PILIHAN
Musda Beringin dan Bayang-Bayang 2031
14 September 2026
Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin
10 September 2026
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Pesawat CASSA untuk Hujan Buatan di Riau Bakal Dioperasikan hingga Bulan Depan
PEKANBARU, Riauin.com - Pengoperasian pesawat CASSA di Riau dalam upaya menciptakan hujan buatan dengan teknologi modifikasi cuaca akan berlangsung sebulan lamanya. Pesawat ini didatangkan sejak bulan ini, September dan akan 'bermarkas di Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru hingga Oktober nanti.
"Datangnya pesawat CASSA ini bulan September awal, sampai Oktober 2019 mendatang (1 bulan). Juga nantinya akan disesuaikan pada kebutuhannya," kata Kepala Dinas Operasi (Kadispor) Kolonel PBB Jajang Setiawan, kepada wartawan, Senin (16/9/2019) pagi.
Menurut Jajang, hadirnya pesawat CASSA 212 Viocar di Lanud Roesmin Nurjadin, sebagai salah satu upaya pencegahan kebakaran lahan di wilayah Provinsi Riau yang kini masih dilanda kemarau panjang. Dengan adanya pesawat itu, diharap dapat memberikan harapan bagi ribuan jiwa masyarakat Kota Pekanbaru sekitar.
"Selagi masih dibutuhkan oleh masyarakat dalam modifikasi cuaca (hujan buatan,red), pesawat ini tetap bertahan, sehingga bisa berikan pencerahan kehidupan yang baru untuk menekan kabut asap," kata Jajang.
Diketahui, pesawat CASA tipe 212 Viocar, merupakan hasil perbantuan dari kordinasi Panglima TNI.
"Selain CASA, ada juga pesawat yang membawa flyer. Tapi kondisnya saat ini masih dalam tahap perawatan (pemeliharaan, red) di daerah Curut. Kita harap segera mungkin selesai, sehingga dapat kembali beroperasi dalam misinya," imbuh Jajang. (int/nol)
"Datangnya pesawat CASSA ini bulan September awal, sampai Oktober 2019 mendatang (1 bulan). Juga nantinya akan disesuaikan pada kebutuhannya," kata Kepala Dinas Operasi (Kadispor) Kolonel PBB Jajang Setiawan, kepada wartawan, Senin (16/9/2019) pagi.
Menurut Jajang, hadirnya pesawat CASSA 212 Viocar di Lanud Roesmin Nurjadin, sebagai salah satu upaya pencegahan kebakaran lahan di wilayah Provinsi Riau yang kini masih dilanda kemarau panjang. Dengan adanya pesawat itu, diharap dapat memberikan harapan bagi ribuan jiwa masyarakat Kota Pekanbaru sekitar.
"Selagi masih dibutuhkan oleh masyarakat dalam modifikasi cuaca (hujan buatan,red), pesawat ini tetap bertahan, sehingga bisa berikan pencerahan kehidupan yang baru untuk menekan kabut asap," kata Jajang.
Diketahui, pesawat CASA tipe 212 Viocar, merupakan hasil perbantuan dari kordinasi Panglima TNI.
"Selain CASA, ada juga pesawat yang membawa flyer. Tapi kondisnya saat ini masih dalam tahap perawatan (pemeliharaan, red) di daerah Curut. Kita harap segera mungkin selesai, sehingga dapat kembali beroperasi dalam misinya," imbuh Jajang. (int/nol)
Berita Lainnya
Investasi Tembus Rp7,35 Triliun, Ekonomi Pekanbaru Lampaui Capaian Nasional
Tanpa Bahan dan Data, Komisi IV DPRD Pekanbaru Batalkan Rapat Bersama Dishub
Waspada Modus Kuras Rekening, Disdukcapil Pekanbaru Ingatkan Bahaya Tautan APK Bodong
Sekda Pekanbaru Peringatkan Bahaya Bakar Sampah di Lahan Gambut
Komisi I DPRD Pekanbaru Rangkum Rekomendasi RKA OPD untuk Banggar
Ombudsman RI Restui Pemko Pekanbaru Bentuk MPP Mini dan Keliling
Investasi Tembus Rp7,35 Triliun, Ekonomi Pekanbaru Lampaui Capaian Nasional
Tanpa Bahan dan Data, Komisi IV DPRD Pekanbaru Batalkan Rapat Bersama Dishub
Waspada Modus Kuras Rekening, Disdukcapil Pekanbaru Ingatkan Bahaya Tautan APK Bodong
Sekda Pekanbaru Peringatkan Bahaya Bakar Sampah di Lahan Gambut
Komisi I DPRD Pekanbaru Rangkum Rekomendasi RKA OPD untuk Banggar
Ombudsman RI Restui Pemko Pekanbaru Bentuk MPP Mini dan Keliling