PILIHAN
Menanam 'Emas Hijau' di Tanah Nelayan Dabo Singkep
05 Juni 2026
Cek Kosong dan Dongkolnya Prabowo
04 Juni 2026
Buka MQK di Dayun
Bupati Syamsuar: Kalian Generasi Emas Pengganti Pemimpin
SIAK - Bupati Siak H Syamsuar secara resmi membuka Musabaqah Qiraatil Kutub yang dilaksanakan di Pondok Pesantren Salafiyah Bahrul Ulum Kampung Sawit Permai Kecamatan Dayun, Jumat (17/3/2017) malam.
Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK) atau lomba baca kitab kuning bukan sebatas lomba untuk memperebutkan juara melainkan harus menjadi penyebaran nilai-nilai ke-Islaman. Perlombaan Qiraatil Kutub ini dipusatkan di Pondok Pesantren Salafiyah Bahrul Ulum Kecamatan Dayun yang diikuit sebanyak 416 peserta Putra maupun Putri dengan 4 cabang pertandingan.
Hal tersebut yang dikatakan Kahirul Ihyar selaku ketua Badan Kerja sama Pondok Pesantren Kabupaten Siak.
Menurut Kepala Kemenag Kabupaten Siak H Muharrom menyebutkan,dengan diadakannya kegiatan ini bisa membangkitkan kembali Syiar Islam di Kabupaten Siak. Terutama untuk para generasi muda penerus bangsa ini.
"Ini merupakan satu Syiar yang dikumandangkan bersama sama kepada umat,bahwa pesantren itu tidak tidur, semoga pondok pesantren yang ada di Kabupaten Siak ini bisa melahirkan 1000 tahfiz dan menjadi penyelamat generasi yang selalu berjaya di Kabupaten Siak,"ungkapnya.
Hal yang sama juga dikatakan oleh Bupati Syamsuar, dengan adanya MQK ini bisa diharapkan sebagai mengevaluasi anak dalam rangka menerapkan ilmu agama yang telah diberikan serta mengevaluasi kembali terhadap kemampuan dan prestasi pendidikan anak anak selama ini.
"Kalian merupakan generasi emas kami ke depannya untuk menggantikan para pemimpin. Dengan diimbangkannya ilmu agama dan ilmu pengetahuan, saya merasa bangga bisa hadir di sini. Islam merupakan agama aman dan damai, mari kita perkuat anak didik kita agar tidak terpengaruh dengan hal yang tidak kita harapkan. Kita juga harus jeli dengan situasi dan kondisi saat ini. Sehingga tidak terpengaruh oleh berita berita yang bisa memecah belahkan kita sebagai umat beragama," pungkasnya. (hrc)
Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK) atau lomba baca kitab kuning bukan sebatas lomba untuk memperebutkan juara melainkan harus menjadi penyebaran nilai-nilai ke-Islaman. Perlombaan Qiraatil Kutub ini dipusatkan di Pondok Pesantren Salafiyah Bahrul Ulum Kecamatan Dayun yang diikuit sebanyak 416 peserta Putra maupun Putri dengan 4 cabang pertandingan.
Hal tersebut yang dikatakan Kahirul Ihyar selaku ketua Badan Kerja sama Pondok Pesantren Kabupaten Siak.
Menurut Kepala Kemenag Kabupaten Siak H Muharrom menyebutkan,dengan diadakannya kegiatan ini bisa membangkitkan kembali Syiar Islam di Kabupaten Siak. Terutama untuk para generasi muda penerus bangsa ini.
"Ini merupakan satu Syiar yang dikumandangkan bersama sama kepada umat,bahwa pesantren itu tidak tidur, semoga pondok pesantren yang ada di Kabupaten Siak ini bisa melahirkan 1000 tahfiz dan menjadi penyelamat generasi yang selalu berjaya di Kabupaten Siak,"ungkapnya.
Hal yang sama juga dikatakan oleh Bupati Syamsuar, dengan adanya MQK ini bisa diharapkan sebagai mengevaluasi anak dalam rangka menerapkan ilmu agama yang telah diberikan serta mengevaluasi kembali terhadap kemampuan dan prestasi pendidikan anak anak selama ini.
"Kalian merupakan generasi emas kami ke depannya untuk menggantikan para pemimpin. Dengan diimbangkannya ilmu agama dan ilmu pengetahuan, saya merasa bangga bisa hadir di sini. Islam merupakan agama aman dan damai, mari kita perkuat anak didik kita agar tidak terpengaruh dengan hal yang tidak kita harapkan. Kita juga harus jeli dengan situasi dan kondisi saat ini. Sehingga tidak terpengaruh oleh berita berita yang bisa memecah belahkan kita sebagai umat beragama," pungkasnya. (hrc)
Berita Lainnya
Ruang Fiskal Tertekan Aturan PMK, Sejumlah Program Pembangunan di Siak Tertunda
Sikap Arogan PT TKWL, Bupati Siak Ambil Alih Pemanggilan Pimpinan Perusahaan
Kemendikdasmen Kaji Pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi di Siak
Pemkab Siak Hibahkan 5 Hektar Lahan demi Urai Kepadatan Lapas
ASN dan Pelaku UMKM di Siak Diminta Waspadai Investasi Ilegal serta Judi Online
Investasi Rp 300 Miliar Pacu Industri Maritim di Tanjung Buton Siak
Ruang Fiskal Tertekan Aturan PMK, Sejumlah Program Pembangunan di Siak Tertunda
Sikap Arogan PT TKWL, Bupati Siak Ambil Alih Pemanggilan Pimpinan Perusahaan
Kemendikdasmen Kaji Pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi di Siak
Pemkab Siak Hibahkan 5 Hektar Lahan demi Urai Kepadatan Lapas
ASN dan Pelaku UMKM di Siak Diminta Waspadai Investasi Ilegal serta Judi Online
Investasi Rp 300 Miliar Pacu Industri Maritim di Tanjung Buton Siak