PILIHAN
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
08 September 2026
Dua Srikandi ASN Kuansing Meraih Gelar Doktor
06 September 2026
Jokowi-Ma'ruf Resmi Jadi Presiden dan Wapres Terpilih
Jakarta, Riauin.com -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) resmi menetapkan Joko Widodo-Ma'ruf Amin sebagai presiden dan wakil presiden terpilih di Pilpres 2019. Penetapan dilakukan melalui rapat pleno terbuka di kantor KPU Jakarta, Minggu (30/6).
"Memutuskan, menetapkan keputusan Komisi Pemilihan Umum tentang penetapan pasangan calon presiden dan wakil presiden terpilih dalam Pemilu tahun 2019. Menetapkan pasangan calon presiden dan waki presiden terpilih dalam Pilpres 2019 nomor urut 01 sdr Ir H Joko Widodo dan sdr Prof Dr KH Ma'ruf Amin," kata Ketua KPU Arief Budiman di kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat.
Keputusan tersebut mulai berlaku pada tanggal ditetapkan, yakni di Jakarta 30 Juni 2019.
Penetapan ini dibuat setelah Mahkamah Konstitusi memutuskan menolak permohonan pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02 Prabowo-Sandiaga dalam sengketa perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU).
MK mementahkan gugatan Prabowo-Sandi pada sidang putusan Kamis (27/6) lalu. Sesuai Peraturan KPU Nomor 5 Tahun 2018, KPU wajib menetapkan paslon terpilih maksimal tiga hari setelah putusan MK. Putusan MK ini bersifat final dan mengikat.
KPU mengundang dua pasangan calon dan kementerian/lembaga dalam penetapan ini. Namun, hanya Jokowi-Ma'ruf yang hadir di penetapan ini. Sementara itu Prabowo-Sandi tak hadir.
Awalnya KPU merencanakan momen penetapan bisa jadi silaturahmi Jokowi dan Prabowo. Bahkan Arief memberikan panggung bersama bagi Jokowi-Ma'ruf Amin dan Prabowo-Sandi.
Menteri Kabinet Kerja dan pimpinan parpol turut menghadiri penetapan ini. Berdasarkan pantauan, tampak Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri, dan Sekretaris Kabinet Seskab Pramono Anung.
Lalu Wakil Koordinator Bidang Pratama Partai Golkar Bambang Soesatyo, Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Hinca Panjaitan, Sekjen Partai Amanat Nasional (PAN) Eddy Suparno, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar, Sekjen PSI Raja Juli Antoni, Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, dan Ketua Umum Nasdem Surya Paloh.
Sementara itu, kubu paslon 02 diwakili anggota Direktorat Advokasi dan Hukum Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Habiburokhman.
Jokowi-Ma'ruf menang Pilpres 2019 dengan meraih 85.607.362 suara atau 55,50 persen suara sah. Sementara Prabowo-Sandi memperoleh 68.650.239 suara atau 45,50 persen suara sah.(int/nol)
"Memutuskan, menetapkan keputusan Komisi Pemilihan Umum tentang penetapan pasangan calon presiden dan wakil presiden terpilih dalam Pemilu tahun 2019. Menetapkan pasangan calon presiden dan waki presiden terpilih dalam Pilpres 2019 nomor urut 01 sdr Ir H Joko Widodo dan sdr Prof Dr KH Ma'ruf Amin," kata Ketua KPU Arief Budiman di kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat.
Keputusan tersebut mulai berlaku pada tanggal ditetapkan, yakni di Jakarta 30 Juni 2019.
Penetapan ini dibuat setelah Mahkamah Konstitusi memutuskan menolak permohonan pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02 Prabowo-Sandiaga dalam sengketa perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU).
MK mementahkan gugatan Prabowo-Sandi pada sidang putusan Kamis (27/6) lalu. Sesuai Peraturan KPU Nomor 5 Tahun 2018, KPU wajib menetapkan paslon terpilih maksimal tiga hari setelah putusan MK. Putusan MK ini bersifat final dan mengikat.
KPU mengundang dua pasangan calon dan kementerian/lembaga dalam penetapan ini. Namun, hanya Jokowi-Ma'ruf yang hadir di penetapan ini. Sementara itu Prabowo-Sandi tak hadir.
Awalnya KPU merencanakan momen penetapan bisa jadi silaturahmi Jokowi dan Prabowo. Bahkan Arief memberikan panggung bersama bagi Jokowi-Ma'ruf Amin dan Prabowo-Sandi.
Menteri Kabinet Kerja dan pimpinan parpol turut menghadiri penetapan ini. Berdasarkan pantauan, tampak Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri, dan Sekretaris Kabinet Seskab Pramono Anung.
Lalu Wakil Koordinator Bidang Pratama Partai Golkar Bambang Soesatyo, Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Hinca Panjaitan, Sekjen Partai Amanat Nasional (PAN) Eddy Suparno, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar, Sekjen PSI Raja Juli Antoni, Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, dan Ketua Umum Nasdem Surya Paloh.
Sementara itu, kubu paslon 02 diwakili anggota Direktorat Advokasi dan Hukum Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Habiburokhman.
Jokowi-Ma'ruf menang Pilpres 2019 dengan meraih 85.607.362 suara atau 55,50 persen suara sah. Sementara Prabowo-Sandi memperoleh 68.650.239 suara atau 45,50 persen suara sah.(int/nol)
Berita Lainnya
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK