PILIHAN
Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin
10 September 2026
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
08 September 2026
Cerita Polres Jakbar Buru Kurir Sabu di Riau yang Diselimuti Kabut Asap
JAKARTA, Riauin.com - Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di wilayah Pekanbaru, Riau, tidak menyurutkan tim Satuan Narkoba Polres Jakarta Barat dalam mengejar jaringan narkoba. Meski asap pekat menyelimuti hampir membuat target lolos dari incaran.
Kasat Narkoba Polres Jakarta Barat AKBP Erick Frendriz mengatakan timnya yang dipimpin oleh AKP Arif Permana Oktora, awalnya berangkat ke Pekanbaru, Riau setelah mendapatkan informasi terkait adanya jaringan narkoba internasional yang hendak membawa masuk sejumlah narkoba ke Jakarta.
"Tim kemudian kami luncurkan ke Pekanbaru, Riau untuk melakukan surveillance selama satu bulan di sana," kata AKBP Erick dalam keterangannya, Minggu (22/9/2019).
Tim mendapatkan informasi ciri-ciri kurir yang akan mengantar barang tersebut. Semula, pelaku berinisial ZK dibuntuti sejak dari Medan, Sumatera Utara.
Pelaku kemudian melakukan perjalanan darat ke Pekanbaru, Riau. Polisi sempat kehilangan jejaknya saat itu.
"Sampai kemudian dia tiba di Pekanbaru, Riau pada Selasa (17/9) dan tersangka ini sempat 'menghilang' selama semalam," ujarnya.
Hingga akhirnya, polisi melacak kembali pelaku dan pelaku berhasil diamankan di Pekanbaru, Riau pada Kamis (19/9). Barang bukti 10 paket besar sabu disita polisi dari pelaku.
Sementara itu AKP Arif Oktora menjelaskan timnya sempat kehilangan jejak pelaku lantaran kabut asap yang terjadi di Pekanbaru, Riau. Jarak pandang yang terbatas sempat menyulitkan polisi dalam melakukan pengejaran terhadap pelaku.
"Anggota nggak bisa maksimal karena kabut asap. Pelaku ini pun baru ketemu lagi dua malam kemudian atau pada Kamis (19/9)," jelas Arif.
Selain masalah jarak pandang, pelaku yang menutupi wajahnya dengan masker juga membuat polisi sulit mengidentifikasi pelaku. Arif menduga, pelaku sengaja melakukan transaksi narkoba untuk menghilangkan jejaknya.
"Karena dia pakai masker juga, itu yang bikin susah, sedangkan jarak pandang kita juga terbatas," tuturnya.
Meski demikian, polisi tidak patah semangat. Hingga pada Kamis (19/9), tim menemukan pelaku di dekat terminal.(int/nol)
Kasat Narkoba Polres Jakarta Barat AKBP Erick Frendriz mengatakan timnya yang dipimpin oleh AKP Arif Permana Oktora, awalnya berangkat ke Pekanbaru, Riau setelah mendapatkan informasi terkait adanya jaringan narkoba internasional yang hendak membawa masuk sejumlah narkoba ke Jakarta.
"Tim kemudian kami luncurkan ke Pekanbaru, Riau untuk melakukan surveillance selama satu bulan di sana," kata AKBP Erick dalam keterangannya, Minggu (22/9/2019).
Tim mendapatkan informasi ciri-ciri kurir yang akan mengantar barang tersebut. Semula, pelaku berinisial ZK dibuntuti sejak dari Medan, Sumatera Utara.
Pelaku kemudian melakukan perjalanan darat ke Pekanbaru, Riau. Polisi sempat kehilangan jejaknya saat itu.
"Sampai kemudian dia tiba di Pekanbaru, Riau pada Selasa (17/9) dan tersangka ini sempat 'menghilang' selama semalam," ujarnya.
Hingga akhirnya, polisi melacak kembali pelaku dan pelaku berhasil diamankan di Pekanbaru, Riau pada Kamis (19/9). Barang bukti 10 paket besar sabu disita polisi dari pelaku.
Sementara itu AKP Arif Oktora menjelaskan timnya sempat kehilangan jejak pelaku lantaran kabut asap yang terjadi di Pekanbaru, Riau. Jarak pandang yang terbatas sempat menyulitkan polisi dalam melakukan pengejaran terhadap pelaku.
"Anggota nggak bisa maksimal karena kabut asap. Pelaku ini pun baru ketemu lagi dua malam kemudian atau pada Kamis (19/9)," jelas Arif.
Selain masalah jarak pandang, pelaku yang menutupi wajahnya dengan masker juga membuat polisi sulit mengidentifikasi pelaku. Arif menduga, pelaku sengaja melakukan transaksi narkoba untuk menghilangkan jejaknya.
"Karena dia pakai masker juga, itu yang bikin susah, sedangkan jarak pandang kita juga terbatas," tuturnya.
Meski demikian, polisi tidak patah semangat. Hingga pada Kamis (19/9), tim menemukan pelaku di dekat terminal.(int/nol)
Berita Lainnya
Polres Siak Resmi Tetapkan Pengasuh Ponpes Tersangka Kasus Kekerasan Seksual Anak
Polresta Pekanbaru Usut Laporan Dugaan Kekerasan Seksual IRT oleh Pengusaha
Polisi Gagalkan Kurir 65 Kg Sabu Malaysia yang Diangkut Pakai Pikap di Bengkalis
Polresta Pekanbaru Tangkap Juru Parkir yang Aniaya Istri Siri di RTH Tunjuk Ajar
Mesin PETI Depan Rumah Warga Dibakar Polisi Kuansing, Operator Lolos Lewat Sungai
Usut 45 Kasus Karhutla, Ditreskrimsus Polda Riau Serahkan 17 Perkara ke JPU
Polres Siak Resmi Tetapkan Pengasuh Ponpes Tersangka Kasus Kekerasan Seksual Anak
Polresta Pekanbaru Usut Laporan Dugaan Kekerasan Seksual IRT oleh Pengusaha
Polisi Gagalkan Kurir 65 Kg Sabu Malaysia yang Diangkut Pakai Pikap di Bengkalis
Polresta Pekanbaru Tangkap Juru Parkir yang Aniaya Istri Siri di RTH Tunjuk Ajar
Mesin PETI Depan Rumah Warga Dibakar Polisi Kuansing, Operator Lolos Lewat Sungai
Usut 45 Kasus Karhutla, Ditreskrimsus Polda Riau Serahkan 17 Perkara ke JPU