PILIHAN
Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin
10 September 2026
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
08 September 2026
Warga Pekanbaru Pertanyakan Bantuan PSBB: Mana Janjinya Pak Wali
Warga miskin terdampak Corona menerima bantuan.(f:int).
PEKANBARU, Riauin.com - Sejumlah warga Pekanbaru mempertanyakan bantuan sebesar Rp300 ribu per jiwa untuk masyarakat miskin, dampak pemberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Mereka menagih janji yang pernah disampaikan Walikota Pekanbaru H Firdaus itu.
"Mana janjinya Pak Wali, kami warga miskin belum ada menerima bantuan Rp300 ribu itu. Sudah 3 hari saya tak jualan akibat pemberlakukan PSBB ini," kata Anto, pedangan keliling di Pasar Kaget di Pekanbaru yang tinggal di Jalan Tuah Karya kepada Riauin.com, Munggu (19/4).
Minah, warga Purwodadi yang sehari-hari menjual gorengan juga mempertanyakan hal yang sama. Dia mengaku penjualan menurun drastis sejak PSBB diberlakukan di Pekanbaru.
"Saya mulai dagang sore sampai malam. Jam 8 kedai-kedai sudah banyak yang tutup di Panam sejak PSBB ini. Polisi razia sepanjang jalan, orang takut keluar. Dagangan saya sepi pembeli, padahal hasil jualan itu untuk makan sekeluarga," ujarnya.
Dia berharap bantuan yang dijanjikan Walikota Pekanbaru itu bisa diterimanya untuk membantu membeli kebutuhan harian.
"Sampai sekarang tak pernah pihak RT atau RW yang mendata saya, begitu juga warga lainnya di sekitar rumah saya. Apa benar ada bantuan itu?," ujarnya.
Seperti diberitakan, sekitar 40 ribu warga Kota Pekanbaru akan mendapatkan bantuan dari pemerintah selama penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) untuk mencegah penyebaran Covid-19.
Walikota Pekanbaru Firdaus dalam keterangan pers, Minggu (12/4), menjelaskan, bantuan akan diberikan kepada warga miskin dan warga yang rentan menjadi miskin akibat wabah selama tiga bulan setelah Menteri Kesehatan menyetujui permohonan Pemko Pekanbaru untuk menerapkan PSBB.
"Masyarakat miskin, rawan miskin, dan rawan terdampak PSBB. Jumlah yang didata sekitar 39 ribu sampai 40 ribu di Kota Pekanbaru saat ini," kata Firdaus.
Adapun bantuan yang diberikan berupa bahan pangan pokok yang akan disalurkan kepada warga terdampak menjelang bulan Ramadhan. Selain itu, pemerintah kota menyiapkan bantuan yang akan disalurkan setiap bulan.
Kata Firdaus, Pemerintah Provinsi Riau menyiapkan pemberian bantuan senilai Rp300 ribu per kepala keluarga (KK) untuk warga yang terdampak wabah.
"Tentu kita ngikut provinsi Rp300 ribu per KK per bulan. Penerimanya nanti mesti diatur agar jangan tumpang tindih," ujarnya.
Pemerintah Kota Pekanbaru mengusulkan penerapan PSBB selama tiga bulan ke Menteri Kesehatan karena melihat tren peningkatan kasus infeksi virus corona (Covid-19).
"Karena eskalasi penyebaran Covid-19 semakin tinggi tapi tidak diikuti pemahaman, kesadaran masyarakat kita tentang bahaya Covid-19 ini," kata Firdaus.(nal)
Berita Lainnya
Pasien Akibat Kabut Asap di Pekanbaru Melonjak hingga 300 Orang Tiap Hari
Satpol PP Pekanbaru Instruksikan Pembongkaran Mandiri 17 Lapak Liar di Jalan Air Hitam
Wajah Baru Monumen F-16 Lanud Roesmin Nurjadin, Ada Ilustrasi Arjuna Memanah di Ekor Pesawat
Mendagri Serahkan Penghargaan Lingkungan IMT-GT ke Wakil Walikota Pekanbaru
Satu Bulan Sebelum Tenggat, Pemko Pekanbaru Sterilkan Kabel Jaringan Ronggo Warsito Demi Keselamatan
Banggar DPRD Pekanbaru Sisir Anggaran Perbaikan Belasan Kelas Rusak di KUA-PPAS 2027
Pasien Akibat Kabut Asap di Pekanbaru Melonjak hingga 300 Orang Tiap Hari
Satpol PP Pekanbaru Instruksikan Pembongkaran Mandiri 17 Lapak Liar di Jalan Air Hitam
Wajah Baru Monumen F-16 Lanud Roesmin Nurjadin, Ada Ilustrasi Arjuna Memanah di Ekor Pesawat
Mendagri Serahkan Penghargaan Lingkungan IMT-GT ke Wakil Walikota Pekanbaru
Satu Bulan Sebelum Tenggat, Pemko Pekanbaru Sterilkan Kabel Jaringan Ronggo Warsito Demi Keselamatan
Banggar DPRD Pekanbaru Sisir Anggaran Perbaikan Belasan Kelas Rusak di KUA-PPAS 2027