PILIHAN
Pemdes Penyagun Komit Entaskan Kemiskinan Warga
MERANTI, riauin.com-- Program pemerintah untuk mengentasan kemiskinan di desa menjadi prioritas kerja aparatur Pemerintah Desa Penyagun, Kecamatan Rangsang. Mensejahterakan warga untuk mengurangi angka kemiskinan, pengangguran dan membiasakan pola hidup bersih adalah program utama Pemdes Penyagun.
Saat ini Pemdes Penyagun bergiat untuk menjalankan program dari pemerintah pusat dengan menggunakan bantuan dana desa. Hal itu dikatakan Kades Penyagun, Muhammad Nor, Sabtu (4/4/2020).
"Dana desa tahun ink kita gunakan untuk beberapa kegiatan dengan tujuan untuk kesejahterakan masyarakat desa. Dengan membantu warga kurang mampu sesuai dengan keahliannya, " kata Kades.
Tahun ini bantuan diberikan kepada 6 warga Penyagun yang keseharian bekerja sebagai penangkap ikan. Bantuan berupa jaring sebanyak 40 keping yang sudah diserahkan langsung ke warga.
"Selain itu dana tersebut dialokasikan untuk pembangunan MCK, diberikan kepada warga yang rumahnya belum memiliki fasilitas WC. Ini akan dibangunkan di rumah warga tujuannya untuk menjaga kesehatan mereka, " jelas Kades.
Selama ini masyarakat masih buang hajat disembarang tempat, seperti di kebun dan tanah kosong. Karena itu Pemdes mengalokasikan membangun 50 unit WC di rumah warga.
"Bantuan kita berikan kepada 50 KK berupa kloset, pasir 1 gerobak, semen 3 sak, pipa dan alat2 lainnya. Sehingga kedepan warga bisa menerapkan pola hidup bersih dan sehat, " harap Kades.
Hingga sekarang, lanjut Kades sudah 170 rumah yang dibangunkan MCK, hanya tinggal 20 rumah lagi masih belum dapat bantuan Pemdes.
Ada juga bantuan usaha kecil berupa 10 warung berula seng sebanyak satu kodi. "Sedangkan pada sektor perkebunan kita siapkan bantuan papan pagar sebanyak 10 orang dan tiap satu orang mendapat bantuan papan sebanyak 2 kubik," jelasnya.
"Saya berharap tahun depan Desa Penyagun sudah bebas buang air sembarangan," ujarnya. (syh)
Saat ini Pemdes Penyagun bergiat untuk menjalankan program dari pemerintah pusat dengan menggunakan bantuan dana desa. Hal itu dikatakan Kades Penyagun, Muhammad Nor, Sabtu (4/4/2020).
"Dana desa tahun ink kita gunakan untuk beberapa kegiatan dengan tujuan untuk kesejahterakan masyarakat desa. Dengan membantu warga kurang mampu sesuai dengan keahliannya, " kata Kades.
Tahun ini bantuan diberikan kepada 6 warga Penyagun yang keseharian bekerja sebagai penangkap ikan. Bantuan berupa jaring sebanyak 40 keping yang sudah diserahkan langsung ke warga.
"Selain itu dana tersebut dialokasikan untuk pembangunan MCK, diberikan kepada warga yang rumahnya belum memiliki fasilitas WC. Ini akan dibangunkan di rumah warga tujuannya untuk menjaga kesehatan mereka, " jelas Kades.
Selama ini masyarakat masih buang hajat disembarang tempat, seperti di kebun dan tanah kosong. Karena itu Pemdes mengalokasikan membangun 50 unit WC di rumah warga.
"Bantuan kita berikan kepada 50 KK berupa kloset, pasir 1 gerobak, semen 3 sak, pipa dan alat2 lainnya. Sehingga kedepan warga bisa menerapkan pola hidup bersih dan sehat, " harap Kades.
Hingga sekarang, lanjut Kades sudah 170 rumah yang dibangunkan MCK, hanya tinggal 20 rumah lagi masih belum dapat bantuan Pemdes.
Ada juga bantuan usaha kecil berupa 10 warung berula seng sebanyak satu kodi. "Sedangkan pada sektor perkebunan kita siapkan bantuan papan pagar sebanyak 10 orang dan tiap satu orang mendapat bantuan papan sebanyak 2 kubik," jelasnya.
"Saya berharap tahun depan Desa Penyagun sudah bebas buang air sembarangan," ujarnya. (syh)
Berita Lainnya
Arus Balik di Pelabuhan Selatpanjang Melonjak Dua Kali Lipat pada H+1 Lebaran
Perayaan Imlek di Meranti, Festival Perang Air Cian Cui Perkuat Pariwisata dan Keberagaman
Festival Perang Air Meranti Masuk Kalender KEN 2026, Digelar 17-22 Februari
Bantan Jadi Jalur Transit Narkoba? Nelayan dan Tokoh Masyarakat Serukan Aksi Tegas
Perempuan Melayu Kabupaten Meranti Gelar Halal Bihalal
Jelang Mudik Lebaran, Satpolairud Polres Meranti Cek Kelayakan Kapal Penumpang
Arus Balik di Pelabuhan Selatpanjang Melonjak Dua Kali Lipat pada H+1 Lebaran
Perayaan Imlek di Meranti, Festival Perang Air Cian Cui Perkuat Pariwisata dan Keberagaman
Festival Perang Air Meranti Masuk Kalender KEN 2026, Digelar 17-22 Februari
Bantan Jadi Jalur Transit Narkoba? Nelayan dan Tokoh Masyarakat Serukan Aksi Tegas
Perempuan Melayu Kabupaten Meranti Gelar Halal Bihalal
Jelang Mudik Lebaran, Satpolairud Polres Meranti Cek Kelayakan Kapal Penumpang