PILIHAN
Menanam 'Emas Hijau' di Tanah Nelayan Dabo Singkep
05 Juni 2026
Cek Kosong dan Dongkolnya Prabowo
04 Juni 2026
Bupati Syamsuar Galau Pusat Tak Kunjung Transfer Dana Sisa Bayar
SIAK - Bupati Siak Syamsuar mengungkapkan kegalauannya terkait dana sisa bayar tahun 2015 dan 2016 yang belum ditranfer oleh Pemerintah Pusat melalui Kementerian Keuangan kepada Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Siak.
Hal ini diungkapkannya saat memberikan kata sambutan pada Forum Konsultasi Publik, Selasa (7/3/2017) di ruangan Raja Indra Pahlawan, kantor Bupati Siak.
"Yang menjadi hambatan kita saat ini adalah pendanaan yang belum ada kepastian dari Mentri Keuangan," ujarnya.
Katanya, banyak yang terjadi dan terhambat akibat tidak kunjung cairnya anggaran tersebut. Karena hingga saat ini ASN di lingkungan Pemkab Siak belum menerima gaji. Selain itu, seluruh dinas juga tidak bisa melakukan kegiatan.
"Kendati demikian kita tetap semangat kerja, walaupun dana tidak ada di dalam kas," lanjutnya.
Diberitakan bahwa dana yang kini ditunggu-tunggu Pemkab Siak itu jumlahnya mencapai ratusan milliar.
Dijelaskan Ketua Komisi I DPRD Siak Sujarwo sebelumnya, uang sisa bayar tahun 2015 yang belum ditransfer oleh Pusat sebesar Rp147 miliar. Dan sisa belum bayar Triwulan IV tahun 2016 sebesar Rp110 miliar. Sedangkan uang Dana Bagi Hasil (DBH) Triwulan I tahun 2017 yang mencapai Rp818 miliar juga akan ditransfer dengan cara dicicil. Konon akan ditransfer sebesar Rp245 miliar pada menjelang akhir Maret 2017 mendatang.
"Sesuai penjelasan yang disampaikan oleh Bapak Mulyono, Bapak Irianto, dan Bapak Saddam Husen di Kemenkeu. Uang sisa bayar tahun 2015 sebesar Rp147 miliar itu akan ditransfer sebesar Rp101 miliar pada akhir Februari mendatang. Sedangkan uang sisa bayar Triwulan IV tahun 2016 dan uang DBH Triwulan I tahun 2017 Insya Allah akan ditransfer pada akhir Maret mendatang," tutup Sujarwo. (hrc)
Hal ini diungkapkannya saat memberikan kata sambutan pada Forum Konsultasi Publik, Selasa (7/3/2017) di ruangan Raja Indra Pahlawan, kantor Bupati Siak.
"Yang menjadi hambatan kita saat ini adalah pendanaan yang belum ada kepastian dari Mentri Keuangan," ujarnya.
Katanya, banyak yang terjadi dan terhambat akibat tidak kunjung cairnya anggaran tersebut. Karena hingga saat ini ASN di lingkungan Pemkab Siak belum menerima gaji. Selain itu, seluruh dinas juga tidak bisa melakukan kegiatan.
"Kendati demikian kita tetap semangat kerja, walaupun dana tidak ada di dalam kas," lanjutnya.
Diberitakan bahwa dana yang kini ditunggu-tunggu Pemkab Siak itu jumlahnya mencapai ratusan milliar.
Dijelaskan Ketua Komisi I DPRD Siak Sujarwo sebelumnya, uang sisa bayar tahun 2015 yang belum ditransfer oleh Pusat sebesar Rp147 miliar. Dan sisa belum bayar Triwulan IV tahun 2016 sebesar Rp110 miliar. Sedangkan uang Dana Bagi Hasil (DBH) Triwulan I tahun 2017 yang mencapai Rp818 miliar juga akan ditransfer dengan cara dicicil. Konon akan ditransfer sebesar Rp245 miliar pada menjelang akhir Maret 2017 mendatang.
"Sesuai penjelasan yang disampaikan oleh Bapak Mulyono, Bapak Irianto, dan Bapak Saddam Husen di Kemenkeu. Uang sisa bayar tahun 2015 sebesar Rp147 miliar itu akan ditransfer sebesar Rp101 miliar pada akhir Februari mendatang. Sedangkan uang sisa bayar Triwulan IV tahun 2016 dan uang DBH Triwulan I tahun 2017 Insya Allah akan ditransfer pada akhir Maret mendatang," tutup Sujarwo. (hrc)
Berita Lainnya
Ruang Fiskal Tertekan Aturan PMK, Sejumlah Program Pembangunan di Siak Tertunda
Sikap Arogan PT TKWL, Bupati Siak Ambil Alih Pemanggilan Pimpinan Perusahaan
Kemendikdasmen Kaji Pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi di Siak
Pemkab Siak Hibahkan 5 Hektar Lahan demi Urai Kepadatan Lapas
ASN dan Pelaku UMKM di Siak Diminta Waspadai Investasi Ilegal serta Judi Online
Investasi Rp 300 Miliar Pacu Industri Maritim di Tanjung Buton Siak
Ruang Fiskal Tertekan Aturan PMK, Sejumlah Program Pembangunan di Siak Tertunda
Sikap Arogan PT TKWL, Bupati Siak Ambil Alih Pemanggilan Pimpinan Perusahaan
Kemendikdasmen Kaji Pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi di Siak
Pemkab Siak Hibahkan 5 Hektar Lahan demi Urai Kepadatan Lapas
ASN dan Pelaku UMKM di Siak Diminta Waspadai Investasi Ilegal serta Judi Online
Investasi Rp 300 Miliar Pacu Industri Maritim di Tanjung Buton Siak