berinvestasi pada tanaman kelapa dan turunannya.
"Tapi alangkan naifnya program penyelamatan kebun rakyat yang hampir 100.000 ha tanaman kelapa mengalami TTM, dan belum terealisasikan bahkan belum dimulai," ujar politisi PKS ini.
Menurut Zulhafendi, 100 ribu hektare bukan hal yang sedikit, dan belum tentu dapat diselesaikan dalam satu periode kepemimpinan untuk membangun trio tata air lebih kurang 400 km per tahun anggaran.
"Sementara di tahun 2020 ini kita memiliki target lebih kurang 350 KM. Akan tetapi sampai bulan Juli tidak ada pelaksanaan satu jengkal pun, bagaimana kita bisa nensejahterakan rakyat, sementara kebun-kebun mereka dibiarkan rusak," tukasnya.
Ditambahkan, pekerjaan ini dilakukan secara swakelola oleh instansi terkait dengan bantuan 17 unit alat berat dan 2 unit exavator ampibi. sarana dan prasarananya sudah tersedia.
"Anggaran sudah tersedia, jadi mau apa lagi, tinggal niat mau kerja atau tidak dikerjakan," ujarnya jengkel.
Pria yang pernah menjabat kepala desa ini sangat memahami betapa diperlukannya trio tata air bagi petani kelapa. Itukah sebabnya mengapa ia merasa miris dengan nasib petani. - spt
Berita Lainnya
Sempat Teror Warga Desa Undan Inhil, Buaya Muara Tiga Meter Berhasil Ditangkap
Dua Pekan Teror Hewan Liar di Inhil Berakhir, Tim Gabungan Evakuasi Satu Ekor Monyet Besar
Monyet Liar Resahkan Warga Tembilahan, Pembelajaran Tatap Muka Dihentikan Sementara
Serangan Monyet Liar di Inhil Capai 15 Korban, BKSDA Riau Turun Tangan
Serangan Monyet Liar Resahkan Warga Tembilahan, 10 Orang Terluka
Siswa di Inhil Dialihkan Belajar Daring Setelah Harimau Sumatera Mangsa Ternak dan Masuk Pemukiman
Sempat Teror Warga Desa Undan Inhil, Buaya Muara Tiga Meter Berhasil Ditangkap
Dua Pekan Teror Hewan Liar di Inhil Berakhir, Tim Gabungan Evakuasi Satu Ekor Monyet Besar
Monyet Liar Resahkan Warga Tembilahan, Pembelajaran Tatap Muka Dihentikan Sementara
Serangan Monyet Liar di Inhil Capai 15 Korban, BKSDA Riau Turun Tangan
Serangan Monyet Liar Resahkan Warga Tembilahan, 10 Orang Terluka
Siswa di Inhil Dialihkan Belajar Daring Setelah Harimau Sumatera Mangsa Ternak dan Masuk Pemukiman