PILIHAN
Peduli Dampak Covid-19 di Meranti
Wabup Said Hasyim Kunjungi Rumah Warga Tertimpa Pohon dan Pantau Penyaluran Bansos Covid-19
Wabup Kepulauan Meranti H Said Hasyim menyerahkan bantuan kepada warga miskin dan terdampak Covid-19 di Desa Bokor. /HmsKepMeranti
MERANTI, RiauIN.com - Wakil Bupati Kepulauan Meranti H Said Hasyim dan rombongan mengunjungi rumah keluarga Muhammad Fadil, warga Desa Bokor korban rumah hancur tertimpa pohon pada Rabu (13/5/2020) dini hari.
Pada kegiatan tersebut juga dimanfaatkan Wabup memantau penyaluran bansos di Kecamatan Rangsang Barat untuk rumah tangga miskin dan terdampak Covid-19.
Turut hadir dalam rombongan Wabup, Camat Rangsang Barat Ratna Juwita, Kapolsek Rangsang Barat Iptu JA Lubis, Kabag Kesra Meranti Hery Saputra SH, Kabag Humas dan Protokol Meranti Rudi MH, Kabid Program Bappeda Meranti Robert, BPBD Meranti, Kades Bokor Irianto Abdullah, Kades Lemang Herman Umar beserta perangkat.
Pemkab Meranti sangat konsen membantu warganya yang tertimpa bencana, baik kebakaran, sakit keras serta para orang tua tak berdaya. Seperti yang saat ini dilakukan oleh Wakil Bupati Meranti H Said Hasyim dengan mengunjungi rumah Muhammad Fadil salah seorang anggota perangkat Desa warga RT02/RW01, Dusun Cempedak, Desa Bokor. Rumah Fadil hancur sebagian akibat tertimpa pohon besar saat hujan dan angin kencang melanda desa tersebut, sebagian daerah di Kepulauan Meranti pada beberapa hari lalu.
Dari pantauan media dilokasi kejadian, tampak rumah M Fadil yang terbuat dari papan dan beratapkan rumbia setengah hancur tertimpa pohon.
Untung saja tuan rumah ketika itu tidak berada berada di dalam. Fadil saat itu sedang berkunjung ker umah saudara yang berada tak jauh dari lokasi, sehingga tidak ada korban jiwa. Hanya menghancurkan rumah dan beberapa perabotan.
Menyikapi kejadian ini, Wabup Meranti H Said Hasyim menyampaikan rasa prihatin, serta menyalurkan sejumlah bantuan berupa uang tunai, paket sandang pangan, perlengkapan makan, paket Family Kids Rekreasional Traumatik Anak, matras, selimut serta peralatan belajar anak.
Tak hanya itu Wabup Said Hasyim juga menyumbangkan seng sebanyak 4 kodi untuk membangun kembali atap rumah. Bantuan diterima oleh M Fadil disaksikan anggota keluarga lainnya.
Usai menyerahkan bantuan kepada korban bencana selanjutnya Wakil Bupati dan rombongan bergerak menuju Kantor Desa Bokor. Di desa tersebut Wabup menyaksikan penyerahan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa 2020 bagi masyarakat miskin dan terdampak covid-19. Ada sebanyak 186 warga miskin dan terdampak Covid-19.
Pada kesempatan itu Wabup melakukan penyerahan secara simbolis kepada perwakilan warga.
Pada kesempatan itu Kades Bokor Irianto menjelaskan, jumlah warga yang telah penerima Bansos Pemkab sebanyak 366 KK. Saat ini diserahkan BLT yang berasal dari dana desa kepada 186 KK, dan nantinya akan menyusul bantuan dari Kementrian Sosial yang disalurkan melalui Pos Indonesia.
Selain di Desa Bokor, Wabup juga memantau penyaluran Bansos Covid-19 di Desa Lemang. Di lokasi itu ia juga berkesempatan menyerahkan bantuan secara simbolis kepada warga penerima manfaat.
Dari keterangan Kades Lemang Herman Umar, jumlah warga penerima Bansos yang berasal dari Kabupaten sebanyak 72 KK. Untuk saat ini Bantuan Langsung Tunai yang berasal dari dana Desa sebanyak 105 KK. Kemudian dilanjutkan Kamis (14/5/2020) diserahkan bantuan yang berada dari Kementerian Sosial untuk 31 KK warga kurang mampu dan terdampak Covid-19 di wilayahnya.
Menyikapi hal itu, Wabup Meranti H Said Hasyim berharap dari bantuan tersebut meringankan beban rumah tangga miskin dan terdampak Covid-19 di Desa Lemang dan Bokor, Kecamatan Rangsang Barat.
"Gunakan uang ini untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga. Bantuan akan diberikan sampai 3 Bulan kedepan," ujar Wabup.
Namun Wabup mengingatkan kepada masyarakat karena bantuan tersebut hanya bersifat sementara sebagai penopang ekonomi warga ditengah Covid-19 ini.
Untuk itu ia tetap mengimbau kepada warga agar tetap berupaya mengolah semua potensi yang ada seperti memanfaatkan lahan tidur untuk bercocok tanam. Sehingga sedikit banyak dapat membantu memenuhi kebutuhan hidup.
"Karena bantuan ini sifatnya sementara hingga 3 bulan kedepan, saya minta bapak ibu tetap berusaha memanfaatkan potensi yang ada di desa seperti bercocok tanam. Sebab hanya dengan bekerja keras dan kemauan yang tinggi kita dapat berhasil. Di Arab yang merupakan padang pasir bisa tumbuh kurma dan bermacam sayuran, kenapa kita yang memiliki tanah subur tidak dimanfaatkan," ucap Wabup.
Dari pantauan media terlihat penyaluran Bansos bagi masyarakat kurang mampu dan terdampak Covid-19 di Kepulauan Meranti berjalan dengan aman dan lancar.
Penyerahan bantuan langsung dilakukan oleh aparatur desa dibawah pengawasan pihak kepolisian.(adv)
Berita Lainnya
Arus Balik di Pelabuhan Selatpanjang Melonjak Dua Kali Lipat pada H+1 Lebaran
Perayaan Imlek di Meranti, Festival Perang Air Cian Cui Perkuat Pariwisata dan Keberagaman
Festival Perang Air Meranti Masuk Kalender KEN 2026, Digelar 17-22 Februari
Bantan Jadi Jalur Transit Narkoba? Nelayan dan Tokoh Masyarakat Serukan Aksi Tegas
Perempuan Melayu Kabupaten Meranti Gelar Halal Bihalal
Jelang Mudik Lebaran, Satpolairud Polres Meranti Cek Kelayakan Kapal Penumpang
Arus Balik di Pelabuhan Selatpanjang Melonjak Dua Kali Lipat pada H+1 Lebaran
Perayaan Imlek di Meranti, Festival Perang Air Cian Cui Perkuat Pariwisata dan Keberagaman
Festival Perang Air Meranti Masuk Kalender KEN 2026, Digelar 17-22 Februari
Bantan Jadi Jalur Transit Narkoba? Nelayan dan Tokoh Masyarakat Serukan Aksi Tegas
Perempuan Melayu Kabupaten Meranti Gelar Halal Bihalal
Jelang Mudik Lebaran, Satpolairud Polres Meranti Cek Kelayakan Kapal Penumpang