PILIHAN
Menanam 'Emas Hijau' di Tanah Nelayan Dabo Singkep
05 Juni 2026
Cek Kosong dan Dongkolnya Prabowo
04 Juni 2026
ACT Riau Berikan Edukasi Parenting di Posyandu Buluh Cina
PEKANBARU, Riauin.com - Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) Riau mengunjungi Posyandu di Desa Buluh Cina, Siak Hulu, Kabupaten Kampar untuk memberikan edukasi parenting serta menyerahkan bantuan berupa pakaian anak-anak.
Lokasi tersebut merupakan daerah yang sering terkena banjir karena luapan air bendungan PLTA ketika hujan deras.
Di lokasi tersebut tim ACT Riau melakukan kegiatan di Posyandu dan berkolaborasi dengan acara pembagian gizi yang memang diadakan sebulan sekali oleh Posyandu tersebut.
Ketua Posyandu Buluh Cina, Nurmantis, mengatakan banjir menjadi permasalahan di daerahnya sehingga turut mempengaruhi kesehatan anak-anak.
Sementara, agenda edukasi parenting yang dilakukan berupa tips-tips dalam merawat dan mendidik anak.
Peserta yang hadir dalam kegiatan ini lebih dari 70 warga. Harapan warga di sana adalah banjir tidak terjadi lagi. Diharapkan semakin banyak dermawan yang membantu desa tersebut, seperti pembagian pakaian dan perlengkapan anak-anak.
"Program ini akan kita mapping ke berapa wilayah lainnya di Riau. Dengan harapan edukasi kepada orang tua dan distribusi bantuan untuk saudara-saudara yang membutuhkan bisa dilakukan dengan optimal," ungkap Hesty selaku koordinator dari ACT Riau.
Namun hal ini tentu membutuhkan peran dari kita semua untuk peduli dan berbagi kepada keadaan di sekitar kita. "Harapannya agar semua pihak bisa peduli," tukasnya. (*)
Lokasi tersebut merupakan daerah yang sering terkena banjir karena luapan air bendungan PLTA ketika hujan deras.
Di lokasi tersebut tim ACT Riau melakukan kegiatan di Posyandu dan berkolaborasi dengan acara pembagian gizi yang memang diadakan sebulan sekali oleh Posyandu tersebut.
Ketua Posyandu Buluh Cina, Nurmantis, mengatakan banjir menjadi permasalahan di daerahnya sehingga turut mempengaruhi kesehatan anak-anak.
Sementara, agenda edukasi parenting yang dilakukan berupa tips-tips dalam merawat dan mendidik anak.
Peserta yang hadir dalam kegiatan ini lebih dari 70 warga. Harapan warga di sana adalah banjir tidak terjadi lagi. Diharapkan semakin banyak dermawan yang membantu desa tersebut, seperti pembagian pakaian dan perlengkapan anak-anak.
"Program ini akan kita mapping ke berapa wilayah lainnya di Riau. Dengan harapan edukasi kepada orang tua dan distribusi bantuan untuk saudara-saudara yang membutuhkan bisa dilakukan dengan optimal," ungkap Hesty selaku koordinator dari ACT Riau.
Namun hal ini tentu membutuhkan peran dari kita semua untuk peduli dan berbagi kepada keadaan di sekitar kita. "Harapannya agar semua pihak bisa peduli," tukasnya. (*)
Berita Lainnya
Pemko Pekanbaru Mulai Putus Massal Kabel Jaringan Ilegal
Proyek Saluran Bawah Tanah di Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru Ditargetkan Rampung Pekan Ini
Sepuluh Tim Medis Kawal Kepulangan Tiga Kloter Jemaah Haji di Bandara Pekanbaru
Nginap Semalam di Batam, Jemaah Haji Pekanbaru Diterbangkan Secara Bertahap Hari Ini
Satpol PP Pekanbaru Rancang Operasi Gabungan Tertibkan Trotoar HR Soebrantas
Heli Pengganti Tiba di Pekanbaru, Kesiagaan Udara Karhutla Tetap Terjaga
Pemko Pekanbaru Mulai Putus Massal Kabel Jaringan Ilegal
Proyek Saluran Bawah Tanah di Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru Ditargetkan Rampung Pekan Ini
Sepuluh Tim Medis Kawal Kepulangan Tiga Kloter Jemaah Haji di Bandara Pekanbaru
Nginap Semalam di Batam, Jemaah Haji Pekanbaru Diterbangkan Secara Bertahap Hari Ini
Satpol PP Pekanbaru Rancang Operasi Gabungan Tertibkan Trotoar HR Soebrantas
Heli Pengganti Tiba di Pekanbaru, Kesiagaan Udara Karhutla Tetap Terjaga