PILIHAN
Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin
10 September 2026
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
08 September 2026
Covid-19
Gubri Kecewa Kepala Daerah Tolak PSBB
Syamsuar. /net
PEKANBARU, RiauIN - Provinsi Riau saat ini telah berada di posisi ke-9 terbesar penyebaran virus corona (Covid-19) di Indonesia. Kondisi ini berisiko akan lebih luas lagi berdampak terhadap seluruh masyarakat yang tidak mematuhi protokol kesehatan Covid-19.
Untuk itu, Gubernur Riau Syamsuar, meminta kepada seluruh kepala daerah untuk menetapkan status Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) mengikuti jejak Kota Pekanbaru. Dan jangan ada lagi kepala daerah yang mementingkan diri sendiri daripada masyarakat luas.
“Saya kecewa kalau ada kepala daerah yang menolak PSBB. Kita ini harus menyelamatkan masyarakat kita. Sebenarnya kalau sayang dengan rakyat, bagaimana mendahulukan kepentingan rakyat dan keselamatan rakyat,†ujar Gubri, Rabu (22/4), usai mengadakan rapat bersama Bappenas.
“Tadi diminta Bappenas, Riau ini berisiko tinggi dan masuk zona merah. Kita ini masuk peringkat 9 terbesar penyebaran Covid-19 di Tanah Air. Sekarang ini Pekanbaru, Dumai dan Kampar masuk zona merah. Sebentar lagi Pelalawan masuk zona merah, tidak perlu menunggu lagi,†tegas Gubri.
Dijelaskan Gubri, untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, tidak ada jalan lain selain menetapkan status PSBB. Jangan sampai terjadi kasus penyebaran di daerah terjangkit, masuk ke daerah yang belum terjangkit, dan semakin banyak masyarakat yang terdampak Covid-19, akibat kontak dengan orang yang terjangkit.
“Apakah kita menunggu banyak yang meninggal, kita ingin memutus mata rantainya. Riau ini punya resiko tinggi mari kita bersatu melawan covid ini. Kiranya terbuka hati nurani kepala daerah dapat melaksanakan PSBB,†harap Gubri.
“Daerah-daerah seperti Pelalawan, Siak, Bengkalis, Kampar. Mudah-mudahan terbuka ijabnya untuk menyelamatkan masyarakat dari virus Corona ini. Yang tahu kita selama ini, kita hanya aman, transmisi lokal. Tapi apa yang terjadi sekarang tidak bisa kita hindari, kalau virus sudah menyebar kepada masyarakat,†tegas Gubri lagi.(nal)
Berita Lainnya
Ketua DPRD Riau Terima Aspirasi KSPSI, Soroti 8 Isu Krusial dalam RUU Perlindungan Ketenagakerjaan
Puluhan Dapur Program MBG di Riau Dibekukan BGN, Rohil Terbanyak
Bupati Rohil Serahkan Dokumen Dukungan Pembentukan Provinsi Riau Pesisir
Pemprov Riau Rekayasa Lalu Lintas Jelang Pemeliharaan Jembatan Siak I dan III
Puluhan Hektare Lahan di Riau Terbakar, Pemadaman di Inhu Tembus Dua Pekan
Titik Api Karhutla Meluas, Satgas Udara Intensifkan Pemadaman di Daerah Sulit Terjangkau
Ketua DPRD Riau Terima Aspirasi KSPSI, Soroti 8 Isu Krusial dalam RUU Perlindungan Ketenagakerjaan
Puluhan Dapur Program MBG di Riau Dibekukan BGN, Rohil Terbanyak
Bupati Rohil Serahkan Dokumen Dukungan Pembentukan Provinsi Riau Pesisir
Pemprov Riau Rekayasa Lalu Lintas Jelang Pemeliharaan Jembatan Siak I dan III
Puluhan Hektare Lahan di Riau Terbakar, Pemadaman di Inhu Tembus Dua Pekan
Titik Api Karhutla Meluas, Satgas Udara Intensifkan Pemadaman di Daerah Sulit Terjangkau