PILIHAN
Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin
10 September 2026
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
08 September 2026
Seorang Wanita Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Kandang Ayam di Rohul
PEKANBARU, Riauin.com - Juliana (35) ditemukan tidak bernyawa di dalam kandang ayam yang berada di kebun warga Dusun Rimbo Hulim, Desa Bangun Purba Barat, Kecamatan Bangun Purba, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Riau, Jumat (25/10/2018).
Kapolres Rohul, AKBP Dasmin Ginting mengatakan, Juliana merupakan seorang ibu rumah tangga (IRT) asal Desa Mahato, Kecamatan Tambusai Utara. Ia ditemukan warga yang hendak memanen sawit di kebun milik M Sulehudin sekitar pukul 09.00 WIB, dalam keadaan tidak bernyawa didalam kandang ayam.
"Ada tiga orang warga bernama Agus, Amri, dan Parman yang mau panen di ladang. Mereka melihat asap mengepul dari dapur sebuah pondok di kebun, lalu mengecek dan melihat api sudah membara di lantai dapur yang terbuat dari papan itu lalu mencoba untuk memadamkan api," kata Dasmin kepada GoRiau.com, Jumat malam.
Kemudian saat mencari air untuk menyiram api, tepat di belakang pondok ada kandang ayam, betapa terkejutnya mereka melihat sosok wanita yang sudah tidak bernyawa dan bersimbah darah di dalam kandang.
"Atas penemuan mayat itu mereka menghubungi Babinkamtibmas bernama Bribka Abdul Rahman dan berkordinasi dengan polsek dan polres untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP)," lanjutnya.
Lebih lanjut, jenazah korban dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan otopsi untuk keperluan penyelidikan oleh pihak kepolisian.
"Kita sudah minta keterangan darj beberapa saksi lalu kemudian sambil menunggu hasil otopsi kita juga mengumpulkan alat bukti untuk mengetahui apa yang terjadi sebenarnya," tutup Dasmin. (int/nol)
Kapolres Rohul, AKBP Dasmin Ginting mengatakan, Juliana merupakan seorang ibu rumah tangga (IRT) asal Desa Mahato, Kecamatan Tambusai Utara. Ia ditemukan warga yang hendak memanen sawit di kebun milik M Sulehudin sekitar pukul 09.00 WIB, dalam keadaan tidak bernyawa didalam kandang ayam.
"Ada tiga orang warga bernama Agus, Amri, dan Parman yang mau panen di ladang. Mereka melihat asap mengepul dari dapur sebuah pondok di kebun, lalu mengecek dan melihat api sudah membara di lantai dapur yang terbuat dari papan itu lalu mencoba untuk memadamkan api," kata Dasmin kepada GoRiau.com, Jumat malam.
Kemudian saat mencari air untuk menyiram api, tepat di belakang pondok ada kandang ayam, betapa terkejutnya mereka melihat sosok wanita yang sudah tidak bernyawa dan bersimbah darah di dalam kandang.
"Atas penemuan mayat itu mereka menghubungi Babinkamtibmas bernama Bribka Abdul Rahman dan berkordinasi dengan polsek dan polres untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP)," lanjutnya.
Lebih lanjut, jenazah korban dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan otopsi untuk keperluan penyelidikan oleh pihak kepolisian.
"Kita sudah minta keterangan darj beberapa saksi lalu kemudian sambil menunggu hasil otopsi kita juga mengumpulkan alat bukti untuk mengetahui apa yang terjadi sebenarnya," tutup Dasmin. (int/nol)
Berita Lainnya
Polres Siak Resmi Tetapkan Pengasuh Ponpes Tersangka Kasus Kekerasan Seksual Anak
Polresta Pekanbaru Usut Laporan Dugaan Kekerasan Seksual IRT oleh Pengusaha
Polisi Gagalkan Kurir 65 Kg Sabu Malaysia yang Diangkut Pakai Pikap di Bengkalis
Polresta Pekanbaru Tangkap Juru Parkir yang Aniaya Istri Siri di RTH Tunjuk Ajar
Mesin PETI Depan Rumah Warga Dibakar Polisi Kuansing, Operator Lolos Lewat Sungai
Usut 45 Kasus Karhutla, Ditreskrimsus Polda Riau Serahkan 17 Perkara ke JPU
Polres Siak Resmi Tetapkan Pengasuh Ponpes Tersangka Kasus Kekerasan Seksual Anak
Polresta Pekanbaru Usut Laporan Dugaan Kekerasan Seksual IRT oleh Pengusaha
Polisi Gagalkan Kurir 65 Kg Sabu Malaysia yang Diangkut Pakai Pikap di Bengkalis
Polresta Pekanbaru Tangkap Juru Parkir yang Aniaya Istri Siri di RTH Tunjuk Ajar
Mesin PETI Depan Rumah Warga Dibakar Polisi Kuansing, Operator Lolos Lewat Sungai
Usut 45 Kasus Karhutla, Ditreskrimsus Polda Riau Serahkan 17 Perkara ke JPU