PILIHAN
Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin
10 September 2026
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
08 September 2026
Sempat Dinyatakan Hilang, Tubuh Wartoyo Ditemukan Hancur di Perut Buaya
SIAK, Riauin.com - Sebelumnya warga Teluk Lanus, Siak dihebohkan dengan hilangnya salah satu warga mereka bernama Wartoyo di tepian Sungai Lakar yang diduga diterkam seekor buaya.
Sebelum magrib setelah kejadian, Rabu (19/6/2019), seekor Buaya yang diduga telah menerkam Wartoyo berhasil ditangkap oleh seorang pawang.
"Alhamdulillah, sebelum Maghrib tadi, Buaya sudah tertangkap. Sementara korban kita dapati tubuhnya sudah hancur, sebagian di luar, dan sebagian lagi dalam perut Buaya tersebut," kata Camat Sungai Apit, Wahyudi.
Dikatakannya, Buaya tersebut ditemukan tak jauh dari lokasi hilangnya korban. Ditemukannya Buaya tersebut setelah upaya pencarian bersama masyarakat dan Kepolisian Sektor Sungai Api serta bantuan Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Pekanbaru.
Tak hanya itu, pencarian juga dilakukan dengan memanggil Pawang Buaya dari Lubuk Mudo, Sungai Pakning. Sementara korban Wartoyo yang dipastikan tak bernyawa lagi meninggalkan seorang istri dan anak.
Untuk hal ini, Camat menghimbau agar masyarakat lebih berhati hati dalam menyeberang sungai apalagi bermain ke sungai.
"Jangan dululah main ke sungai, takutnya ada buaya yang lain. Kemudian juga ke depannya agar masyarakat jangan takabur serta menjaga sopan santun ketika di sungai ataupun melintasi sungai dan rawa yang ada di Sungai Lakar tersebut, " himbaunya.
Kejadian ini, sebutnya ada kemungkinan karena saat ini, banyak pendatang baru di Teluk Lanus, mungkin ada pantang larang yang dilanggar.
"Oleh karena itu kami berpesan kepada masyarakat terutama masyarakat pendatang agar memagami adat istiadat kampung ini, serta berkomunikasi lah dengan penghulu atau sesepuh di kampung ini, agar paham bagaimana seluk beluk kampung ini, " pungkasnya. (int/nol)
Sebelum magrib setelah kejadian, Rabu (19/6/2019), seekor Buaya yang diduga telah menerkam Wartoyo berhasil ditangkap oleh seorang pawang.
"Alhamdulillah, sebelum Maghrib tadi, Buaya sudah tertangkap. Sementara korban kita dapati tubuhnya sudah hancur, sebagian di luar, dan sebagian lagi dalam perut Buaya tersebut," kata Camat Sungai Apit, Wahyudi.
Dikatakannya, Buaya tersebut ditemukan tak jauh dari lokasi hilangnya korban. Ditemukannya Buaya tersebut setelah upaya pencarian bersama masyarakat dan Kepolisian Sektor Sungai Api serta bantuan Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Pekanbaru.
Tak hanya itu, pencarian juga dilakukan dengan memanggil Pawang Buaya dari Lubuk Mudo, Sungai Pakning. Sementara korban Wartoyo yang dipastikan tak bernyawa lagi meninggalkan seorang istri dan anak.
Untuk hal ini, Camat menghimbau agar masyarakat lebih berhati hati dalam menyeberang sungai apalagi bermain ke sungai.
"Jangan dululah main ke sungai, takutnya ada buaya yang lain. Kemudian juga ke depannya agar masyarakat jangan takabur serta menjaga sopan santun ketika di sungai ataupun melintasi sungai dan rawa yang ada di Sungai Lakar tersebut, " himbaunya.
Kejadian ini, sebutnya ada kemungkinan karena saat ini, banyak pendatang baru di Teluk Lanus, mungkin ada pantang larang yang dilanggar.
"Oleh karena itu kami berpesan kepada masyarakat terutama masyarakat pendatang agar memagami adat istiadat kampung ini, serta berkomunikasi lah dengan penghulu atau sesepuh di kampung ini, agar paham bagaimana seluk beluk kampung ini, " pungkasnya. (int/nol)
Berita Lainnya
Polres Siak Resmi Tetapkan Pengasuh Ponpes Tersangka Kasus Kekerasan Seksual Anak
Polresta Pekanbaru Usut Laporan Dugaan Kekerasan Seksual IRT oleh Pengusaha
Polisi Gagalkan Kurir 65 Kg Sabu Malaysia yang Diangkut Pakai Pikap di Bengkalis
Polresta Pekanbaru Tangkap Juru Parkir yang Aniaya Istri Siri di RTH Tunjuk Ajar
Mesin PETI Depan Rumah Warga Dibakar Polisi Kuansing, Operator Lolos Lewat Sungai
Usut 45 Kasus Karhutla, Ditreskrimsus Polda Riau Serahkan 17 Perkara ke JPU
Polres Siak Resmi Tetapkan Pengasuh Ponpes Tersangka Kasus Kekerasan Seksual Anak
Polresta Pekanbaru Usut Laporan Dugaan Kekerasan Seksual IRT oleh Pengusaha
Polisi Gagalkan Kurir 65 Kg Sabu Malaysia yang Diangkut Pakai Pikap di Bengkalis
Polresta Pekanbaru Tangkap Juru Parkir yang Aniaya Istri Siri di RTH Tunjuk Ajar
Mesin PETI Depan Rumah Warga Dibakar Polisi Kuansing, Operator Lolos Lewat Sungai
Usut 45 Kasus Karhutla, Ditreskrimsus Polda Riau Serahkan 17 Perkara ke JPU