PILIHAN
Menanam 'Emas Hijau' di Tanah Nelayan Dabo Singkep
05 Juni 2026
Cek Kosong dan Dongkolnya Prabowo
04 Juni 2026
Wali Kota Optimis KIT Datangkan Pendapatan Rp14,6 Triliun Pertahun
PEKANBARU, Riauin.com -- Seperti diketahui Kawasan Industri Tenayan (KIT) Pekanbaru, masuk dalam salah satu kawasan industri strategis nasional. Setelah beroperasi, diprediksi KIT akan mendatangkan pendapatan sebesar Rp14,6 triliun.
Wali Kota Pekanbaru, Dr. H. Firdaus, ST, MT mengatakan, Pekanbaru mendapatkan satu kawasan industri strategis nasional yang baru dari 27 kawasan yang telah ditentukan pemerintah pusat. Kawasan ini ada 14 di pulau Sumatera, 1 di pulau Jawa, 1 di pulau Madura, 6 di pulau Kalimantan, 3 di pulau Sulawesi, 1 di pulau Papua, dan 1 di Nusa Tenggara Barat (NTB).
"Untuk daerah Riau, ada dua daerah yang telah ditentukan pemerintah pusat yaitu kawasan industri di Pekanbaru terdapat di Tenayan Raya dan satu lagi di Kabupaten Siak," ujarnya, Senin (9/3).
Diharapkan, KIT menjadi proyek percontohan (pilot project) di pulau Sumatera. Kawasan ini memiliki luas sekitar 1.550 hektare.
"KIT ini akan menjadi industri hilir, terutama pabrik pengolahan kelapa sawit dengan nilai investasi Rp28 triliun. Kawasan ini akan membuka 155.000 lapangan pekerjaan," sebut Firdaus.
"Kawasan ini akan mendatangkan pendapatan kepada negara sebesar Rp14,6 triliun per tahun. Kawasan industri ini juga akan didukung dengan sarana dan prasarana berupa jalan tol di Sumatera," imbuhnya.(*)
Wali Kota Pekanbaru, Dr. H. Firdaus, ST, MT mengatakan, Pekanbaru mendapatkan satu kawasan industri strategis nasional yang baru dari 27 kawasan yang telah ditentukan pemerintah pusat. Kawasan ini ada 14 di pulau Sumatera, 1 di pulau Jawa, 1 di pulau Madura, 6 di pulau Kalimantan, 3 di pulau Sulawesi, 1 di pulau Papua, dan 1 di Nusa Tenggara Barat (NTB).
"Untuk daerah Riau, ada dua daerah yang telah ditentukan pemerintah pusat yaitu kawasan industri di Pekanbaru terdapat di Tenayan Raya dan satu lagi di Kabupaten Siak," ujarnya, Senin (9/3).
Diharapkan, KIT menjadi proyek percontohan (pilot project) di pulau Sumatera. Kawasan ini memiliki luas sekitar 1.550 hektare.
"KIT ini akan menjadi industri hilir, terutama pabrik pengolahan kelapa sawit dengan nilai investasi Rp28 triliun. Kawasan ini akan membuka 155.000 lapangan pekerjaan," sebut Firdaus.
"Kawasan ini akan mendatangkan pendapatan kepada negara sebesar Rp14,6 triliun per tahun. Kawasan industri ini juga akan didukung dengan sarana dan prasarana berupa jalan tol di Sumatera," imbuhnya.(*)
Berita Lainnya
Pemko Pekanbaru Mulai Putus Massal Kabel Jaringan Ilegal
Proyek Saluran Bawah Tanah di Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru Ditargetkan Rampung Pekan Ini
Sepuluh Tim Medis Kawal Kepulangan Tiga Kloter Jemaah Haji di Bandara Pekanbaru
Nginap Semalam di Batam, Jemaah Haji Pekanbaru Diterbangkan Secara Bertahap Hari Ini
Satpol PP Pekanbaru Rancang Operasi Gabungan Tertibkan Trotoar HR Soebrantas
Heli Pengganti Tiba di Pekanbaru, Kesiagaan Udara Karhutla Tetap Terjaga
Pemko Pekanbaru Mulai Putus Massal Kabel Jaringan Ilegal
Proyek Saluran Bawah Tanah di Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru Ditargetkan Rampung Pekan Ini
Sepuluh Tim Medis Kawal Kepulangan Tiga Kloter Jemaah Haji di Bandara Pekanbaru
Nginap Semalam di Batam, Jemaah Haji Pekanbaru Diterbangkan Secara Bertahap Hari Ini
Satpol PP Pekanbaru Rancang Operasi Gabungan Tertibkan Trotoar HR Soebrantas
Heli Pengganti Tiba di Pekanbaru, Kesiagaan Udara Karhutla Tetap Terjaga