• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
  • Hukrim
  • Nasional
  • Riau
  • Iptek
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pilkada
  • Pendidikan
  • DPRD
    • DPRD Pekanbaru
    • DPRD Riau
    • DPRD Inhil
    • DPRD Inhu
  • More
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Siak
    • Indragiri Hulu
    • Indragiri Hilir
    • Bengkalis
    • Kuantan Singingi
    • Rokan Hilir
    • Rokan Hulu
    • Meranti
    • Dumai
    • Kampar
    • Galeri Foto
    • Video
    • Pemilu
    • Sumbar
    • Kepri
    • Peristiwa
    • Olahraga
    • TNI/Polri
    • Tokoh
    • CSR
    • Advertorial
    • Kesehatan
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Home
  • Politik
  • Hukrim
  • Nasional
  • Riau
  • Iptek
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pilkada
  • Pendidikan
  • DPRD
  • Pekanbaru
  • Pelalawan
  • Siak
  • Indragiri Hulu
  • Indragiri Hilir
  • Bengkalis
  • Kuantan Singingi
  • Rokan Hilir
  • Rokan Hulu
  • Meranti
  • Dumai
  • Kampar
  • Galeri Foto
  • Video
  • Pemilu
  • Sumbar
  • Kepri
  • Peristiwa
  • Olahraga
  • TNI/Polri
  • Tokoh
  • CSR
  • Advertorial
  • Kesehatan
  • DPRD Pekanbaru
  • DPRD Riau
  • DPRD Inhil
  • DPRD Inhu
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN
Langkah Pasti Putra Kuansing di Korps Adhyaksa: Priandi Firdaus Bahar Resmi Jabat Kasidik Kejati Kepri
04 Juni 2026
Cek Kosong dan Dongkolnya Prabowo
04 Juni 2026
Tim Gabungan Bakar 145 Rakit Emas Ilegal di Inuman dan Cerenti
02 Juni 2026
Dukung Ketahanan Pangan, Bhabinkamtibmas Polsek Singingi Hilir Salurkan Bantuan Pupuk ke Kelompok Tani
02 Juni 2026
Gagal Buli BBM, Sapi Pun Jadi
29 Mei 2026

  • Home
  • Riau

Perusahaan Belum Bayar Pesangon

Putusan PN Pekanbaru Diabaikan, Nasib 366 Eks Karyawan PT Ricry Prihatin

Redaksi
Selasa, 19 Mei 2020 07:01:43 WIB
Cetak
Kondisi lokasi eks pabrik karet PT Ricry Pekanbaru kini sudah rata dengan tanah. /net
PEKANBARU, RiauIN.com - Setelah dua tahun di-PHK, nampaknya penderitaan 366 eks karyawan PT Riau Crumb Rubber Factory (Ricry) tak kunjung berkesudahan.  

Kendati putusan Pengadilan Negeri Pekanbaru sudah memenangkan gugatan ratusan karyawan, namun hingga kini pabrik karet yang dulu terletak di pinggir Sungai Siak, Jalan Yos Sudarso, Kecamatan Rumbai, Pekanbaru belum menyelesaikan kewajibannya, membayar pesangon mantan karyaaannya. 

Pihak perusahaan seakan mengabaikan Putusan PN Pekanbaru Nomor 64/PDT/2013/PTR. Karena hingga kini PT Ricry tak kunjung membayar Rp30,8 miliar pesangon eks karyawan yang sudah di-PHK sejak tahun 2018.

Syamsuddin sudah bekerja sejak 2006 hanya bisa berharap, perusahaan tempat dia dulu bekerja dapat membayarkan pesangon mereka. Kondisi sulit apalagi di tengah pandemi Covid-19 saat ini dirinya tak punya penghasilan sama sekali. 

"Kami hanya berharap perusahaan bisa membayar pesangon kami sesuai keputusan PN. Sebagian besar kami yang dipecat ini sekarang tidak punya pekerjaan, bantuan sembako Pemerintah untuk PSBB Covid-19 pun kami tak dapat," keluh Syamsuddin kepada RiauIN.com, kemarin. 

Niat PT Ricry, Syamsuddin melanjutkan, untuk menyelesaikan kewajibannya sepertinya tak bisa diharapkan. Karena itu dirinya dan ratusan mantan karyawan lain bersepakat untuk kembali membawa kasus ini ke ranah hukum. 

Kondisi di lapangan, setelah dua tahun kurang PT Ricry tak beroperasi kini bangunan pabrik karet itu sudah rata dengan tanah. Semua aset milik pabrik habis dijarah warga yang tidak tahu dari mana asalnya. 

"Menurut kabar, tanah bekas pabrik itu sudah disita oleh Bank Mandiri. Sekarang sudah tidak ada lagi security yang menjaga di lokasi itu, karena mereka juga tidak digaji oleh owner," ungkap Yuhendri,  mantan karyawan PT Ricry. 

Syamsuddin maupun Yuhendri mengatakan, 366 karyawan lainnya bersepakat akan menuntut aset pabrik baru PT Ricry yang berada di Simalinyang, Kabupaten Kampar bisa untuk membayar pesangon mereka. 

"Pabrik PT Ricry yang baru di Simalinyang itu juga tidak beroperasi. Kami minta aset-aset di sana bisa untuk melunasi pesangon kami," harapnya. 

Tahun 2019 lalu, Syamsuddin dan rekan-rekannya pernah melaporkan nasib mereka ke DPRD Riau, saat itu Ketua Komisi V, Aherson yang menerima kedatangan eks karyawan PT Ricry berjanji akan menyelesaikan kasus ini. Tapi hingga kini laporan mereka mandek tanpa ada tindak lanjut yang jelas. 

"Meskipun ketua komisinya sudah ganti,  pasti masih ada arsip laporan kami tersimpan di Komisi V DPRD Riau. Apakah kami harus kembali unjuk rasa lagi," keluh Syamsuddin. 

Kondisi di lapangan,  setelah dua tahun kurang PT Ricry tak beroperasi kini bangunan pabrik karet itu sudah rata dengan tanah. Semua aset milik pabrik habis dijarah warga yang tidak tahu dari mana asalnya.(vit) 




[Ikuti Riauin.com Melalui Sosial Media]


Riauin.com

Berita Lainnya

Tim SAR Gabungan Evakuasi Mahasiswa Unri yang Hilang di Waduk Kampus

Sumatera Membara, 24 Titik Panas Terdeteksi Kepung Riau

Sekwan DPRD Riau Evaluasi Pejabat Baru, Penempatan Jabatan Belum Permanen

Legalisasi Tambang Rakyat Kuansing Terkendala Aturan, Biaya Pascatambang Jadi Sorotan Ketua DPRD Riau

Disdik Riau Larang Sekolah Manipulasi Data dan Pungli dalam Penerimaan Murid Baru

Sinergi Pemprov Riau dan Baznas Biayai Rujukan Sembilan Warga Kurang Mampu ke Jakarta

Tim SAR Gabungan Evakuasi Mahasiswa Unri yang Hilang di Waduk Kampus

Sumatera Membara, 24 Titik Panas Terdeteksi Kepung Riau

Sekwan DPRD Riau Evaluasi Pejabat Baru, Penempatan Jabatan Belum Permanen

Legalisasi Tambang Rakyat Kuansing Terkendala Aturan, Biaya Pascatambang Jadi Sorotan Ketua DPRD Riau

Disdik Riau Larang Sekolah Manipulasi Data dan Pungli dalam Penerimaan Murid Baru

Sinergi Pemprov Riau dan Baznas Biayai Rujukan Sembilan Warga Kurang Mampu ke Jakarta

TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Tim Gabungan Bakar 145 Rakit Emas Ilegal di Inuman dan Cerenti
  • 2 Menkeu Purbaya: Ekonomi Kita Kuat, Jangan Percaya 'Ekonom TikTok'!
  • 3 Riau Hari Ini, Potensi Hujan Ringan Lokal Tanpa Peringatan Cuaca Ekstrem
  • 4 PLN Selidiki Gangguan Kelistrikan, Sejumlah Wilayah di Sumbagut Terdampak Padam
  • 5 Guncangan Sesaat Demi Posisi Tawar Sawit yang Lebih Kuat
  • 6 ASN Kuansing Nyambi Bertani, Cuan Rp 31 Juta Modal Dua Jam Sehari
  • 7 Pusat Tolak Cabut Izin PT Wanasari, Humas: Jangan Cari-Cari Kesalahan
  • 8 Dishub Pekanbaru Kerahkan Tiga Regu Patroli Amankan U-Turn
  • 9 Pospera Riau Apresiasi Langkah Polda Riau Pidanakan PT MM
Terkini +INDEKS

Sambut HUT ke-242 Kota Pekanbaru, Walikota Minta Pengusaha Mal Gelar Diskon dan Bazar

05 Juni 2026
Tim SAR Gabungan Evakuasi Mahasiswa Unri yang Hilang di Waduk Kampus
05 Juni 2026
Sumatera Membara, 24 Titik Panas Terdeteksi Kepung Riau
05 Juni 2026
Sekwan DPRD Riau Evaluasi Pejabat Baru, Penempatan Jabatan Belum Permanen
05 Juni 2026
Legalisasi Tambang Rakyat Kuansing Terkendala Aturan, Biaya Pascatambang Jadi Sorotan Ketua DPRD Riau
04 Juni 2026
PHR Gelar RUPST Tahun Buku 2025, Perkuat Kemandirian Energi dan Kinerja Berkelanjutan
04 Juni 2026
Pemko Pekanbaru Siapkan 48 Kegiatan Sosial untuk Warga Jelang Hari Jadi
04 Juni 2026
Pemko Pekanbaru Uji Efisiensi dan Ketepatan Waktu Bus Listrik
04 Juni 2026
BRK Syariah Gandeng Wakaf Warrior, Perluas Pengembangan Wakaf Uang ke Jakarta
04 Juni 2026
Kesaksian Dani M Nursalam, Komitmen Rp 1 Miliar untuk Abdul Wahid Kandas karena OTT
04 Juni 2026

KABUPATEN+INDEKS
  • 1 Pekanbaru
  • 2 Pelalawan
  • 3 Siak
  • 4 Indragiri Hulu
  • 5 Indragiri Hilir
  • 6 Bengkalis
  • 7 Kuantan Singingi
  • 8 Rokan Hilir
  • 9 Rokan Hulu
  • 10 Meranti
  • 11 Dumai
  • 12 Kampar
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Riauin.com ©2015 By Delapa Media Tenologi | All Right Reserved