PILIHAN
Kembali Digelar di Tahun 2020, Diklat BST Niaga di Kepulauan Meranti Diikuti Ratusan Peserta
SELATPANJANG, Riauin.com - Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Jakarta bekerjasama dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Kepulauan Meranti dan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Selatpanjang, kembali menggelar Diklat Basic Safety Training (BST) di Kabupaten Kepulauan Meranti.
Sebagaimana disampaikan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kepulauan Meranti, Dr. Aready SE MSi, bahwa sebelumnya ribuan peserta telah berhasil lulus dan mengantongi sertifikat, kini Diklat BST kembali dilaksanakan yang di pusatkan di Afifa Futsal, Jalan Banglas, Selatpanjang, pada Senin (27/1/2020).
"Di tahun 2019 ada sebanyak 3300 peserta yang lulus dan mengantongi sertifikat BST KLM dan BST Niaga, kemudian di tahun 2020 kembali dilaksanakan, untuk tahap pertama ini ada 240 peserta yang mengikuti diklat BST Niaga," ujar Aready, saat berbincang-bincang dengan GoRiau.com, Selasa (28/1/2020).
Aready menjelaskan bahwa BST Niaga ini bertujuan untuk memberikan pembelajaran tentang safety penyelamatan di laut dan pemadaman kebakaran.
"Ini merupakan program dari Presiden Jokowi melalui kementrian perhubungan kemudian diteruskan kepada UPT Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran," jelasnya.
Dengan kegiatan ini Aready berharap tercipta SDM Meranti yang profesional yang siap bekerja di Industri Maritim serta mampu membuka peluang kerja ditengah sulitnya ekonomi masyarakat.
"Diklat ini merupakan upaya yang sangat tepat serta sangat dibutuhkan masyarakat maritim di Kepulauan Meranti," ungkapnya.(int/nol)
Sebagaimana disampaikan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kepulauan Meranti, Dr. Aready SE MSi, bahwa sebelumnya ribuan peserta telah berhasil lulus dan mengantongi sertifikat, kini Diklat BST kembali dilaksanakan yang di pusatkan di Afifa Futsal, Jalan Banglas, Selatpanjang, pada Senin (27/1/2020).
"Di tahun 2019 ada sebanyak 3300 peserta yang lulus dan mengantongi sertifikat BST KLM dan BST Niaga, kemudian di tahun 2020 kembali dilaksanakan, untuk tahap pertama ini ada 240 peserta yang mengikuti diklat BST Niaga," ujar Aready, saat berbincang-bincang dengan GoRiau.com, Selasa (28/1/2020).
Aready menjelaskan bahwa BST Niaga ini bertujuan untuk memberikan pembelajaran tentang safety penyelamatan di laut dan pemadaman kebakaran.
"Ini merupakan program dari Presiden Jokowi melalui kementrian perhubungan kemudian diteruskan kepada UPT Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran," jelasnya.
Dengan kegiatan ini Aready berharap tercipta SDM Meranti yang profesional yang siap bekerja di Industri Maritim serta mampu membuka peluang kerja ditengah sulitnya ekonomi masyarakat.
"Diklat ini merupakan upaya yang sangat tepat serta sangat dibutuhkan masyarakat maritim di Kepulauan Meranti," ungkapnya.(int/nol)
Berita Lainnya
Arus Balik di Pelabuhan Selatpanjang Melonjak Dua Kali Lipat pada H+1 Lebaran
Perayaan Imlek di Meranti, Festival Perang Air Cian Cui Perkuat Pariwisata dan Keberagaman
Festival Perang Air Meranti Masuk Kalender KEN 2026, Digelar 17-22 Februari
Bantan Jadi Jalur Transit Narkoba? Nelayan dan Tokoh Masyarakat Serukan Aksi Tegas
Perempuan Melayu Kabupaten Meranti Gelar Halal Bihalal
Jelang Mudik Lebaran, Satpolairud Polres Meranti Cek Kelayakan Kapal Penumpang
Arus Balik di Pelabuhan Selatpanjang Melonjak Dua Kali Lipat pada H+1 Lebaran
Perayaan Imlek di Meranti, Festival Perang Air Cian Cui Perkuat Pariwisata dan Keberagaman
Festival Perang Air Meranti Masuk Kalender KEN 2026, Digelar 17-22 Februari
Bantan Jadi Jalur Transit Narkoba? Nelayan dan Tokoh Masyarakat Serukan Aksi Tegas
Perempuan Melayu Kabupaten Meranti Gelar Halal Bihalal
Jelang Mudik Lebaran, Satpolairud Polres Meranti Cek Kelayakan Kapal Penumpang