PILIHAN
Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin
10 September 2026
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
08 September 2026
Heboh Virus Corona, Sekolah di Pekanbaru Belum Diliburkan
PEKANBARU, Riauin.com - Meski pasien suspect virus Corona sudah ada di Kota Pekanbaru, sampai kini aktivitas sekolah belum diliburkan. Dinas Pendidikan (Disdik) hanya mengimbau agar membatasi aktivitas peserta didik.
Kepala Disdik Kota Pekanbaru Abdul Jamal mengatakan, sampai kini belum ada instruksi untuk meliburkan sekolah. “Meski surat sudah ada baik itu dari Gubernur dan Walikota Pekanbaru, tapi tidak ada salah satunya kebijakan untuk meliburkan sekolah,†kata Jamal, Jumat (13/3/2020).
Ia menyebutkan, jika ditemukan ada siswa yang mengalami gangguan kesehatan, Disdik mengimbau seluruh sekolah untuk memberikan keringanan kepada siswa yang bersangkutan untuk tidak masuk sekolah.
“Tentunya kalau mereka sakit, berikan keringanan, gunakanlah masker. Agar penyakit itu tidak tertular kepada siswa-siswa yang lain,†imbaunya.
Lanjutnya, untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona, Disdik Pekanbaru bekerjasama dengan Dinas Kesehatan untuk memberikan penyuluhan. Dinas Kesehatan memberikan penyuluhan mengenai kebersihan dan antisipasi Corona ke sekolah-sekolah.
Disdik juga berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk menyediakan fasilitas kesehatan. Seperti Puskesmas disiagakan untuk menangani apabila ada siswa mengalami gangguan kesehatan.
“Saat ini, Dinas Kesehatan melalui Puskesmas yang ada sudah masuk ke sekolah-sekolah memberikan penyuluhan kepada anak-anak bagaimana cara mengantisipasi Corona. Salah satunya mengenai cara cuci tangan yang benar,†paparnya.(int/nol)
Kepala Disdik Kota Pekanbaru Abdul Jamal mengatakan, sampai kini belum ada instruksi untuk meliburkan sekolah. “Meski surat sudah ada baik itu dari Gubernur dan Walikota Pekanbaru, tapi tidak ada salah satunya kebijakan untuk meliburkan sekolah,†kata Jamal, Jumat (13/3/2020).
Ia menyebutkan, jika ditemukan ada siswa yang mengalami gangguan kesehatan, Disdik mengimbau seluruh sekolah untuk memberikan keringanan kepada siswa yang bersangkutan untuk tidak masuk sekolah.
“Tentunya kalau mereka sakit, berikan keringanan, gunakanlah masker. Agar penyakit itu tidak tertular kepada siswa-siswa yang lain,†imbaunya.
Lanjutnya, untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona, Disdik Pekanbaru bekerjasama dengan Dinas Kesehatan untuk memberikan penyuluhan. Dinas Kesehatan memberikan penyuluhan mengenai kebersihan dan antisipasi Corona ke sekolah-sekolah.
Disdik juga berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk menyediakan fasilitas kesehatan. Seperti Puskesmas disiagakan untuk menangani apabila ada siswa mengalami gangguan kesehatan.
“Saat ini, Dinas Kesehatan melalui Puskesmas yang ada sudah masuk ke sekolah-sekolah memberikan penyuluhan kepada anak-anak bagaimana cara mengantisipasi Corona. Salah satunya mengenai cara cuci tangan yang benar,†paparnya.(int/nol)
Berita Lainnya
Pemko Pekanbaru Hubungkan Data BPN dan Pajak untuk Pangkas Hambatan Sertifikat Tanah
Disperindag Diminta Usut Dugaan Monopoli Tengkulak Pemicu Lonjakan Harga Pangan di Pekanbaru
BPBD Pekanbaru Padamkan Kebakaran Lahan di Jalan Tuanku Tambusai akibat Pembakaran Sampah
Pemko Pekanbaru Libatkan Baznas untuk Bantuan Produktif demi Pangkas Kemiskinan
Wakil Walikota Pekanbaru Harapkan Pembentukan Karakter Anak Lewat Gelar Budaya Melayu Islam
Dinas Kesehatan Pekanbaru Distribusikan 11 Ribu Masker Guna Tekan Lonjakan 3.028 Kasus ISPA
Pemko Pekanbaru Hubungkan Data BPN dan Pajak untuk Pangkas Hambatan Sertifikat Tanah
Disperindag Diminta Usut Dugaan Monopoli Tengkulak Pemicu Lonjakan Harga Pangan di Pekanbaru
BPBD Pekanbaru Padamkan Kebakaran Lahan di Jalan Tuanku Tambusai akibat Pembakaran Sampah
Pemko Pekanbaru Libatkan Baznas untuk Bantuan Produktif demi Pangkas Kemiskinan
Wakil Walikota Pekanbaru Harapkan Pembentukan Karakter Anak Lewat Gelar Budaya Melayu Islam
Dinas Kesehatan Pekanbaru Distribusikan 11 Ribu Masker Guna Tekan Lonjakan 3.028 Kasus ISPA