PILIHAN
Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin
10 September 2026
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
08 September 2026
ACT Riau Berikan Edukasi Parenting di Posyandu Buluh Cina
PEKANBARU, Riauin.com - Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) Riau mengunjungi Posyandu di Desa Buluh Cina, Siak Hulu, Kabupaten Kampar untuk memberikan edukasi parenting serta menyerahkan bantuan berupa pakaian anak-anak.
Lokasi tersebut merupakan daerah yang sering terkena banjir karena luapan air bendungan PLTA ketika hujan deras.
Di lokasi tersebut tim ACT Riau melakukan kegiatan di Posyandu dan berkolaborasi dengan acara pembagian gizi yang memang diadakan sebulan sekali oleh Posyandu tersebut.
Ketua Posyandu Buluh Cina, Nurmantis, mengatakan banjir menjadi permasalahan di daerahnya sehingga turut mempengaruhi kesehatan anak-anak.
Sementara, agenda edukasi parenting yang dilakukan berupa tips-tips dalam merawat dan mendidik anak.
Peserta yang hadir dalam kegiatan ini lebih dari 70 warga. Harapan warga di sana adalah banjir tidak terjadi lagi. Diharapkan semakin banyak dermawan yang membantu desa tersebut, seperti pembagian pakaian dan perlengkapan anak-anak.
"Program ini akan kita mapping ke berapa wilayah lainnya di Riau. Dengan harapan edukasi kepada orang tua dan distribusi bantuan untuk saudara-saudara yang membutuhkan bisa dilakukan dengan optimal," ungkap Hesty selaku koordinator dari ACT Riau.
Namun hal ini tentu membutuhkan peran dari kita semua untuk peduli dan berbagi kepada keadaan di sekitar kita. "Harapannya agar semua pihak bisa peduli," tukasnya. (*)
Lokasi tersebut merupakan daerah yang sering terkena banjir karena luapan air bendungan PLTA ketika hujan deras.
Di lokasi tersebut tim ACT Riau melakukan kegiatan di Posyandu dan berkolaborasi dengan acara pembagian gizi yang memang diadakan sebulan sekali oleh Posyandu tersebut.
Ketua Posyandu Buluh Cina, Nurmantis, mengatakan banjir menjadi permasalahan di daerahnya sehingga turut mempengaruhi kesehatan anak-anak.
Sementara, agenda edukasi parenting yang dilakukan berupa tips-tips dalam merawat dan mendidik anak.
Peserta yang hadir dalam kegiatan ini lebih dari 70 warga. Harapan warga di sana adalah banjir tidak terjadi lagi. Diharapkan semakin banyak dermawan yang membantu desa tersebut, seperti pembagian pakaian dan perlengkapan anak-anak.
"Program ini akan kita mapping ke berapa wilayah lainnya di Riau. Dengan harapan edukasi kepada orang tua dan distribusi bantuan untuk saudara-saudara yang membutuhkan bisa dilakukan dengan optimal," ungkap Hesty selaku koordinator dari ACT Riau.
Namun hal ini tentu membutuhkan peran dari kita semua untuk peduli dan berbagi kepada keadaan di sekitar kita. "Harapannya agar semua pihak bisa peduli," tukasnya. (*)
Berita Lainnya
Sekda Pekanbaru Peringatkan Bahaya Bakar Sampah di Lahan Gambut
Komisi I DPRD Pekanbaru Rangkum Rekomendasi RKA OPD untuk Banggar
Ombudsman RI Restui Pemko Pekanbaru Bentuk MPP Mini dan Keliling
Pemko Pekanbaru Hubungkan Data BPN dan Pajak untuk Pangkas Hambatan Sertifikat Tanah
Disperindag Diminta Usut Dugaan Monopoli Tengkulak Pemicu Lonjakan Harga Pangan di Pekanbaru
BPBD Pekanbaru Padamkan Kebakaran Lahan di Jalan Tuanku Tambusai akibat Pembakaran Sampah
Sekda Pekanbaru Peringatkan Bahaya Bakar Sampah di Lahan Gambut
Komisi I DPRD Pekanbaru Rangkum Rekomendasi RKA OPD untuk Banggar
Ombudsman RI Restui Pemko Pekanbaru Bentuk MPP Mini dan Keliling
Pemko Pekanbaru Hubungkan Data BPN dan Pajak untuk Pangkas Hambatan Sertifikat Tanah
Disperindag Diminta Usut Dugaan Monopoli Tengkulak Pemicu Lonjakan Harga Pangan di Pekanbaru
BPBD Pekanbaru Padamkan Kebakaran Lahan di Jalan Tuanku Tambusai akibat Pembakaran Sampah