PILIHAN
Wajib Jalani Isolasi Mandiri
6 Pembawa Paksa Jenazah PDP dari RS Terindikasi Covid-19
Sempat viral video keluarga yang mengambil paksa jenazah pasien corona di RS Dadi Makassar, Rabu 4 Juni 2020. /Tribunnews
MAKASSAR, RiauIN.com - Enam dari 31 orang pelaku pembawa paksa jenazah pasien dalam pengawasan (PDP) dari rumah sakit rujukan Covid-19 di Makassar, terindikasi Covid-19 setelah menjalani rapid test di aula Mapolrestabes Makassar.
Para pelaku yang hasil tes cepatnya reaktif selanjutnya akan menjalani isolasi mandiri di bawah pengawasan ketat petugas.
Sebelumnya, aparat kepolisian Polrestabes Makassar, berhasil mengamankan sebanyak 31 orang. Para pelaku pembawa paksa jenazah keluarganya dari tiga rumah sakit rujukan covid di Makassar yakni, Rumah Sakit Umum Dadi, Rumah Sakit Labuang Baji dan Rumah Sakit Stella Maris Makassar.
Para pelaku diamankan di beberapa lokasi yang berbeda, berdasarkan rekaman CCTV rumah sakit dan video viral warga yang beredar di media sosial.
Selanjutnya, para pelaku yang terindikasi positif covid-19 akan menjalani isolasi mandiri di bawah pengawasan ketat aparat kepolisian, mengingat para pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif, guna mengungkap alasan para pelaku nekat membawa kabur jenazah keluarganya tanpa mengikuti prosedur dan aturan di rumah sakit.
"Jangan memaksakan kehendak, karena kalau memaksakan yang rugi kita sendiri. Untuk hukuman sekarang kita masih lakukan pemeriksaan untuk menentukan proses hukum lebih lanjut," jelas Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Yudhiawan.
Sebelumnya dalam sepekan terakhir, ada tiga kasus pengambilan paksa jenazah yang diduga dilakukan keluarganya sendiri yang terjadi dibeberapa rumah sakit rujukan covid dimakassar. Kejadian itu sempat viral di media sosial dan disayangkan banyak pihak.(vie)
Sumber : Sumber: Okezone.com /
Berita Lainnya
KPK Buru Sisa Rp1 Miliar Uang Petani Sawit Kuansing, Asisten I Kembali Diperiksa
Perkuat Keandalan Listrik Riau, PLN Ganti CT 150 kV di GI Balai Pungut
OTT Kuansing: Warganet Desak KPK Seret Tersangka Baru di Kasus Suap Jabatan dan Lahan
Perjuangan Sejak Jadi Wabup Terwujud, Proyek Sekolah Rakyat Kuansing Besutan Mukhlisin Capai 82 Persen
Bupati Kuansing Suhardiman Amby Ditahan KPK, Netizen Soroti Pernyataan Lama 'Siapkan Tiang Gantungan'
PLN Nyalakan Harapan, Puluhan Pelajar MTsN 2 Payakumbuh Terima Beasiswa Cahaya Pintar dan Edukasi Bahaya Listrik
KPK Buru Sisa Rp1 Miliar Uang Petani Sawit Kuansing, Asisten I Kembali Diperiksa
Perkuat Keandalan Listrik Riau, PLN Ganti CT 150 kV di GI Balai Pungut
OTT Kuansing: Warganet Desak KPK Seret Tersangka Baru di Kasus Suap Jabatan dan Lahan
Perjuangan Sejak Jadi Wabup Terwujud, Proyek Sekolah Rakyat Kuansing Besutan Mukhlisin Capai 82 Persen
Bupati Kuansing Suhardiman Amby Ditahan KPK, Netizen Soroti Pernyataan Lama 'Siapkan Tiang Gantungan'
PLN Nyalakan Harapan, Puluhan Pelajar MTsN 2 Payakumbuh Terima Beasiswa Cahaya Pintar dan Edukasi Bahaya Listrik