PILIHAN
Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin
10 September 2026
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
08 September 2026
Perkembangan Covid-19
2 Warga Singingi Positif Hasil Rapid Test, Pemkab Minta Masyarakat Tidak Panik
dr Amelia Nasrin. /ist
TELUKKUANTAN, RiauIN- Dua warga Singingi menjalani rapid test dan hasilnya positif. Atas informasi tersebut Pemkab Kuantan Singingi (Kuansing) meminta masyarakat tidak panik dalam menyikapi berita tentang hasil rapid test positif terhadap dua orang di Singingi.
Menurut dr Amelia Nasrin, Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kuansing, rapid test mampu mendeteksi semua virus dan sensitivitasnya hanya 30 persen sampai 70 persen.
"Memang ada dua rapid test positif, dengan hasil tersebut maka statusnya menjadi Pasien Dalam Pengawasan (PDP). Hasil rapid test tidak menunjukkan yang bersangkutan positif Corona," kata Amel, Jumat (24/4/2020) di Telukkuantan, dikutip dari website resmi Pemkab Kuansing, Kuansing.go.id.
Dikatakan, oleh sebab itu pihaknya akan melanjutkan pemeriksaan swab terhadap dua pasien yang memiliki hubungan darah ini.
Adapun kedua pasien yang sebelumnya berstatus ODP tersebut, yakni H (38) dan anaknya NA (8). Keduanya berjenis kelamin laki-laki. Untuk H tidak memiliki gejala, sedangkan NA mengalami demam, sakit tenggorokan dan pucat. Keduanya menjalani isolasi mandiri di rumah.
"Rencananya, Senin pagi akan diambil sampel. Sekarang, tim kita sedang menjemput VTM ke Pekanbaru," ujarnya lagi.
Ditegaskan kembali oleh Amel, masyarakat Kuansing tak perlu panik atas hasil rapid test tersebut. Sebab, belum tentu kedua orang tersebut terjangkit Covid-19.
"Mohon jangan panik. Kalau rapid test positif, bisa juga virus lain. Untuk memastikannya, maka diperlukan swab melalui PCR," ujar Amel.
Senada dengan itu, Asisten III Setdakab Kuansing yang juga jubir Covid-19 Kuansing, Agusmandar, meminta masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan Covid-19.
"Masyarakat tak perlu panik. Yang perlu dilakukan adalah menjaga jarak, tidak berkerumun, rajin cuci tangan dan gunakan masker apabila keluar rumah," ujar Agusmandar.(rls/vie)
Berita Lainnya
Respons Keluhan SPPG, Pemkab Kuansing Ungkap Dasar Penetapan PJJ Mendadak
Pengumuman PJJ Kabut Asap di Kuansing Mendadak, Pengelola SPPG Rugi Puluhan Juta
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
Dua Srikandi ASN Kuansing Meraih Gelar Doktor
Pusaran Dugaan Rp4,8 Miliar PPPK Kuansing: Suhardiman Amby Disebut Bakal Bernyanyi di KPK, Pintu Masuk Kunci Tersangka Baru
Respons Keluhan SPPG, Pemkab Kuansing Ungkap Dasar Penetapan PJJ Mendadak
Pengumuman PJJ Kabut Asap di Kuansing Mendadak, Pengelola SPPG Rugi Puluhan Juta
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
Dua Srikandi ASN Kuansing Meraih Gelar Doktor
Pusaran Dugaan Rp4,8 Miliar PPPK Kuansing: Suhardiman Amby Disebut Bakal Bernyanyi di KPK, Pintu Masuk Kunci Tersangka Baru