PILIHAN
Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin
10 September 2026
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
08 September 2026
Diskes Pekanbaru: Tenayan Raya Penyumbang Kasus DBD Tertinggi
PEKANBARU, Riauin.com - Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru merilis jumlah kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Pekanbaru hingga pekan ke-10 tahun 2020. Tercatat sebanyak 238 kasus ditemukan.
Plt Kepala Diskes Kota Pekanbaru, Muhammad Amin melalui, Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Diskes Pekanbaru, Maisel Fidayesi mengatakan, dari 238 kasus yang ditemukan, Kecamatan Tenayan Raya penyumbang kasus tertinggi.
"Untuk tahun ini sampai minggu kedua Maret tercatat ada 238 kasus. Kecamatan Tenayan Raya menajadi penyumbang kasus terbanyak dengan 44 kasus," kata Maisel, Kamis (12/3/2020).
Maisel merincikan, penemuan kasus di setiap kecamatan, yaitu Kecamatan Tampan 36 kasus, Marpoyan Damai 30 kasus, Payung Sekaki 28 kasus, Bukit Raya 26 kasus, Rumbai 15 kasus, Rumbai Pesisir 9 kasus, Limapuluh 21 kasus, Sukajadi 11 kasus, Senapelan 13 kasus, Sail 1 kasus, dan Pekanbaru kota 4 kasus, total 238 kasus.
Dengan penemuan kasus itu, pihaknya melakukan upaya-upaya pencegahan. Mulai dengan melakukan imbauan dan edukasi perilaku hidup bersih di setiap kecamatan. Pihaknya juga melakukan upaya fogging, pada daerah yang ditemukan kasus DBD.
"Kami terus berupaya melakukan pencegahan untuk menekan angka DBD," ucapnya dikutip pekanbarugoid.
Pihaknya juga mengimbau masyarakat supaya menjaga kebersihan lingkungan dan menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS). Karena faktor lingkungan yang kumuh akan menjadi sarang dan mempercepat kembang biak nyamuk Aedes agepty sebagai penyebab DBD. (*)
Plt Kepala Diskes Kota Pekanbaru, Muhammad Amin melalui, Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Diskes Pekanbaru, Maisel Fidayesi mengatakan, dari 238 kasus yang ditemukan, Kecamatan Tenayan Raya penyumbang kasus tertinggi.
"Untuk tahun ini sampai minggu kedua Maret tercatat ada 238 kasus. Kecamatan Tenayan Raya menajadi penyumbang kasus terbanyak dengan 44 kasus," kata Maisel, Kamis (12/3/2020).
Maisel merincikan, penemuan kasus di setiap kecamatan, yaitu Kecamatan Tampan 36 kasus, Marpoyan Damai 30 kasus, Payung Sekaki 28 kasus, Bukit Raya 26 kasus, Rumbai 15 kasus, Rumbai Pesisir 9 kasus, Limapuluh 21 kasus, Sukajadi 11 kasus, Senapelan 13 kasus, Sail 1 kasus, dan Pekanbaru kota 4 kasus, total 238 kasus.
Dengan penemuan kasus itu, pihaknya melakukan upaya-upaya pencegahan. Mulai dengan melakukan imbauan dan edukasi perilaku hidup bersih di setiap kecamatan. Pihaknya juga melakukan upaya fogging, pada daerah yang ditemukan kasus DBD.
"Kami terus berupaya melakukan pencegahan untuk menekan angka DBD," ucapnya dikutip pekanbarugoid.
Pihaknya juga mengimbau masyarakat supaya menjaga kebersihan lingkungan dan menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS). Karena faktor lingkungan yang kumuh akan menjadi sarang dan mempercepat kembang biak nyamuk Aedes agepty sebagai penyebab DBD. (*)
Berita Lainnya
Pemko Pekanbaru Hubungkan Data BPN dan Pajak untuk Pangkas Hambatan Sertifikat Tanah
Disperindag Diminta Usut Dugaan Monopoli Tengkulak Pemicu Lonjakan Harga Pangan di Pekanbaru
BPBD Pekanbaru Padamkan Kebakaran Lahan di Jalan Tuanku Tambusai akibat Pembakaran Sampah
Pemko Pekanbaru Libatkan Baznas untuk Bantuan Produktif demi Pangkas Kemiskinan
Wakil Walikota Pekanbaru Harapkan Pembentukan Karakter Anak Lewat Gelar Budaya Melayu Islam
Dinas Kesehatan Pekanbaru Distribusikan 11 Ribu Masker Guna Tekan Lonjakan 3.028 Kasus ISPA
Pemko Pekanbaru Hubungkan Data BPN dan Pajak untuk Pangkas Hambatan Sertifikat Tanah
Disperindag Diminta Usut Dugaan Monopoli Tengkulak Pemicu Lonjakan Harga Pangan di Pekanbaru
BPBD Pekanbaru Padamkan Kebakaran Lahan di Jalan Tuanku Tambusai akibat Pembakaran Sampah
Pemko Pekanbaru Libatkan Baznas untuk Bantuan Produktif demi Pangkas Kemiskinan
Wakil Walikota Pekanbaru Harapkan Pembentukan Karakter Anak Lewat Gelar Budaya Melayu Islam
Dinas Kesehatan Pekanbaru Distribusikan 11 Ribu Masker Guna Tekan Lonjakan 3.028 Kasus ISPA