• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
  • Hukrim
  • Nasional
  • Riau
  • Iptek
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pilkada
  • Pendidikan
  • DPRD
    • DPRD Pekanbaru
    • DPRD Riau
    • DPRD Inhil
    • DPRD Inhu
  • More
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Siak
    • Indragiri Hulu
    • Indragiri Hilir
    • Bengkalis
    • Kuantan Singingi
    • Rokan Hilir
    • Rokan Hulu
    • Meranti
    • Dumai
    • Kampar
    • Galeri Foto
    • Video
    • Pemilu
    • Sumbar
    • Kepri
    • Peristiwa
    • Olahraga
    • TNI/Polri
    • Tokoh
    • CSR
    • Advertorial
    • Kesehatan
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Home
  • Politik
  • Hukrim
  • Nasional
  • Riau
  • Iptek
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pilkada
  • Pendidikan
  • DPRD
  • Pekanbaru
  • Pelalawan
  • Siak
  • Indragiri Hulu
  • Indragiri Hilir
  • Bengkalis
  • Kuantan Singingi
  • Rokan Hilir
  • Rokan Hulu
  • Meranti
  • Dumai
  • Kampar
  • Galeri Foto
  • Video
  • Pemilu
  • Sumbar
  • Kepri
  • Peristiwa
  • Olahraga
  • TNI/Polri
  • Tokoh
  • CSR
  • Advertorial
  • Kesehatan
  • DPRD Pekanbaru
  • DPRD Riau
  • DPRD Inhil
  • DPRD Inhu
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN
Pesta Pacu Jalur Berakhir, Warga Teluk Kuantan Dikepung Sampah
24 Agustus 2026
Buntu di Perbatasan: Mengapa Sungai Kuantan Gagal Dipulihkan
24 Agustus 2026
Sengit di Empat Besar: Siapa Melenggang ke Grand Final?
23 Agustus 2026
Penentuan Jawara Sejati Tepian Narosa: Bintang Emas Cahaya Intan vs Alam Cahayo Tuah Nagoghi
23 Agustus 2026
Pacu Jalur 2026: 7 Jalur Amankan Tiket Perempat Final, Bintang Emas Cahaya Intan Melaju via Bye
23 Agustus 2026

  • Home
  • Meranti

Abdul Manan mendorong Pemkab Meranti peka terhadap Hutan Gambut dan produksi Sentral Sagu

Redaksi
Ahad, 15 Maret 2020 16:37:37 WIB
Cetak

Riauin.com - Festival Sagu Nusantara mengusung tema Urun Rembuk Konsolidasi dan Silaturahmi Pemangku Kepentingan dalam Melestarikan Peradaban Ekologi Sagu Pada Hutan Gambut Demi Keberlanjutan, Kemandirian dan Kesejahteraan Masyarakat ditaja oleh Masyarakat Sungai Tohor bersama Sekolah Ekologi Indonesia bertempat di halaman sanggar seni desa Sungai tohor Kecamatan Tebing tinggi timur Kabupatan Kepulauan Meranti provinsi Riau, Sabtu (14/3).

Festival Sagu Nusantara sebagai icon Masyarakat Sungai Tohor mendapat dukungan dan semangat kebersamaan dari pemerintah kecamatan dan desa Sungai tohor sebagai bentuk kepedulian berkelanjutan terhadap ekologi yang berdampak kepada pelestarian hutan gambut dan potensi komoditas sagu untuk kesejahteran ekonomi masyarakat Sungai tohor.

Abdul manan selaku ketua panitia pelaksana mengatakan kepada Riauin COM, kegiatan ini bukan hanya sebatas serimonial saja namun ada goal ending untuk mendorong keseriusan pemerintah daerah untuk melakukan rembuk konsolidasi bersama kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kementerian Koperasi dan UMKM beserta Aktifis Lingkungan, Akedimisi dan praktisi lingkungan dari berbagai organisasi.

"Festival Sagu Nusantara berperan aktif dalam mensukseskan kegiatan ini tidak terlepas dari swadaya masyarakat Sungai tohor baik itu kontribusi dana, tenaga dan fikiran," kata Abdul Manan

Dikatakan Abdul Manan kita mendorong pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti untuk lebih peka terhadap kepedulian Hutan Gambut dan produksi Sentral Sagu Terpadu yang dikelola satu pintu oleh Koperasi berbasis pemberdayaan masyakarat.

"Sentral Sagu Terpadu sebagai pusat produksi Sagu dengan kualitas terbaik nantinya diharapkan bisa meningkatkan pendapatan dua kali lipat bagi masyarakat, dengan adanya Sentral Sagu Terpadu juga bisa membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat Sungai tohor," terang encik Manan sapaan akrap Abdul Manan.

Termasuk Kilang Sagu, sambung Encik Manan, 14 kilang sagu yang tergabung di Sentral Sagu Nusantara bukan hanya memproduksi bahan baku sagu namun produksinya bisa ditingkatkan menjadi tepung sagu berkulitas yang layak di ekspor ke luar negeri seperti Malaysia dan Jepang dengan harga yang lebih tinggi.

Menurut Encik Manan Produksi tepung sagu dengan turunan varian seperti mie sagu, kerupuk sagu, gula sagu dan 300 jenis makanan yang dikelola langsung oleh Koperasi berbasis masyarakat tentunya meningkatkan kemandirian dan kesejahteraan Masyarakat.

"Ya, semua ini butuh kerjasama dan keseriusan Pemerintahan Daerah, makanya kita undang langsung Kementerian Koperasi untuk memfasilitasi pemasaran produk Sagu kita. Pangsa pasar kita harapkan Nasional sampai ke luar negeri," harap Encik Manan yang pernah menjadi Narasumber Restorasi Gambut di Paris.

Kendati demikian Encik Manan menjelaskan untuk pemasaran kita masih terkendala dengan ongkos harga pengiriman yang masih mahal, kita inginkan Kementerian Koperasi dan UMKM bisa menjadi solusi untuk memfasilitasinya.

Sisi lain selain produksi Sagu, Ridwan Aktifis Lingkungan putra kelahiran Sungai tohor yang pernah menjadi Narasumber di Jepang ini mengatakan bersama LSM Ekonomi Kreatif Andalan (EKA) sudah melakukan penanaman 1000 kayu alam tahun 2019 untuk mempertahanakan keseimbangan lingkungan.

"Untuk meningkatkan kepedulian masyarakat khususnya pemuda terhadap Lingkungan kami bekerjasama dengan Sekolah Ekologi Indonesia untuk mengedukasi betapa pentingnya menjaga keseimbangan lingkungan," kata Ridwan

Disini kita dibantu sama Tarmizi Alba dari Sekolah Ekologi Indonesia, kata Ridwan, bersinergi dengan LSM EKA untuk mengedukasi menjaga Hutan Gambut. Menurut hasil Riset Ridwan yang pernah dipresentasikannya di Negara Bambung kuning tahun lalu, Hutan Alam harus dilestarikan jika terbakar maka tidak akan ada habitat semula yang akan tumbuh lagi.

"Riset yang saya sampaikan di Forum Internasional di Jepang dihadiri 12 Negara, Hutan yang sudah terbakar akan ditumbuhi oleh semak belukar dan tidak akan tumbuh lagi kayu Alam yang sudah hidup puluhan tahun lalu," jelas Ridwan.

Jika tidak kita tanam kembali, terang Ridwan, Kayu Alam yang hidup 30-40 tahun tidak akan tumbuh kembali. Padahal pohon memproduksi oksigen sebagai kebutuhan kehidupan manusia.

Ridwan menekankan, kebakaran hutan atau penebangan hutan liar (illegal Loging) jika tidak diperbaiki dan ditanam kembali akan berdampak terhadap keseimbangan kehidupan bukan hanya bagi manusia juga kepada tumbuhan dan hewan lainnya.

"Kerusakan Hutan akibat ulah tangan manusia dan korporasi, Hutan alam tidak bisa memperabaiki dan mempertahankan habitatnya semula tanpa ada penanaman dan perawatan dari manusia. Campur tangan manusia harus peduli untuk melestarikan kembali hutan alam," tegasnya.

Begitu juga penanaman sagu, kata Ridwan, tidak bisa hanya monokultural jenis pohon sagu atau sawit saja. Butuh keseimbangan adanya jenis pohon kayu alam dilokasi penanaman sagu.

Menurut riset Ridwan yang diakui oleh 12 negara itu, saat curat hujan lebat kayu alam menyerap air sebanyak banyaknya. Kemudian ketika musim kemarau panjang tanaman sagu membutuhkan suplay air yang banyak diserap dari pohon kayu alam.

Pohon kayu alam inilah yang mempertahankan keseimbangan dan kelembaban tanah gambut, begitu juga perlu adanya sekat kanal air untuk tetap mempertahankan gambut agar tidak kering.

Sementara, Tarmizi Alba dari Sekolah Ekologi Indonesia mengatakan solidaritas masyarakat Sungai tohor terhadap kepedulian lingkungan hutan inilah menjadi daya tarik kami untuk meningkatkan pemahaman masyarakat disini.

"Selain daya tarik history, geografi tanah gambut dan potensi sagu disini. Kultur semangat masyarakat sungai tohor ini menjadi nilai edukasi ekologi yang sudah ada dan akan kita kembangkan lagi terhadap lingkungan," ujar Tarmizi.

"Ya, ini tanggung jawab bersama dan harus didukung oleh keseriusan pemerintah daerah untuk peduli terhadap ekologi. Aset berharga bagi Pemda memiliki potensi SDM dan SDA di Sungai tohor ini, kita tingkatkan keseriusan pada ekologis dan ketepikan egologi dari pemangku kepentingan yang ada," tegas Tarmizi mengakhiri.(Syah)




[Ikuti Riauin.com Melalui Sosial Media]


Riauin.com

Berita Lainnya

Arus Balik di Pelabuhan Selatpanjang Melonjak Dua Kali Lipat pada H+1 Lebaran

Perayaan Imlek di Meranti, Festival Perang Air Cian Cui Perkuat Pariwisata dan Keberagaman

Festival Perang Air Meranti Masuk Kalender KEN 2026, Digelar 17-22 Februari

Bantan Jadi Jalur Transit Narkoba? Nelayan dan Tokoh Masyarakat Serukan Aksi Tegas

Perempuan Melayu Kabupaten Meranti Gelar Halal Bihalal

Jelang Mudik Lebaran, Satpolairud Polres Meranti Cek Kelayakan Kapal Penumpang

Arus Balik di Pelabuhan Selatpanjang Melonjak Dua Kali Lipat pada H+1 Lebaran

Perayaan Imlek di Meranti, Festival Perang Air Cian Cui Perkuat Pariwisata dan Keberagaman

Festival Perang Air Meranti Masuk Kalender KEN 2026, Digelar 17-22 Februari

Bantan Jadi Jalur Transit Narkoba? Nelayan dan Tokoh Masyarakat Serukan Aksi Tegas

Perempuan Melayu Kabupaten Meranti Gelar Halal Bihalal

Jelang Mudik Lebaran, Satpolairud Polres Meranti Cek Kelayakan Kapal Penumpang

TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Pemko Pekanbaru Bebaskan Lahan Kantor Camat Bukit Raya untuk Atasi Macet Kaharuddin Nasution
  • 2 Hadirkan BTS Baru di Jorong Lariang, Telkomsel Buka Akses Konektivitas dan Peluang Digital bagi Masyarakat
  • 3 Pesta Pacu Jalur Berakhir, Warga Teluk Kuantan Dikepung Sampah
  • 4 Alam Cahyo Tuah Nagoghi Rebut Tahta Tepian Narosa, Tumbangkan Juara Bertahan Bintang Emas Cahaya Intan
  • 5 Sengit di Empat Besar: Siapa Melenggang ke Grand Final?
  • 6 Penentuan Jawara Sejati Tepian Narosa: Bintang Emas Cahaya Intan vs Alam Cahayo Tuah Nagoghi
  • 7 Pacu Jalur 2026: 7 Jalur Amankan Tiket Perempat Final, Bintang Emas Cahaya Intan Melaju via Bye
  • 8 Panitia Pacu Jalur 2026 Kantongi Catatan Pelanggaran, Sanksi Adat dan Perbup Menanti
  • 9 Peta Kekuatan Perdelapan Final Pacu Jalur 2026: Siapa Layak ke Grand Final?
Terkini +INDEKS

Pemko Pekanbaru Gelar Salat Istisqa Serentak di 15 Kecamatan

26 Agustus 2026
Kualitas Udara Memburuk, Disdik Bengkalis Liburkan Aktivitas Belajar di Sekolah Empat Hari
26 Agustus 2026
Polda Riau Gulung Sindikat Curanmor Pekanbaru-Sumbar, Enam Tersangka Ditangkap
26 Agustus 2026
Bapenda Riau Ingatkan Program Pemutihan Denda PKB Sisa 5 Hari Lagi
26 Agustus 2026
Temukan Kasur hingga Rice Cooker, Satpol PP Pekanbaru Kosongkan Kios Pasar Higienis
26 Agustus 2026
Cegah Pemadaman Se-Sumatera, PLN dan Pemprov Riau Siagakan Jalur Transmisi Listrik
26 Agustus 2026
Plt Gubri SF Hariyanto Terbitkan SE Penyesuaian Belajar Sekolah Saat Kabut Asap
26 Agustus 2026
Api Melalap 5 Hektare SM Kerumutan, BBKSDA Riau Pastikan Belum Ada Satwa Terdampak
26 Agustus 2026
Kabut Asap Masuk Kategori Berbahaya, Sekolah di Pekanbaru Diperpanjang Daring
26 Agustus 2026
Puluhan Hektare Kebakaran Gambut HPK Inhu Dipadamkan, Bara Api Masih Tersembunyi
25 Agustus 2026

KABUPATEN+INDEKS
  • 1 Pekanbaru
  • 2 Pelalawan
  • 3 Siak
  • 4 Indragiri Hulu
  • 5 Indragiri Hilir
  • 6 Bengkalis
  • 7 Kuantan Singingi
  • 8 Rokan Hilir
  • 9 Rokan Hulu
  • 10 Meranti
  • 11 Dumai
  • 12 Kampar
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Riauin.com ©2015 By Delapa Media Tenologi | All Right Reserved