PILIHAN
Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin
10 September 2026
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
08 September 2026
Wali Kota Optimis KIT Datangkan Pendapatan Rp14,6 Triliun Pertahun
PEKANBARU, Riauin.com -- Seperti diketahui Kawasan Industri Tenayan (KIT) Pekanbaru, masuk dalam salah satu kawasan industri strategis nasional. Setelah beroperasi, diprediksi KIT akan mendatangkan pendapatan sebesar Rp14,6 triliun.
Wali Kota Pekanbaru, Dr. H. Firdaus, ST, MT mengatakan, Pekanbaru mendapatkan satu kawasan industri strategis nasional yang baru dari 27 kawasan yang telah ditentukan pemerintah pusat. Kawasan ini ada 14 di pulau Sumatera, 1 di pulau Jawa, 1 di pulau Madura, 6 di pulau Kalimantan, 3 di pulau Sulawesi, 1 di pulau Papua, dan 1 di Nusa Tenggara Barat (NTB).
"Untuk daerah Riau, ada dua daerah yang telah ditentukan pemerintah pusat yaitu kawasan industri di Pekanbaru terdapat di Tenayan Raya dan satu lagi di Kabupaten Siak," ujarnya, Senin (9/3).
Diharapkan, KIT menjadi proyek percontohan (pilot project) di pulau Sumatera. Kawasan ini memiliki luas sekitar 1.550 hektare.
"KIT ini akan menjadi industri hilir, terutama pabrik pengolahan kelapa sawit dengan nilai investasi Rp28 triliun. Kawasan ini akan membuka 155.000 lapangan pekerjaan," sebut Firdaus.
"Kawasan ini akan mendatangkan pendapatan kepada negara sebesar Rp14,6 triliun per tahun. Kawasan industri ini juga akan didukung dengan sarana dan prasarana berupa jalan tol di Sumatera," imbuhnya.(*)
Wali Kota Pekanbaru, Dr. H. Firdaus, ST, MT mengatakan, Pekanbaru mendapatkan satu kawasan industri strategis nasional yang baru dari 27 kawasan yang telah ditentukan pemerintah pusat. Kawasan ini ada 14 di pulau Sumatera, 1 di pulau Jawa, 1 di pulau Madura, 6 di pulau Kalimantan, 3 di pulau Sulawesi, 1 di pulau Papua, dan 1 di Nusa Tenggara Barat (NTB).
"Untuk daerah Riau, ada dua daerah yang telah ditentukan pemerintah pusat yaitu kawasan industri di Pekanbaru terdapat di Tenayan Raya dan satu lagi di Kabupaten Siak," ujarnya, Senin (9/3).
Diharapkan, KIT menjadi proyek percontohan (pilot project) di pulau Sumatera. Kawasan ini memiliki luas sekitar 1.550 hektare.
"KIT ini akan menjadi industri hilir, terutama pabrik pengolahan kelapa sawit dengan nilai investasi Rp28 triliun. Kawasan ini akan membuka 155.000 lapangan pekerjaan," sebut Firdaus.
"Kawasan ini akan mendatangkan pendapatan kepada negara sebesar Rp14,6 triliun per tahun. Kawasan industri ini juga akan didukung dengan sarana dan prasarana berupa jalan tol di Sumatera," imbuhnya.(*)
Berita Lainnya
Sekda Pekanbaru Peringatkan Bahaya Bakar Sampah di Lahan Gambut
Komisi I DPRD Pekanbaru Rangkum Rekomendasi RKA OPD untuk Banggar
Ombudsman RI Restui Pemko Pekanbaru Bentuk MPP Mini dan Keliling
Pemko Pekanbaru Hubungkan Data BPN dan Pajak untuk Pangkas Hambatan Sertifikat Tanah
Disperindag Diminta Usut Dugaan Monopoli Tengkulak Pemicu Lonjakan Harga Pangan di Pekanbaru
BPBD Pekanbaru Padamkan Kebakaran Lahan di Jalan Tuanku Tambusai akibat Pembakaran Sampah
Sekda Pekanbaru Peringatkan Bahaya Bakar Sampah di Lahan Gambut
Komisi I DPRD Pekanbaru Rangkum Rekomendasi RKA OPD untuk Banggar
Ombudsman RI Restui Pemko Pekanbaru Bentuk MPP Mini dan Keliling
Pemko Pekanbaru Hubungkan Data BPN dan Pajak untuk Pangkas Hambatan Sertifikat Tanah
Disperindag Diminta Usut Dugaan Monopoli Tengkulak Pemicu Lonjakan Harga Pangan di Pekanbaru
BPBD Pekanbaru Padamkan Kebakaran Lahan di Jalan Tuanku Tambusai akibat Pembakaran Sampah