PILIHAN
Pesawat Kembali Tak Bisa Mendarat di Dumai
Dumai, Riauin.com - Kota Dumai sejak pagi hari dikepung asap pekat imbas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Riau. Untuk kesekian kalinya pesawat tak bisa mendarat di kota itu.
“Sesuai jadwal harusnya pesawat Wings Air mendarat di tempat kita pukul 10.00 WIB. Namun karena kondisi asap membuat jarak pandang terbatas dan pesawat jadi delay,†kata Kepala Bandara Pinang Kampai, Dumai, Irvan kepada detikcom, Selasa (3/9/2019).
Irvan menjelaskan kondisi asap yang menyelimuti Bandara Pinang Kampai membuat jarak pandang di bawah 3 km. Kondisi tersebut belum dianggap aman untuk pendaratan pesawat.
"Jarak pandang hanya 3 km, jadi pesawat harus menunda pendaratan sampai jarak pandang mencapai 4 km," kata Irvan.
Saat ini, sambungnya, pesawat Wings Air dari Batam masih menunda keberangkatan hingga jarak pandang di Dumai kembali normal. Keterlambatan mendarat ini juga berimbas pada jadwal penerbangan dari Dumai ke Medan.
"Dengan keterlambatan dari Batam, juga berimbas pada calon penumpang dari Dumai ke Medan. Semoga siang nanti jarak pandang bisa segera normal di atas 4 km," kata Irvan.
Akibat asap Karhutla ini juga, sejumlah sekolah berbagai tingkatan memulangkan lebih cepat siswanya. Kondisi asap dikhawatirkan akan memperburuk kondisi kesehatan para siswa.(int/nol)
“Sesuai jadwal harusnya pesawat Wings Air mendarat di tempat kita pukul 10.00 WIB. Namun karena kondisi asap membuat jarak pandang terbatas dan pesawat jadi delay,†kata Kepala Bandara Pinang Kampai, Dumai, Irvan kepada detikcom, Selasa (3/9/2019).
Irvan menjelaskan kondisi asap yang menyelimuti Bandara Pinang Kampai membuat jarak pandang di bawah 3 km. Kondisi tersebut belum dianggap aman untuk pendaratan pesawat.
"Jarak pandang hanya 3 km, jadi pesawat harus menunda pendaratan sampai jarak pandang mencapai 4 km," kata Irvan.
Saat ini, sambungnya, pesawat Wings Air dari Batam masih menunda keberangkatan hingga jarak pandang di Dumai kembali normal. Keterlambatan mendarat ini juga berimbas pada jadwal penerbangan dari Dumai ke Medan.
"Dengan keterlambatan dari Batam, juga berimbas pada calon penumpang dari Dumai ke Medan. Semoga siang nanti jarak pandang bisa segera normal di atas 4 km," kata Irvan.
Akibat asap Karhutla ini juga, sejumlah sekolah berbagai tingkatan memulangkan lebih cepat siswanya. Kondisi asap dikhawatirkan akan memperburuk kondisi kesehatan para siswa.(int/nol)
Berita Lainnya
Tim SAR Gabungan Evakuasi Jasad Anak yang Terjatuh di Dermaga Dumai Riau
Polres Dumai Koordinasikan Pemadaman Karhutla di Dua Kecamatan
Resmikan Jembatan Duplikat Sei Masjid di Dumai, Gubri Wahid : Dumai Lokomotif Ekonomi Riau
Diduga Timbun Sungai Nerbit Kecil, AMN Desak Walikota Dumai Tindak Sinar Mas Grup
Serahkan Bingkisan Lebaran, PWI Kota Dumai Gelar Berbuka Puasa Bersama Keluarga
CPO Tumpah ke Laut, Pengiat Lingkungan Desak KSOP Dumai Tahan Kapal MT Ginga Merlin
Tim SAR Gabungan Evakuasi Jasad Anak yang Terjatuh di Dermaga Dumai Riau
Polres Dumai Koordinasikan Pemadaman Karhutla di Dua Kecamatan
Resmikan Jembatan Duplikat Sei Masjid di Dumai, Gubri Wahid : Dumai Lokomotif Ekonomi Riau
Diduga Timbun Sungai Nerbit Kecil, AMN Desak Walikota Dumai Tindak Sinar Mas Grup
Serahkan Bingkisan Lebaran, PWI Kota Dumai Gelar Berbuka Puasa Bersama Keluarga
CPO Tumpah ke Laut, Pengiat Lingkungan Desak KSOP Dumai Tahan Kapal MT Ginga Merlin