PILIHAN
Saat Netanyahu Pidato di Depan Kursi Kosong
25 September 2026
Kasus ISPA Tembus 1.363, Wali Murid di Kuansing Minta PJJ Diperpanjang
20 September 2026
Dumai Canangkan Gerakan Konsumsi Pangan Lokal
DUMAI, Riauin.com - Pemerintah Kota Dumai gelar acara pencanangan gerakan konsumsi pangan lokal, tanam cabe di pekarangan rumah dan sosialisasi gemar makan ikan, Rabu (19/4).
Wali Kota Dumai Zulkifli As mengajak masyarakat untuk menerapkan perilaku konsumsi sagu, ubi jalar dan ubi kayu sebagai pengganti beras serta mendorong makan ikan sebagai satu sumber protein.
"Aneka pangan lokal hasil olahan ikan bisa diperkenalkan di restoran dan hotel di daerah kita," kata walikota.
Selain itu, kepala daerah juga menyebut untuk ketersediaan pangan, sejauh ini terkendala lahan karena sekitar 70 persen lahan di Dumai masuk dalam kawasan hutan, sehingga pengembangan produksi padi tidak optimal.
"Pemerintah juga mendorong kerjasama dengan pelaku usaha untuk penyediaan lahan pertanian pangan bagi masyarakat," kata wali kota.
Ditambahkan, alternatif lain ialah dengan menjadikan pekarangan sebagai satu tempat menanam produk pangan dengan beragam metode bisa diterapkan, baik media tanam tanah atau secara hidroponik.
Sementara, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Dumai Dwi Oristiawan menyatakan, kegiatan ini digelar guna menambah keragaman konsumsi pangan bagi masyarakat, dan konsumsi pangan lokal mesti digalakkan, sembari mengurangi kebiasaan konsumsi pangan non beras.
"Untuk meningkatkan konsumsi makan ikan sebagai satu sumber protein, maka perlu dioptimalkan penggunaan pangan lokal bagi keluarga," sebutnya. (mcr)
Wali Kota Dumai Zulkifli As mengajak masyarakat untuk menerapkan perilaku konsumsi sagu, ubi jalar dan ubi kayu sebagai pengganti beras serta mendorong makan ikan sebagai satu sumber protein.
"Aneka pangan lokal hasil olahan ikan bisa diperkenalkan di restoran dan hotel di daerah kita," kata walikota.
Selain itu, kepala daerah juga menyebut untuk ketersediaan pangan, sejauh ini terkendala lahan karena sekitar 70 persen lahan di Dumai masuk dalam kawasan hutan, sehingga pengembangan produksi padi tidak optimal.
"Pemerintah juga mendorong kerjasama dengan pelaku usaha untuk penyediaan lahan pertanian pangan bagi masyarakat," kata wali kota.
Ditambahkan, alternatif lain ialah dengan menjadikan pekarangan sebagai satu tempat menanam produk pangan dengan beragam metode bisa diterapkan, baik media tanam tanah atau secara hidroponik.
Sementara, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Dumai Dwi Oristiawan menyatakan, kegiatan ini digelar guna menambah keragaman konsumsi pangan bagi masyarakat, dan konsumsi pangan lokal mesti digalakkan, sembari mengurangi kebiasaan konsumsi pangan non beras.
"Untuk meningkatkan konsumsi makan ikan sebagai satu sumber protein, maka perlu dioptimalkan penggunaan pangan lokal bagi keluarga," sebutnya. (mcr)
Berita Lainnya
Kilang Dumai Dipastikan Aman, Pertamina Sampaikan Maaf Atas Kebisingan Saat Start Up Unit
Buntut Keracunan MBG di Dumai, Kepala SPPG Diberhentikan
Pemko Dumai Gratiskan Biaya Perawatan Korban Keracunan MBG dan Evaluasi Penyelenggara
Dapur SPPG Diduga Tak Berstandar, Puluhan Siswa SD di Dumai Dilarikan ke Rumah Sakit Usai Makan MBG
Meninggal di Tengah Pelayaran Selat Rupat, Jenazah ABK MT Pancaran Agility Dievakuasi Tim SAR
Hari Kedua Pencarian, Korban Diduga Diterkam Buaya di Dumai Ditemukan Meninggal
Kilang Dumai Dipastikan Aman, Pertamina Sampaikan Maaf Atas Kebisingan Saat Start Up Unit
Buntut Keracunan MBG di Dumai, Kepala SPPG Diberhentikan
Pemko Dumai Gratiskan Biaya Perawatan Korban Keracunan MBG dan Evaluasi Penyelenggara
Dapur SPPG Diduga Tak Berstandar, Puluhan Siswa SD di Dumai Dilarikan ke Rumah Sakit Usai Makan MBG
Meninggal di Tengah Pelayaran Selat Rupat, Jenazah ABK MT Pancaran Agility Dievakuasi Tim SAR
Hari Kedua Pencarian, Korban Diduga Diterkam Buaya di Dumai Ditemukan Meninggal