PILIHAN
Sempat Dibawa Pulang, Jenazah di Siak Ini Dimakamkan Sesuai Protokol Kesehatan Covid-19
Benny Chaeruddin
SIAK, Riauin.com - Seorang jenazah warga Perumnas Kampung Rempak, Kecamatan Siak, Kabupaten Siak, terpaksa dijemput kembali oleh pihak RSUD Tengku Rafian untuk dimakamkan sesuai protokol kesehatan COVID-19.
"Pasien yang sudah sampai di rumah kita putuskan untuk dijemput kembali untuk diproses sebagai jenazah COVID-19," kata Direktur RSUD Tengku Rafian Siak, dr. Benny Chaeruddin dalam keterangannya di Siak, Minggu (12/4), dirilis Antara.
Dia menjelaskan, jenazah tersebut sesuai hasil rapid test positif COVID-19. Itu dilakukan setelah yang bersangkutan meninggal dunia pada Sabtu malam (11/04) pukul 19.20 WIB. Rapid test dilakukan setelah diperoleh informasi bahwa keluarga pasien yakni istrinya pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit.
Benny menceritakan pada Sabtu sore pasien datang dengan kondisi lemah dan kesadaran menurun.Pada pukul 18.45 WIB terjadi penurunan kesadaran, kondisi memburuk hingga pasien berhenti bernafas.
Pihak RSUD selanjutnya melakukan pertolongan pompa jantung dan bantu nafas selama 35 menit. Pada pukul 19.20 WIB karena tidak ada respon, pasien dinyatakan meninggal dan sudah sempat ambil sampel darah untuk diperiksa laboratorium.
Sudah juga diperiksa bagian parunya dan ditemukan suara nafas tidak normal serta ada cairan banyak menandakan adanya peradangan. Tapi ketika ditanyakan kepada keluarga adakah riwayat kontak dengan positif COVID-19 maupun perjalanan, informasi diberikan keluarga menyatakan pasien tidak pernah kemanapun.
Keluarga langsung minta jenazah dibawa pulang meskipun prosedurnya pasien meninggal tidak boleh diambil dalam dua jam. Akan tetapi keluarga minta segera dibawa pulang dengan membuat pernyataan di mana hasil laboratorium belum keluar.
Kemudian pada pukul 19.45 WIB, lanjut Benny, pihak RSUD mendapatkan informasi dari Puskesmas Siak bahwa ternyata istri pasien baru pulang 19 Maret lalu dari Sumatera Barat. Ditambah pada 14 Maret istri pasien ada reuni bersama teman sekolahnya yang berasal dari Jakarta dan sebagainya.
"Kita hubungi lagi keluarga akhirnya anak pasien mengaku ibunya baru dari luar kota. Karena kita sudah punya sampel darah, kita konsultasi dengan spesialis paru dan akhirnya diputuskan untuk melakukan rapid tes dan hasilnya positif COVID-19," sebutnya.
Oleh karena itu, kata dia, pasien tersebut harus diselesaikan dengan cepat untuk dijemput kembali. Pihak RSUD didampingi TNI-Polri mendatangi rumah dan membicarakan hal itu untuk kemudian dimakamkan di Pemakaman Umum Suak Santai dengan protokol kesehatan COVID-19.
"Pasien dianggap sebagai Pasien Dalam Pengawasan COVID-19, tentunya prosedur penanganan pasien ini COVID-19. Prosedur pemakamannya dengan protokol kesehatan COVID-19, tapi kita sudah
ambil swab tenggorokan dan hidung untuk kirim ke Jakarta. Mudah-mudahan dalam satu Minggu hasilnya keluar dan negatif, karena rapid tes yang positif itu bisa saja hasilnya lain," tutupnya.(nal)
Berita Lainnya
Produk UMKM Siak Resmi Masuk Indomaret, Afni: Investasi Harus Berdampak bagi Pelaku Usaha Lokal
Produk UMKM Siak Resmi Masuk Indomaret, Afni: Investasi Harus Berdampak bagi Pelaku Usaha Lokal
Pemkab Siak Bangun Rumah Singgah Gratis bagi Pasien Tidak Mampu, Target Rampung Setahun
Bupati Siak Afni Minta Kafilah Tampil Maksimal dan Harumkan Nama Daerah di MTQ Riau
Di Tengah Tekanan Fiskal, Pemkab Siak Cairkan Gaji ke-13 ASN dan PPPK Senilai Rp41 Miliar
Bupati Siak Buka CFD ke-40 Tualang, 101 UMKM Ramaikan Perawang
Produk UMKM Siak Resmi Masuk Indomaret, Afni: Investasi Harus Berdampak bagi Pelaku Usaha Lokal
Produk UMKM Siak Resmi Masuk Indomaret, Afni: Investasi Harus Berdampak bagi Pelaku Usaha Lokal
Pemkab Siak Bangun Rumah Singgah Gratis bagi Pasien Tidak Mampu, Target Rampung Setahun
Bupati Siak Afni Minta Kafilah Tampil Maksimal dan Harumkan Nama Daerah di MTQ Riau
Di Tengah Tekanan Fiskal, Pemkab Siak Cairkan Gaji ke-13 ASN dan PPPK Senilai Rp41 Miliar
Bupati Siak Buka CFD ke-40 Tualang, 101 UMKM Ramaikan Perawang