PILIHAN
Menanam 'Emas Hijau' di Tanah Nelayan Dabo Singkep
05 Juni 2026
Cek Kosong dan Dongkolnya Prabowo
04 Juni 2026
Pemprov Riau akan Lelang 40 Unit Mobdin Bekas
PEKANBARU, Riauin.com - Setelah sebelumnya berhasil melelang 36 unit mobil dinas (Mobdin) bekas, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau akan melelang sebanyak 40 unit mobdin lagi yang terpakir di halaman belakang Rumah Dinas Gubernur Riau, Jalan Diponegoro, Pekanbaru.
"Untuk tahun 2020 ini, dari data sementara yang mereka catat (Direktorat Jndral Kekayaan Negara Perwakilan Riau), sudah ada lebih dari 40 kendaraan dinas yang akan dilelang," kata Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Riau, Syahrial Abdi kepada wartawan.
Puluhan kendaraan yang akan dilelang itu merupakan mobil dinas yang sebelumnya dikandangkan saat cuti bersama Idul Fitri 2019. Dimana, rata-rata mobil dinas tersebut adalah kendaraan operasional.
"Dari pendataan kami, 40 unit kendaraan dinas yang siap dilelang itu karena sudah melebihi usia pakai kendaraan," ujar mantan Penjabat Bupati Kampar ini.
Selain usia kendaraan, lanjut Syahrial, yang menyebabkan kendaraan tersebut bisa dilelang adalah kendaraan tidak termanfaatkan dengan maksimal. Kemudian biaya pemeliharaan lebih besar dari manfaat yang didapatkan saat menggunakan kendaraan tersebut.
"Kita harap dengan melakukan lelang, yang biasanya dikeluarkan biaya operasional, justru provinsi Riau akan dapat penghasilan dari hasil lelang," tutupnya. (*)
"Untuk tahun 2020 ini, dari data sementara yang mereka catat (Direktorat Jndral Kekayaan Negara Perwakilan Riau), sudah ada lebih dari 40 kendaraan dinas yang akan dilelang," kata Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Riau, Syahrial Abdi kepada wartawan.
Puluhan kendaraan yang akan dilelang itu merupakan mobil dinas yang sebelumnya dikandangkan saat cuti bersama Idul Fitri 2019. Dimana, rata-rata mobil dinas tersebut adalah kendaraan operasional.
"Dari pendataan kami, 40 unit kendaraan dinas yang siap dilelang itu karena sudah melebihi usia pakai kendaraan," ujar mantan Penjabat Bupati Kampar ini.
Selain usia kendaraan, lanjut Syahrial, yang menyebabkan kendaraan tersebut bisa dilelang adalah kendaraan tidak termanfaatkan dengan maksimal. Kemudian biaya pemeliharaan lebih besar dari manfaat yang didapatkan saat menggunakan kendaraan tersebut.
"Kita harap dengan melakukan lelang, yang biasanya dikeluarkan biaya operasional, justru provinsi Riau akan dapat penghasilan dari hasil lelang," tutupnya. (*)
Berita Lainnya
Pemko Pekanbaru Mulai Putus Massal Kabel Jaringan Ilegal
Proyek Saluran Bawah Tanah di Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru Ditargetkan Rampung Pekan Ini
Sepuluh Tim Medis Kawal Kepulangan Tiga Kloter Jemaah Haji di Bandara Pekanbaru
Nginap Semalam di Batam, Jemaah Haji Pekanbaru Diterbangkan Secara Bertahap Hari Ini
Satpol PP Pekanbaru Rancang Operasi Gabungan Tertibkan Trotoar HR Soebrantas
Heli Pengganti Tiba di Pekanbaru, Kesiagaan Udara Karhutla Tetap Terjaga
Pemko Pekanbaru Mulai Putus Massal Kabel Jaringan Ilegal
Proyek Saluran Bawah Tanah di Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru Ditargetkan Rampung Pekan Ini
Sepuluh Tim Medis Kawal Kepulangan Tiga Kloter Jemaah Haji di Bandara Pekanbaru
Nginap Semalam di Batam, Jemaah Haji Pekanbaru Diterbangkan Secara Bertahap Hari Ini
Satpol PP Pekanbaru Rancang Operasi Gabungan Tertibkan Trotoar HR Soebrantas
Heli Pengganti Tiba di Pekanbaru, Kesiagaan Udara Karhutla Tetap Terjaga