PILIHAN
Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin
10 September 2026
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
08 September 2026
Pasien RSJ Tampan Gantung Diri di Pintu Ruang Perawatan
PEKANBARU, Riauin.com - Suryanto, pasien Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Tampan, Kota Pekanbaru, ditemukan tewas gantung diri. Pria berusia 50 tahun itu mengakhiri hidupnya dengan menggunakan kain alas kasur.
Suryanto pertama kali ditemukan tidak bernyawa oleh dua orang perawat RSJ Tampan, Endah Puji Astuti (25) dan Andi Nurjanah (28), Kamis (2/1/2020) sekitar pukul 23.00 WIB. Perawat kaget melihat korban tergantung di ruang perawatan Kuantan.
Suryanto menggantung dirinya di depan pintu masuk ruangan Kuantan menggunakan kain alas kasur warna hijau. Dua perawat langsung melaporkan kejadian itu kepada rekannya yang lain.
Dokter jaga dan security bergegas menuju ruang Kuantan. Setelah dicek ternyata korban sudah meninggal. Kejadian itu dilaporkan ke Polsek Tampan.
Kasubag Humas Polresta Pekanbaru, Ipda Budhia Dianda, mengatakan bahwa tim dari Polsek Tampan langsung turun ke TKP. Korban lalu dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau, Jalan Kartini, Kota Pekanbaru, untuk divisum.
"Korban belum diautopsi untuk mengetahui penyebab kematiannya. Kami sudah menghubungi keluarga korban," kata Budhia, Jumat (3/1/2020).
Saat ini, jenazah korban masih dititipkan di Rumah Sakit Bhayangkara Pekanbaru. Sementara sejumlah saksi sudah dimintai keterangannya terkait kematian korban.(int/nol)
Suryanto pertama kali ditemukan tidak bernyawa oleh dua orang perawat RSJ Tampan, Endah Puji Astuti (25) dan Andi Nurjanah (28), Kamis (2/1/2020) sekitar pukul 23.00 WIB. Perawat kaget melihat korban tergantung di ruang perawatan Kuantan.
Suryanto menggantung dirinya di depan pintu masuk ruangan Kuantan menggunakan kain alas kasur warna hijau. Dua perawat langsung melaporkan kejadian itu kepada rekannya yang lain.
Dokter jaga dan security bergegas menuju ruang Kuantan. Setelah dicek ternyata korban sudah meninggal. Kejadian itu dilaporkan ke Polsek Tampan.
Kasubag Humas Polresta Pekanbaru, Ipda Budhia Dianda, mengatakan bahwa tim dari Polsek Tampan langsung turun ke TKP. Korban lalu dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau, Jalan Kartini, Kota Pekanbaru, untuk divisum.
"Korban belum diautopsi untuk mengetahui penyebab kematiannya. Kami sudah menghubungi keluarga korban," kata Budhia, Jumat (3/1/2020).
Saat ini, jenazah korban masih dititipkan di Rumah Sakit Bhayangkara Pekanbaru. Sementara sejumlah saksi sudah dimintai keterangannya terkait kematian korban.(int/nol)
Berita Lainnya
Polres Siak Resmi Tetapkan Pengasuh Ponpes Tersangka Kasus Kekerasan Seksual Anak
Polresta Pekanbaru Usut Laporan Dugaan Kekerasan Seksual IRT oleh Pengusaha
Polisi Gagalkan Kurir 65 Kg Sabu Malaysia yang Diangkut Pakai Pikap di Bengkalis
Polresta Pekanbaru Tangkap Juru Parkir yang Aniaya Istri Siri di RTH Tunjuk Ajar
Mesin PETI Depan Rumah Warga Dibakar Polisi Kuansing, Operator Lolos Lewat Sungai
Usut 45 Kasus Karhutla, Ditreskrimsus Polda Riau Serahkan 17 Perkara ke JPU
Polres Siak Resmi Tetapkan Pengasuh Ponpes Tersangka Kasus Kekerasan Seksual Anak
Polresta Pekanbaru Usut Laporan Dugaan Kekerasan Seksual IRT oleh Pengusaha
Polisi Gagalkan Kurir 65 Kg Sabu Malaysia yang Diangkut Pakai Pikap di Bengkalis
Polresta Pekanbaru Tangkap Juru Parkir yang Aniaya Istri Siri di RTH Tunjuk Ajar
Mesin PETI Depan Rumah Warga Dibakar Polisi Kuansing, Operator Lolos Lewat Sungai
Usut 45 Kasus Karhutla, Ditreskrimsus Polda Riau Serahkan 17 Perkara ke JPU