PILIHAN
Dua Kurir Ini Nekat Bawa 3 Kg Sabu Melintas di Depan Mapolsek Kandis
PEKANBARU, Riauin.com - Petugas Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau menangkap dua orang kurir narkotika jenis sabu berinisial HS dan ZH, Rabu (22/1/2020) pagi. Dua warga Provinsi Sumatera Utara ini membawa 3 Kg sabu-sabu.
Direktur Reserse Narkoba Polda Riau, Kombes Suhirman, mengatakan, kedua pelaku diamankan di depan Mapolsek Kandis, Kabupaten Siak. "Tim berkoordinasi dengan Polsek Kandis," kata Suhirman.
Suhirman menyebutkan, penangkapan HS dan ZH berawal dari informasi masyarakat pada akhir Desember 2019 lalu. "Disebutkan, ada narkoba masuk ke Riau," kata Suhirman di Pekanbaru.
Awalnya, petugas tidak mengetahui di mana lokasi peredaran narkoba itu. Akhirnya Tim Tiger melakukan penyelidikan ke daerah sampai didapat kalau pelaku ada di Kecamatan Kandis.
"Tadi subuh dapat informasi akurat. Berkoordinasi depan Polsek Kandis melakukan razia di depan Mapolsek, diamankan dua tersangka HS dan ZH," jelas Suhirman.
Setelah dilakukan penggeledahan, ditemukan bungkusan di dalam mobil tersangka. "Total ada tiga bungkus. Perbungkus 1 kilogram. Ada satu bungkus lagi tapi belum diketahui isinya, akan dicek ke laboratorium," beber Suhirman.
Suhirman menyebutkan sabu berasal dari Malaysia. Kedua pelaku mengaku hanya diupah untuk membawa barang haram itu dan diberi upah sebesar Rp 2 juta per kilogram.
"Tersangka mendapat upah Rp 2 juta per kilogram. Mereka mengaku baru mendapat Rp 2 juta dari total seluruh barang yang dibawa," cakap Suhirman.
Kedua tersangka diamankan ke Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau untuk pemeriksaan lebih lanjut. "Tersangka mengaku baru pertama membawa sabu. Kasus ini masih terus kami dalami," tegas Suhirman.(int/nol)
Direktur Reserse Narkoba Polda Riau, Kombes Suhirman, mengatakan, kedua pelaku diamankan di depan Mapolsek Kandis, Kabupaten Siak. "Tim berkoordinasi dengan Polsek Kandis," kata Suhirman.
Suhirman menyebutkan, penangkapan HS dan ZH berawal dari informasi masyarakat pada akhir Desember 2019 lalu. "Disebutkan, ada narkoba masuk ke Riau," kata Suhirman di Pekanbaru.
Awalnya, petugas tidak mengetahui di mana lokasi peredaran narkoba itu. Akhirnya Tim Tiger melakukan penyelidikan ke daerah sampai didapat kalau pelaku ada di Kecamatan Kandis.
"Tadi subuh dapat informasi akurat. Berkoordinasi depan Polsek Kandis melakukan razia di depan Mapolsek, diamankan dua tersangka HS dan ZH," jelas Suhirman.
Setelah dilakukan penggeledahan, ditemukan bungkusan di dalam mobil tersangka. "Total ada tiga bungkus. Perbungkus 1 kilogram. Ada satu bungkus lagi tapi belum diketahui isinya, akan dicek ke laboratorium," beber Suhirman.
Suhirman menyebutkan sabu berasal dari Malaysia. Kedua pelaku mengaku hanya diupah untuk membawa barang haram itu dan diberi upah sebesar Rp 2 juta per kilogram.
"Tersangka mendapat upah Rp 2 juta per kilogram. Mereka mengaku baru mendapat Rp 2 juta dari total seluruh barang yang dibawa," cakap Suhirman.
Kedua tersangka diamankan ke Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau untuk pemeriksaan lebih lanjut. "Tersangka mengaku baru pertama membawa sabu. Kasus ini masih terus kami dalami," tegas Suhirman.(int/nol)
Berita Lainnya
Kematian Dokter di Siak Belum Terpecahkan, Polda Riau Dalami Hasil Autopsi
Polres Dumai Tangkap Dua Pemuda, 78 Butir Ekstasi Disita di Area Parkir Pujasera
Polda Riau Soroti Dampak Kerusakan Ekosistem Pesisir Rohil Akibat Perambahan Mangrove Ilegal
Pencemaran Sungai Kuantan Meluas, Polisi Tindak Tegas Penambang Emas Ilegal di Kuansing
Dokter RSUD Tengku Rafian Siak Ditemukan Tewas, Polisi Sita Dua Vial Obat Keras
Satpolairud Polres Dumai Selidiki Jaringan Penyelundup Pekerja Migran di Pesisir Riau
Kematian Dokter di Siak Belum Terpecahkan, Polda Riau Dalami Hasil Autopsi
Polres Dumai Tangkap Dua Pemuda, 78 Butir Ekstasi Disita di Area Parkir Pujasera
Polda Riau Soroti Dampak Kerusakan Ekosistem Pesisir Rohil Akibat Perambahan Mangrove Ilegal
Pencemaran Sungai Kuantan Meluas, Polisi Tindak Tegas Penambang Emas Ilegal di Kuansing
Dokter RSUD Tengku Rafian Siak Ditemukan Tewas, Polisi Sita Dua Vial Obat Keras
Satpolairud Polres Dumai Selidiki Jaringan Penyelundup Pekerja Migran di Pesisir Riau